ads

Bebas Visa Untuk Menarik Kunjungan Wisata

Kamis, 29 Agustus 2013
(visa Myanmar)
Keinginan beberapa negara ASEAN untuk membebaskan wisatawan dari luar negeri berkunjung ke negara ASEAN tanpa menggunakan visa hampir terwujud kecuali negara Myanmar. Negara ini masih membutuhkan visa bagi wisatawan yang akan berkunjung ke negaranya. Sedangkan negara-negara ASEAN yang lain cukup menggunakan passport saja untuk berkunjung ke negara tersebut. 

Dengan hanya menggunakan passport, warga negara lain bebas mengunjungi negara-negara tujuan yang diinginkannya. Tentu dengan cara seperti ini memudahkan warga dari negara lain bebas mengunjungi obyek wisata, berbelaja, menginap dan kegiatan yang diinginkan di negara-negara yang dikunjunginya. Di Indonesia untuk mengurus pembuatan passport membutuhkan waktu beberapa hari, tapi bisa lebih cepat dengan cara membayar uang lebih dibandingkan dengan biasanya.

Penggunaan visa di negara Myanmar tentu bisa dipahami mengingat negara ini belum sepenuhnya memiliki kebebasan tidak hanya dari warga negara lain tetapi untuk warganya sendiri. Bahkan rekan-rekan blogger yang ada di Myanmar tidak bisa menulis sebebas di negera kita Indonesia. Jika ada tulisannya yang menyinggung atau mengkritisi pemerintahan maka blogger tersebut akan ditangkap dan dijebloskan ke dalam penjara. 

Pembebasan visa untuk kunjungan wisata tentu sangat diharapkan oleh para wisatawan dari berbagai negara yang ingin berkunjung ke negara tujuannya. Sekaligus bisa memberikan peluang kepada negara yang dikunjunginya tersebut untuk mendapatkan devisa atau penghasilan bagi negara tersebut di luar pajak. 

Seperti kita ketahui bahwa pendapatan dari sektor pariwisata dari tahun ke tahun terus meningkat. Apalagi dibarengi dengan promosi wisata yang gencar oleh pemerintah melalui Dinas Pariwisata ke berbagai negara agar semakin banyak wisatawan yang datang ke Indonesia. Peran pemerintah dan masyarakat harus saling bersinergi untuk menciptakan suasana yang nyaman, aman dan menyenangkan bagi wisatawan. 

Jika banyak wisatawan yang mengunjungi wilayah Indonesia, maka pendapatan pengusaha perginapan dan transportasi akan semakin meningkat, begitu juga dengan masyarakat yang bergerak dalam bidang seni dan budaya, industri kerajinan akan semakin banyak penghasilannya jika wisatawan yang mengunjungi ke daerah tesebut semakin banyak. Industri pariwisata harus menjadi penghasil devisa tertinggi disamping pendapatan lain seperti pajak dan minyak bumi. 

Penerapan bebas visa juga untuk menindaklanjuti keinginan ASEAN untuk menerapkan ASEAN Economic Community 2015 atau Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 nanti. Karena nantinya semua orang yang berasal dari ASEAN bebas melintasi batas negara-negara tersebut biarpun tidak memiliki visa dan hanya bermodal passport saja. 

Semoga dengan penerapan bebas visa ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan masyarakatnya, bukan untuk digunakan untuk hal-hal yang negatif atau kurang kondusif. Semoga ASEAN Economic Community 2015 akan segera terwujud dan mewujudkan masayarakat yang aman, damai, dan sejahtera.

0 komentar:

Poskan Komentar test