ads

Istilah-istilah Dalam Startup Teknologi Yang Perlu Anda Ketahui

Minggu, 10 Mei 2015
Istilah-istilah Startup

Startup atau pemula dalam dunia teknologi mungkin sudah tidak asing lagi. Tetapi sebagian orang mungkin belum terlalu mengenalnya. Apalagi dengan istilah-istilah yang sering digunakan dalam bidang Startup teknologi tersebut.

Istilah-istilah tersebut sangat penting artinya bagi mereka yang akan terjun dalam dunia startup. Dari mulai pencarian dana hingga pembuatan sebuah proyek yang nantinya akan menghasilkan sesuatu atau keuntungan.

Berikut istilah-istilah dalam startup teknologi yang perlu Anda ketahui : 

Acqui-hire adalah istilah yang pertama kali istilah ini dipopulerkan oleh Google pada pertengahan tahun 2000. Istilah ini digunakan saat sebuah perusahaan besar melihat ide dari sebuah startup itu sangat buruk, tetapi sebenarnya mereka memiliki tim yang berbakat. Pada akhirnya, sang perusahaan tetap melakukan akuisisi dengan alasan utama untuk merekrut tim berbakat tersebut. 

Angel Investor adalah merupakan istilah bagi individu atau perorangan (biasanya konglomerat) yang memberikan bantuan pendanaan kepada sebuah startup dengan mengambil sejumlah saham dari startup tersebut. 

Business-to-Business (B2B) adalah merupakan deskripsi dari sebuah model bisnis yang menargetkan bisnis lain untuk menggunakan produk atau layanan mereka. 

Exit adalah memiliki dua pengertian, yakni exit yang baik dan buruk. Exit dikatakan baik bila sang Founder menghentikan operasional startup buatannya, dan setelahnya startup tersebut diakuisisi perusahaan lain. Sedangkan exit yang buruk adalah cara lain untuk mengatakan apabila sebuah startup gagal karena beberapa alasan. 

Growth Hacking adalah merupakan aktivitas atau strategi untuk menumbuhkan metriks sebuah startup dengan melakukan serangkaian metode, eksperimen atau ujicoba, dan testing yang terukur. 

Pivot adalah merupakan istilah yang digunakan saat sebuah startup melakukan perubahan arah bisnis karena bisnis awal mereka tidak berjalan sesuai harapan. Akan tetapi perubahan yang dilakukan masih sesuai dengan ide awal mereka. Contohnya Paypal, dimana ide awalnya adalah membuat layanan yang memungkinkan pengguna mentransfer uang dari satu Palm (smartphone) ke Palm yang lain. Ide tersebut tidak berjalan dan mereka melakukan pivot dengan membuat sistem pembayaran melalui e-mail yang memiliki jangkauan yang lebih luas. Akhirnya, sistem tersebut dilirik Ebay dan diakuisisi oleh perusahaan tersebut. 

Seed funding adalah istilah bagi startup yang mendapat pendanaan tahap awal atau untuk pertama kalinya sebelum seri pendanaan berikutnya. Saat ini, besaran seed funding di Indonesia berkisar antara Rp. 500 juta hingga Rp. 1,5 miliar. 

Seri adalah merupakan rangkaian putaran pendanaan yang diperoleh sebuah startup. Contohnya, startup A mendapat pendanan seri B dari sejumlah investor. 

Venture Capital (VC) adalah dana yang dikumpulkan oleh perusahaan VC dari sejumlah konglomerat atau institusi untuk diberikan kepada startup. Nantinya, perusahaan VC akan menerima imbalan sejumlah saham dari startup yang didanainya. 

Valuasi adalah merupakan proses penentuan nilai sebuah startup. Misalnya, startup A mempunyai nilai valuasi atau harga layak jual sebesar Rp.1,5 triliun atau mungkin lebih besar dari itu. 

0 komentar:

Poskan Komentar test