ads

12 Manfaat Puasa dan Dampaknya Untuk Kesehatan Tubuh Secara Ilmiah

Jumat, 26 Juni 2015
Manfaat Puasa

Allah SWT tentu tidak serta menyuruh umatnya melakukan sesuatu tanpa sebab termasuk mewajibkan umatnya yang bertaqwa untuk menjalankan ibadah Puasa selama satu bulan penuh. Puasa ternyata mempunyai manfaat yang luar biasa bagi tubuh manusia. 

Puasa tidak hanya menahan haus dan lapar seharian tetapi juga harus disertai niat yang kuat dan ikhlas, agar ibadah puasa yang kita jalani bisa bernilai ibadah dan pahala. Selain itu puasa juga memberikan manfaat yang maksimal bagi tubuh kita. Ini sudah dibuktikan oleh berbagai pakar kesehatan dan kecantikan dari seluruh dunia.

Berikut 12 manfaat puasa dan dampaknya untuk kesehatan tubuh secara ilmiah

  1. Baik Bagi Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah. Saat ini penyakit jantung tidak dipungkiri lagi merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh kebanyakan orang didunia, apalagi di Indonesia dengan jumlah perokok terus makin meningkat tiap tahunnya menjadikan penyakit jantung adalah ancaman nyata. Dan ternyata puasa memiliki dampak yang sangat baik bagi jantung, ketika berpuasa, tubuh kita ternyata melakukan peningkatan HDL (High Density Lipoprotein) cholesterol atau kolesterol lipoprotein berkepadatan rendah, juga dikenal sebagai kolesterol baik, dan penurunan LDL (Low Density Lipoprotein) atau yang sering disebut kolesterol jahat, berbentuk lemak mirip lilin, yang menurut penelitian “chronobiological” ternyata hal tersebut merupakan hal yang sehat bagi jantung dan pembuluh darah. 
  2. Psikologi yang Tenang Cegah Penyakit Kronis. Selain menahan lapar dan haus, puasa juga mengharuskan kita menahan amarah. Hal ini membuat keadaan psikologis seseorang menjadi lebih tenang dan secara ilmiah akan menurunkan kadar adrenalin dalam tubuh. Minimnya adrenalin akan memberikan efek yang baik pada tubuh kita seperti mencegah pembentukan kolesterol dan kontraksi empedu yang lebih baik dimana hal ini dapat mengurangi resiko penyakit pembuluh darah, jantung dan otak seperti jantung koroner, stroke dan lainnya. 
  3. Pola Pikir yang Lebih Tajam dan Kreatif. Puasa membuat pikiran menjadi lebih tenang dan juga melambat, uniknya menurut penelitian ternyata pikiran yang melambat ini membuatnya justru bekerja lebih tajam. Selain itu ditinjau dari segi insting, masalah rasa lapar adalah masalah kelanjutan hidup sehingga wajar jika rasa lapar memaksa kita untuk berpikiran lebih tajam dan kreatif. Hal ini juga dibuktikan dengan suatu kasus pada sekelompok mahasiswa di University of Chicago yang diminta berpuasa selama tujuh hari. Selama masa itu, terbukti bahwa kewaspadaan mental mereka meningkat dan progres mereka dalam berbagai penugasan kampus mendapat nilai yang memuaskan. 
  4. Performa Seksual Meningkat Pesat. Sebuah penelitian yang membahas tentang hubungan puasa dengan kadar hormon kejantanan (testoteron), perangsang kantung (FSH) dan lemotin (LH) membuktikan, bahwa puasa memang benar menurunkan nafsu seksual dan menurunkan hormon testoteron. Namun ini bersifat sementara, Bahkan setelah beberapa hari siklus puasa dijalankan justru produksi hormon testosteron dan performa seksual justru meningkat pesat. 
  5. Mengurangi Kegemukan. Secara ilmiah berpuasa juga berdampak pada penurunan berat badan. Dengan berpuasa usus-usus dalam tubuh akan lebih bersih dari sisa-sisa endapan makanan, Endapan makanan inilah yang bila kelebihan akan menjadi lemak diperut. Selain itu berpuasa juga memperbaiki sistem pencernaan kita, sehingga sirkulasi makanan dan buang air menjadi lebih lancar. 
  6. Pencegah dan Penyembuh Penyakit Mental. Otak kita didalamnya memiliki fungsi pembersih dan penyehat otak dengan bantuan sel yang disebut dengan “neuroglial cells”. Saat berpuasa, sel-sel neuron yang mati atau sakit, akan “dimakan” oleh sel-sel neuroglial ini, dimana hal ini akan berdampak pula pada mental seseorang. Bahkan seorang ilmuwan di bidang kejiwaan yang bernama Dr. Ehret menyatakan bahwa: “Beberapa hari berpuasa akan memberikan dampak pada kesehatan fisik dan lebih lanjut untuk mendapatkan kesehatan mental, seseorang harus menjalani puasa lebih dari 21 hari. 
  7. Kekebalan Tubuh Meningkat. Bukannya lemas sehingga menjadi gampang sakit, ternyata puasa justru meningkatkan kekebalan tubuh. Hal ini didukung oleh penelitian yang bahkan sudah umum, yaitu mengenai Ketika seorang berpuasa maka akan terjadi peningkatan Limfosit sampai dengan 10 kali lipat dalam tubuhnya, hal ini memberikan pengaruh yang besar terhadap sistem imunitas tubuh, sehingga puasa justru menghindarkan kita dari berbagai virus dari lingkungan luar atau makanan yang tidak baik. 
  8. Sehat Untuk Ginjal. Ginjal merupakan penyaring zat berbahaya apapun yang kita makan dan minum dan berpuasa membuat ginjal semakin sehat. Karena fungsi ginjal akan maksimal bila kekuatan osmosis urin mencapai 1000 sampai 12.000 ml osmosis/kg air, dan satu-satunya cara adalah dengan mengurangi asupan air yaitu ketika berpuasa. 
  9. Pencegah Diabetes dan Kelebihan Nutrisi Lainnya. Obesitas, hiperkolesterol, diabetes dan penyakit yang diakibatkan kelebihan nutrisi lainnya adalah akibat dari tubuh mengalami kelebihan kadar gula darah dan kolesterol. Dengan berpuasa konsumsi gula dan makanan berlemak dapat lebih terkontrol dan dikurangi yang akan berdampak baik bagi kembalinya keseimbangan kadar gula dan kolesterol tersebut. 
  10. Penawar Sakit Sendi atau Encok. Berpuasa dengan teratur akan meningkatkan sel penetral alami dalam tubuh kita yang akan membuat sakit encok lambat laun menuju kesembuhan. Sebuah penelitian menemukan adanya korelasi antara meningkatnya kemampuan sel penetral (pembasmi bakteri) dengan membaiknya radang sendi penyebab encok. 
  11. Mengganti Sel Tubuh, Memperbaiki Rambut dan Kuku. Ketika Anda berpuasa, kulit mengalami dehidrasi akibat kekurangan cairan, terutama jika simpanan air dalam tubuh Anda kurang mencukupi, sehingga kulit terlihat kusam dan kering. Namun, kulit kusam dan kering tersebut akan mengalami regenerasi sel yang terjadi secara rutin setiap harinya. Hasilnya kulit Anda akan selalu terbentuk oleh sel-sel baru selama Anda berpuasa dan berbuka di waktu yang tepat dan dengan asupan nutrisi yang baik. 
  12. Membersihkan kulit dan menjernihkan mata. Detoksifikasi atau proses pembersihan racun dari dalam tubuh akan berlangsung selama Anda menjalankan puasa, sehingga racun pada setiap sel tubuh akan dikeluarkan secara bertahap, termasuk kuman penyebab jerawat. Kulit pun menjadi lebih bersih dan segar begitu juga dengan mata Anda juga akan terlihat lebih jernih dan bersih, karena racun dalam tubuh yang mempengaruhi kesehatan mata dapat dikeluarkan. Sebenarnya masih banyak manfaat dari puasa, sehingga sungguh merugi orang-orang yang tidak berpuasa di bulan yang penuh berkah ini. 
Sumber dari Lazada dan Tribunnews

0 komentar:

Poskan Komentar test