ads

Inilah 21 Karyawan Pertama Google

Minggu, 08 September 2013

(Marissa Mayer salah satu karyawan pertama Google)
Anda sudah pasti mengetahui yang namanya Google. Mesin pencari yang dibuat oleh Larry Page dan Sergey Brin itu begitu mendunia bahkan mengakuisisi beberapa perusahaan dunia hingga menjadi perusahaan teknologi terbesar di dunia. Tapi tahukah anda siapa saja karyawan yang pertama kali bekerja di Google pada awal-awal pendiriannya.

Beberapa karyawan pertama Google kini telah menjadi pengusaha, sisanya ada yang menjadi investor dan juga ada beberapa yang sudah pensiun. Kini hanya ada tujuh orang karyawan yang masih bekerja di raksasa mesin pencari tersebut dan membuatnya menjadi kaya raya tentunya selain Larry Page dan Sergey Brin. Siapa saja karyawan pertama Google tersebut.

Berikut 21 karyawan pertama Google :

  1. Larry Page adalah CEO dan co-founder Google dari tahun 1998 hingga sekarang. 
  2. Sergey Brin adalah co-founder Google sejak tahun 1998 hingga sekarang. 
  3. Craig Silverstein dia adalah orang pertama yang digaji oleh Larry dan Segey. Dia meninggalkan Google pada tahun 2012 untuk bergabung dengan startup Khan Academy. 
  4. Heather Cairns adalah manajer SDM di Google. Sekarang dia telah pensiun dan berkecimpung dalam bidang investasi. 
  5. Ray Sidney adalah seorang insinyur perangkat lunak di Google yang meninggalkan Google 13 bulan sebelum IPO. 
  6. Harry Cheung adalah seorang insinyur Google asli. Sekarang dia seorang investor di startups seperti Qwiki dan Badgeville. 
  7. Amit Patel sekarang anggota Sunfire. Dia dan Paul Buchheit lah orangnya yang membuat slogan Google, "Don’t Be Evil" atau “Jangan Jahat”. 
  8. Urs Hölzle hingga sekarang masih tetap bekerja di Google. Dia adalah Senior Vice President untuk Prasarana Teknis. 
  9. Georges Harik bergabung dengan Google sebagai insinyur perangkat lunak. Dia meninggalkan Google pada tahun 2005. Sekarang dia seorang investor dan pendiri startup, imo.im. 
  10. Salar Kamangar sekarang ia masih bekerja di Google. Dia kini menjabat sebagai Vice President Senior YouTube dan Video. 
  11. Omid Kordestani sekarang masih bekerja di Google, ia adalah penasihat senior untuk Larry Page dan Sergey Brin. 
  12. Steve Schimmel karyawan yang satu ini melakukan pengembangan bisnis untuk Google. Sekarang dia "pensiun sementara" dan bergerak dalam bidang investasi. 
  13. Rachael Chambers meninggalkan pekerjaannya di Netscape untuk bergabung dengan Google pada bulan Mei 1999 sebagai asisten eksekutif. Tapi dia kemudian meninggalkan Google pada bulan Oktober 2000. 
  14. Chris Skarakis dia adalah yang memimpin pengembangan bisnis Google sampai bulan Mei 2005. Sekarang dia adalah pendiri Blip.fm dan dia sebagai dewan Yayasan Kanye West. 
  15. Joan Braddi bertugas membuat Layanan Pencarian untuk Google. Sekarang dia adalah Vice President Google Partnerships (Kemitraan). 
  16. Susan Wojcicki sekarang masih bekerja di Google. Dia menduduki jabatan sebagai Senior Vice President Product. 
  17. Gerald Aigner yang membawa serta mengelola biaya pasokan Google. Sekarang, dia di London menjadi seorang "profesional Internet". Dia meninggalkan google pada tahun 2006. 
  18. Jim Reese adalah seorang insinyur di Google. Dia pernah terkena logam balok seberat 200 pon di pusat data Google. Sampai kini ia masih bekerja di Google. 
  19. Larry Schwimmer adalah seorang insinyur perangkat lunak pertama Google. Dia memperkenalkan Cuplikan, sistem produktivitas, untuk Google untuk membantu mengelola karyawan selama periode pertumbuhan eksplosif. Sampai kini ia masih bekerja di Google. 
  20. Kendra Digirolamo bergabung dengan Google sebagai Sales Koordinator Iklan dan meninggalkan Google tiga tahun sebelum IPO tepatnya pada bulan Mei 2001. Sekarang dia bekerja Driscoll. 
  21. Marissa Mayer bergabung dengan Google sebagai insinyur perangkat lunak. Sekarang dia bekerja sebagai CEO Yahoo. Dia meninggalkan Google pada Juli 2012.
LazadaID

1 komentar on Inilah 21 Karyawan Pertama Google

  1. wah keren ya mereka, thanks sob share nya http://thetraditionalmedicines.blogspot.com/

    BalasHapus

Mari budayakan komentar dengan menggunakan kata-kata yang baik dan sopan tanpa spam