ads

8 Cara Agar Perangkat Android Anda Tetap Aman

Senin, 19 Januari 2015
Android terkena malware (foto PanduanAndroid) 

Android adalah sistem operasi yang paling banyak digunakan dan penjualan tertinggi di dunia. Sifatnya yang terbuka dan dapat disesuaikan membuat sistem operasi Android bisa digunakan untuk berbagai perangkat seperti smartphone, tablet, laptop, netbook, smartbook, smart TV serta kamera. 

Tapi sistem operasi apa pun tidak mungkin terlepas dari serangan malware atau spyware. Untuk meningkatkan keamanan tersebut ada sejumlah cara untuk melindungi perangkat Android tersebut.

Berikut 8 cara agar perangkat Android Anda tetap aman
  1. Gunakan pengunci layar. Menggunakan pengunci layar adalah salah satu cara untuk melindungi perangkat Anda dengan menggunakan pola atau bentuk rahasia yang digambar di layar untuk keamanan, atau bisa menggunakan password. Untuk mengontrol apakah kunci layar diaktifkan atau dinonaktifkan, buka layar Pengaturan Android dan tekan opsi Keamanan di bawah Pribadi. Setelah aktivasi kunci, perangkat dapat diatur untuk mengunci secara otomatis dalam jangka waktu tertentu atau dengan menekan tombol Power. 
  2. Mengaktifkan Android Device Manager. Jika Anda kehilangan perangkat Android Anda, Android Device Manager dapat membantu Anda untuk melacak perangkat Anda di Google Maps. Hal ini memungkinkan perangkat Android Anda berbunyi dengan keras selama lima menit dan bahkan menghapus seluruh data. Untuk memverifikasi apakah itu diaktifkan, Anda bisa menuju ke Pengaturan Menu dan ketuk Keamanan. Anda juga dapat mengaktifkan melalui Administrator Perangkat pengaturan di bawah Pengaturan Keamanan. 
  3. Jangan menyimpan data sensitif pada kartu SD. Banyak pengguna Android terbiasa menyimpan password situs online atau layanan di ponsel mereka tanpa memikirkan efeknya. Jika Anda melakukannya, data pribadi Anda lebih rentan terhadap hacking dan membayangkan skenario terburuk di mana Android Anda hacked atau dicuri. Maka semua data pribadi Anda di perangkat Anda akan hilang. Oleh karena itu, hindari menyimpan password di perangkat Anda terutama hal yang berbau keuangan atau pembayaran aplikasi 
  4. Jangan menginstal aplikasi dari sumber yang tidak diketahui. Men-download aplikasi dari toko aplikasi tidak resmi menyebabkan perangkat terserang infeksi malware pada perangkat Android. Dengan menggunakan toko aplikasi resmi dari Google Play untuk menginstal aplikasi, bahaya dari malware atau spyware dapat dihindari. Ada kotak centang di menu Setting perangkat Android standar yang memungkinkan dan menonaktifkan aplikasi tidak resmi. 
  5. Instal kunci untuk aplikasi. Jika perangkat Android Anda mengandung data pribadi tidak ada yang mengakses, maka sebaiknya Anda menggunakan kunci untuk aplikasi. Banyak aplikasi yang tersedia di Google Play Store yang menawarkan perlindungan ekstra untuk data pribadi Anda. Aplikasi ini meminta password atau nomor PIN yang Anda butuhkan untuk dimasukkan untuk mengakses informasi pribadi. Jika perangkat Android Anda dicuri atau hilang, tidak ada yang akan memiliki akses ke data pribadi Anda. 
  6. Jangan Root Smartphone Anda. Dengan root ponsel, Anda dapat menginstal sistem file untuk memungkinkan pengguna mengakses read-only memory dan bagian dari sistem operasi. Anda dapat mengubah atau menghapus read-only aplikasi yang tidak ingin Anda menggunakan, mengubah layar boot, kembali seluruh sistem, menjalankan aplikasi khusus dan menginstal antarmuka pengguna kustom dan versi alternatif dari OS. Sementara jika Anda nge-root ponsel, sebaiknya Anda mengetahui ada ancaman keamanan seperti malware dan spyware. Jadi lebih baik tidak nge-root ponsel Anda. 
  7. Keluar atau menggunakan mode penyamaran saat browsing. Mengamankan jaringan Anda adalah yang utama dan terpenting yang harus Anda lakukan untuk melindungi perangkat Android Anda. Selalu ingat untuk keluar dari Chrome saat browsing web pada perangkat Android, atau lebih baik untuk menghindari menggunakan Chrome setiap kali Anda ingin mengakses internet atau melakukan transaksi perbankan online. Hacker dapat dengan mudah petunjuk sandi Anda, terutama jika Anda berbagi perangkat dan PC. Chrome mencatat pencarian dan browsing history Anda dan sync di semua perangkat yang Anda masuk-in. Menggunakan mode penyamaran dapat membantu Anda untuk meningkatkan keamanan jaringan Anda. 
  8. Jaga perangkat lunak Anda up to date. Google merilis pembaruan perangkat lunak yang mencakup beberapa patch keamanan dan memperbarui perangkat Android dengan OS terbaru dengan sangat mudah. Pada perangkat Android yang harus Anda lakukan adalah memeriksa pembaruan perangkat lunak dengan meluncurkan aplikasi Pengaturan di mana Anda akan menemukan pilihan Sistem Pembaruan dalam menu Tentang Perangkat. Dalam beberapa kasus menggunakan opsi Software Update akan berada di bawah bagian Settings utama. 

0 komentar:

Poskan Komentar test