ads

Kota Terapung Solusi Terbaik Di daerah Kumuh

Kamis, 22 November 2012

Sebuah proyek yang bertujuan untuk membuat kota terapung dengan memberikan ruang yang fleksibel di daerah kumuh telah memenangkan Penghargaan Arsitektur dan Peningkatan Mutu Kualitas Laut 2012. Struktur kota terapung yang disebut City Apps ini bisa diterapkan untuk mengurangi kesenjangan infrastruktur kota dengan menawarkan ruang yang layak untuk bercocok tanam, tempat tinggal, sanitasi dan kebutuhan lainnya. City Apps adalah karya Koen Olthuis dan tim Waterstudio yang mengkhususkan diri dalam bidang pembangunan penghidupan dan rekreasi di atas air. 

Para pemenang penghargaan proyek tersebut difokuskan pada masalah yang dihadapi di daerah kumuh, daerah miskin di perkotaan yang terletak di dekat sungai dengan kepadatan penduduk yang tinggi dan mengurangi akses seperti pelayanan publik dan kesehatan. Dengan masalah yang spesifik tertentu untuk mengatasi permasalahan kebutuhan makanan, tempat tinggal sanitasi, dan energi.

Masyarakat Kumuh di sini bisa tinggal, dan membantu komunitas dengan meningkatkan standar hidup yang layak dengan dibentengi budaya lokal dari pengaruh budaya luar. Masyarakat Kumuh akan sangat merasakan manfaat dari City Apps, dan Waterstudio memberi jalan bagi penyumbang untuk memberikan bantuan lebih banyak untuk sampai kepada orang yang membutuhkan. 

City Apps akan dipraktekkan untuk pertama kalinya di daerah Kumuh Korail di Dhaka, Bangladesh menggunakan hadiah uang dari penghargaan Arsitektur & Peningkatan Mutu Kualitas Laut tersebut. Sepertinya kota terapung cocok juga dengan kota-kota yang memiliki padat penduduknya seperti Jakarta, Medan, Bandung dan Surabaya. 

0 komentar:

Poskan Komentar test