ads

Peneliti Mengembangkan layar LCD Berbasis Lensa Kontak

Minggu, 09 Desember 2012

Kalau sebelumnya Google mengembangkan layar LCD yang akan digunakan pada kacamata, kini Peneliti dari Ghent University’s Centre of Microsystems Technology sedang mengembangkan layar LCD berbasis lensa kontak. LCD berbasis Lensa kontak ini menawarkan keunggulan dibandingkan layar berbasis LED, karena seluruh permukaan layarnya dapat dimanfaatkan. 


Dengan layar LCD berbasis lensa kontak, berbagai ukuran dan jumlah piksel dapat digunakan, tampilan lensa kontak dapat memberikan lebih banyak fungsi, seperti halnya pada kacamata. Prototipe lensa kontak yang ada saat ini menampilkan pola yang sederhana bergambar tanda dolar. Teknologi ini masih terus disempurnakan dan akan melakukan lebih banyak tindakan seperti menyesuaikan dengan warna mata. 


Peneliti utama proyek ini yaitu Jelle De Smet menjelaskan "Biasanya, layar fleksibel menggunakan liquid crystal cell atau sel cairan kristal tidak dirancang untuk dibentuk menjadi bentuk baru, terutama untuk ukuran yang tidak satu bola. Dengan demikian, tantangan utama adalah untuk membuat substrat, dengan lengkung yang sangat tipis berbentuk sebuah bola dengan lapisan aktif yang bisa menahan proses molding yang ekstrim. Dengan menggunakan jenis baru dari polimer konduktif dan mengintegrasikannya ke dalam sel bulat mulus, kami mampu membuat sebuah layar LCD baru berbasis lensa kontak”. 

Prototipe LCD berbasis lensa kontak ini kedepannya dapat digunakan untuk untuk superimpose gambar ke dalam penglihatan penggunanya, selain fungsi kosmetik dan medis tentunya. Superimpose adalah menempatkan sesuatu seperti citra (image) yang transparan di atas citra lainnya, kadangkala hasil kedua citra tersebut terlihat bersamaan secara simultan, meskipun salah satu citranya mungkin mengaburkan citra yang lainnya.

0 komentar:

Poskan Komentar test