ads

Dongle Smartphone Ini Bisa Tes HIV dan Sipilis

Sabtu, 07 Februari 2015
Dongle smartphone untuk tes HIV dan Sipilis
Sebuah dongle yang dibuat oleh peneliti dari Columbia University dapat mengubah smartphone (baik iPhone atau Android) menjadi tester HIV dan sifilis. Hebatnya lagi hanya membutuhkan waktu 15 menit dan cukup setetes darah untuk mendapatkan hasil tesnya bahkan tidak membutuhkan baterai untuk menggunakannya. 

Menurut informasi yang dipublikasikan di Science Translational Medicine, dongle tersebut dapat melakukan layaknya mesin enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA) yang digunakan untuk mendeteksi antibodi HIV, antibodi-treponemal khusus untuk sifilis, dan antibodi non-treponemal untuk infeksi sifilis aktif. 

Saat ini tidak ada laboratorium yang menawarkan tiga tes yang diperlukan untuk mendeteksinya dalam format tunggal. Seperti kita ketahui bahwa untuk menggunakan mesin ELISA, biasanya menelan biaya sekitar 18.000 USD atau sekitar 225 juta, tetapi dongle ini hanya dibanderol sekitar 34 USD atau sekitar Rp.425 ribuan untuk memproduksinya. 

Berikut cara kerja dongle smartphone penguji HIV dan Sifilis
  1. Tusuk jari agar keluar darah 
  2. Kemudian darah tersebut disimpan pada perangkat kolektor plastik. 
  3. Setelah itu, masukkan ke dalam microfluidic Chip 
  4. Lalu buka aplikasinya 
  5. Setelah itu tekan nomor ID Pasien. 
  6. Masukkan Microfluidic Cassette 
  7. Tekan bola untuk memulai aliran 
  8. Setelah 15 menit ketiga hasil akan muncul di layar. (lihat videonya)
Kelompok peneliti yang dipimpin oleh Samuel K. Sia, seorang profesor teknik biomedis di Columbia Engineering. Sia dan timnya telah mengembangkan laboratorium pengujian sifilis dan HIV melalui smartphone untuk waktu yang lama. 

Dongle ini baru saja menjalani ujicoba di Rwanda, di mana ia digunakan pada 96 pasien, sebagian besar adalah untuk mencegah penularan dari ibu ke anak. Tetapi belum diungkap berapa banyak pasien yang terdeksi menggunakan dongle ini. 

0 komentar:

Poskan Komentar test