ads

Twitter Uji Coba Hastag Translator

Rabu, 06 Agustus 2014
(Hastags Translator)
Twitter tidak mau ketinggalan dengan sosial media lain dalam hal fitur-fitur baru. Demi meningkatkan persaingan dan pasar pengguna aplikasi sosial media, situs mikrobloging populer ini dikabarkan sedang mengujicoba dan memperkenalkan fitur terbarunya yang bernama Hashtag Translator. 

Dengan fitur Hashtag Translator, diharapkan para pengguna Twitter lebih banyak lagi berinteraksi dengan para pengguna lainnya tanpa harus terkendala dengan masalah bahasa.Sayangnya untuk saat ini, uji coba Hashtag Translator baru dilakukan secara terbatas pada sejumlah pengguna Twitter di perangkat iOS. Fitur ini mencoba menjawab kritikan sebagian analis yang menilai Twitter sulit digunakan.

Sebagai media komunikasi yang dipakai banyak orang, siapa saja bisa membuat hashtag. Kemunculan hashtag sendiri salah satunya adalah untuk menghemat 140 karakter yang disediakan oleh Twitter. Tidak jarang, bertebaran hashtag yang kemudian menjadi trending topic dunia. Sebagian ada yang mudah dipahami, namun banyak juga yang membingungkan pengguna Twitter lainnya. 

Dengan Hashtag Translator yang hadir di Twitter nantinya akan memberikan penjelasan mengenai arti dari suatu hashtag. Misalnya terdapat hashtag #tbt yang nantinya akan tampak arti dari #tbt yang adalah singkatan dari Throwback Thursday. Ini menjelaskan kebiasaan pengguna Twitter memposting foto lama setiap hari Kamis. 

Selain itu, Twitter juga memberikan contoh lain seperti #oitnb yang merupakan kependekan dari Orange is the New Black (serial drama komedi yang ditayangkan oleh Netflix) dan #manutd yang berarti klub sepakbola ternama Inggris, Manchester United. 

Dalam ujicoba yang sedang dilakukan, ternyata belum semua hashtag dapat diterjemahkan dengan baik oleh Twitter. Salah satu temuan hashtag yang belum dapat diterjemahkan adalah #MH17 yang mengacu pada peristiwa jatuhnya pesawat Malaysia Airlines bernomor penerbangan MH17 di Ukraina. 

Masih belum diketahui kapan fitur Hashtag Translator ini akan diluncurkan. Namun, tampaknya Twitter masih akan terlebih dahulu melakukan uji coba fitur ini di platform Android dan Windows Phone sebelum merilisnya secara resmi. 

0 komentar:

Poskan Komentar test