ads

Tidak Mengerti Bahasa Sunda Pake Google Translate

Sabtu, 13 Desember 2014
Google Translate Bahasa Sunda
Mesin penerjemah bahasa milik Google yakni Google Translate kembali menambahkan 10 bahasa daerah dalam sistem mereka. Kali ini, salah satu yang masuk paling anyar di dalamnya adalah bahasa Sunda. 

Menurut Google, Sundanese atau bahasa Sunda digunakan oleh sekitar 39 juta orang di Pulau Jawa, khususnya Jawa bagian barat, dengan menggunakan alfabet latin. Dengan bergabungnya bahasa Sunda, kini sudah ada tiga bahasa daerah dari Indonesia yang tersedia di Google Translate, yaitu bahasa Bali yang telah ditambahkan sejak Februari 2013 dan bahasa Jawa pada Mei 2013.

Pada kesempatan ini, Google juga menambahkan sejumlah bahasa daerah lain dari kawasan Asia. Burmese, bahasa resmi Myanmar, memiliki pengguna sebanyak 33 juta orang. Google Translate menuliskan di dalam blog resmi, timnya telah bekerja keras untuk memasukan bahasa ini, karena dinilai rumit untuk sebuah layanan terjemahan otomatis, baik dari segi struktur bahasa hingga penyandian bentuk tulisan. 

Adapun Malayalam bahasa asal India yang digunakan oleh sekitar 38 juta orang. Bahasa 'klasik' ini masih sangat umum digunakan di sana. Menurut Translate, Malayalam termasuk bahasa yang sedari lama disarankan untuk masuk ke dalam Translate. 

Selain itu ada bahasa resmi Sri Lanka, Sinhala. Google memperkirakan bahasa ini digunakan oleh 16 juta orang. Pada September lalu, komunitas lokal di sana mengadakan acara Sinhala Translate Week di mana peserta berkontribusi menyumbang 10 ribu terjemahan untuk sistem Translate. 

Di kawasan Asia Tengah, Translate memasukan bahasa Kazakh, Tajik, dan Uzbek. Translate juga menambahkan tiga bahasa dari Afrika, yaitu Chichewa yang digunakan di Malawi, Malagasy yang berasal dari Madagaskar, dan Sesotho dari negara kecil di Afrika Selatan yaitu Lesotho. 

1 komentar on Tidak Mengerti Bahasa Sunda Pake Google Translate

Mari budayakan komentar dengan menggunakan kata-kata yang baik dan sopan tanpa spam