ads

Aplikasi Buatan Indonesia Peringkat Pertama Di Android Market

Kamis, 20 Oktober 2011

Setelah sebelumnya ada aplikasi buatan Indonesia yakni “Tabloid Pulsa” mampu bertengger di posisi lima Top New Free di Android Market , kini akhirnya ada aplikasi buatan Indonesia lainnya yang mampu menduduki peringkat pertama Top New Free di Android Market. Aplikasi buatan Plugie ini diberi nama “Lacak Ponsel”. Dari namanya kita sudah mengetahui bahwa aplikasi ini dibuat untuk menemukan asal lokasi dari nomor telepon atau ponsel yang akan kita lacak.

Caranya sangat mudah sekali tinggal kita mengetik nomor telepon atau dengan mengatakan nomor yang ingin kita lacak. Kemudian tidak berapa lama asal dari nomor handphone atau telepon yang kita lacak bisa diketahui. Aplikasi ini mempunyai kelebihan tidak memerlukan koneksi internet atau GPS untuk menggunakannya. Sehingga kita tidak perlu mengeluarkan pulsa untuk menggunakan aplikasi ini. Sayangnya aplikasi ini dibuat bukan untuk menemukan lokasi dimana si pemilik ponsel atau telepon ini berada, melainkan hanya melacak asal nomor kartu perdana atau telepon itu berasal.


Aplikasi ini dibuat berdasarkan kode awal pada nomor kartu perdana GSM, CDMA dan sambungan langsung jarak jauh (SLJJ) milik telkom. Sekarang aplikasi ini sudah mendukung semua operator di Indonesia seperti Telkomsel, Indosat, XL, Axis, Three, Esia, Smartfren, Flexi dan Telkom. Aplikasi Lacak Ponsel ini dapat di download secara gratis di Android. Nah bagi anda pemilik perangkat android yang tertarik dengan aplikasi ini silakan download disini.

3 komentar for Aplikasi Buatan Indonesia Peringkat Pertama Di Android Market:

  1. indonesia memang yang paling utama

    BalasHapus
  2. Bagus sih tapi setelah saya baca dan ternyata cuman buat tau nomor lokasi daerah searching di internet juga bisa, kapan - kapan dah saya buatkan yang bisa melcak pemilik nomornya heheh

    BalasHapus
  3. saluttt kalau bisa jadi Top di Market,.


    Tapi aku sendiri blm pernah download neh,,

    #gaptek soalnya,,hehe

    BalasHapus

Mari budayakan komentar dengan menggunakan kata-kata yang baik dan sopan tanpa spam