ads

Pekerjaan Dengan Tingkat Depresi Tertinggi

Jumat, 22 November 2013

Setiap orang tentu ingin mempunyai pekerjaan yang tidak terlalu berat tetapi menghasilkan pendapatan yang tinggi. Selain itu sebagian besar dari kita bercita-cita untuk mendapatkan pekerjaan yang bebas stres dan depresi. Tapi sayangnya, tidak semua yang diinginkan tercapai dan menjadi kenyataan. 


Beberapa pekerjaan bahkan memiliki tingkat depresi tertinggi sehingga membuat orang tersebut menjadi cepat marah atau stres bahkan sampai muncul hasrat untuk bunuh diri. Berikut ini pekerjaan yang memiliki tingkat depresi tertinggi : 


  1. Ilmuwan dan Ahli Matematika. Para ilmuwan dan ahli matematika tidak diragukan lagi mereka menggunakan otaknya diantara pekerjaan lainnya yang hidup di planet bumi ini. Para ilmuwan dan ahli matematika lebih stres dan sering tertekan dalam hidupnya. Otaknya yang memikirkan tentang rumus-rumus dan angka-angka ini dapat menyebabkan mereka sering mengalami depresi dan tekanan. 
  2. Dokter. Dokter dilaporkan memiliki kemungkinan 1,94 kali lebih besar melakukan bunuh diri di atas rata-rata selama bertahun-tahun, yang merupakan indikasi yang jelas dari depresi dan trauma para profesional menghadapi kehidupan sehari-harinya. Stres yang lebih besar, isolasi sosial, hambatan untuk mendapatkan perawatan, akses mudah mengkonsumsi obat-obat mematikan dan pelecehan seksual adalah beberapa kontributor utama bagi tingginya tingkat bunuh diri atas pekerjaannya. Dokter cenderungan bunuh diri dan berpaling mengobati diri sendiri dengan obat resep dan alkohol, yang pada gilirannya meningkatkan risiko kecanduan obat dan komplikasi lainnya.
  3. Komedian/Pelawak. Sepertinya kalau melihat komedian selalu ceria padahal karena pekerjaan utama yang menghibur penonton agar mereka tertawa. Namun sayangnya, sebagian besar kehidupan profesional pelawak dipenuhi dengan trauma mental dan rasa sakit, yang mendorong mereka ke dalam keputusasaan, depresi dan beberapa kasus bunuh diri. 
  4. Penulis. Tidak disangka pekerjaan penulis juga mempunyai kemungkinan terkena depresi dan stres berat. Kemampuan untuk menulis apa yang dilihat tentang kehidupan masyarakat dan dunia, serta beratnya pikiran untuk terus berkarya dan kreatif ternyata berdampak pada depresi dan rayuan bunuh diri, sehingga banyak yang percaya ada hubungan intrinsik antara keterampilan artistik dan perubahan suasana hati dari pikiran yang disiksa. 
  5. Aktor. Sebagian besar aktor atau aktris yang sering dianggap milik umum. Segala sesuatu tentang mereka menjadi bagian dari publik dan sebagian besar dari mereka umumnya kehilangan kepuasan batinnya. Sebagai selebriti menjadi kecanduan obat-obatan terlarang dan alkohol. 

0 komentar:

Poskan Komentar test