ads

Fenomena Dubsmash yang Begitu Fenomenal

Jumat, 10 Juli 2015
Selebriti yang sudah menggunakan Dubsmash

Internet sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari manusia modern saat ini. Manusia menjadi ketergantungan dengan internet. Berbagai fenoma menarik saat ini hadir karena adanya internet. Setelah demam yang namanya media sosial dan pernak-perniknya seperti selfie, groufie dan wefie. Kini muncul lagi dengan yang namanya Dubsmash. 

Mungkin masih banyak yang belum tahu apa itu Dubsmash?. Dubsmash adalah aplikasi lipsing (pura-pura menyanyi hanya dengan menirukan mimik bibir dari penyanyi bahkan disertai gaya menyanyinya) atau dubbing (pengisi suara untuk film, drama, atau yang lainnya) yang ada di smartphone dan bisa digunakan di situsnya Dubsmash.com. 

Aplikasi buatan developer dari Jerman yang bernama Mobile Motion GmbH ini dirilis sejak November 2014. aplikasi ini telah diunduh oleh lebih dari 50 Juta pengguna smartphone di dunia. Hebatnya lagi, tak hanya orang awam yang menggunakan aplikasi ini, tetapi juga diminati oleh selebriti dunia yang turut menaikkan popularitas Dubsmash. 

Diantara selebriti dunia tersebut yang sudah menggunakan Dubsmash adalah penyanyi Adam Levine, Josh Groban, Rihanna, Jennifer Lopez, Model Karlie Kloss hingga aktor Hugh Jackman dan masih banyak lagi lainnya. Aplikasi yang dibuat di Jerman ini mendadak fenomenal tidak hanya di Eropa, tetapi juga di Amerika hingga kini hampir semua pengguna smartphone di Indonesia sudah mulai menggunakannya. 

Aplikasi ini memungkinkan penggunanya untuk membuat video sendiri dengan memilih audio yang disukai atau dubs. Selanjutnya anda hanya perlu melakukan lypsinc mengikuti audio yang dipilih sambil merekamnya dalam bentuk video. Setelah selesai, andapun bebas untuk membagikannya ke berbagai jejaring sosial. 

Karena direkam sendiri dan diatur sendiri itulah yang menjadi keunikannya. Seperti halnya selfie, hanya saja aplikasi ini dalam bentuk video. Jadi sebenarnya tidak ada yang baru dengan minat manusia melihat tren terbaru ini. Kebanyakan manusia masih ‘menikmati diri sendiri’ dengan foto maupun video. 

Jadi alasan pertama mengapa Dubsmash begitu cepat diterima adalah dikarenakan ini merupakan pengembangan dari selfie yang sudah lebih dulu digemari. Lalu ada sisi lain yang kita dapatkan setiap kali melihat video dari Dubsmash yakni faktor fun atau lucu-lucuan. 

Tidak bisa dipungkiri ada ribuan video di Youtube yang mampu membuat kita tersenyum dengan kelucuan orang-orang yang menggunakannya. Walau banyak kutipan kalimat bijak yang disediakan di aplikasi tersebut, ketertarikan orang lebih ke hal-hal lucu yang mampu mengocok perut. 

Dan sepertinya tujuan dari pembuat video di aplikasi ini tak lain untuk menciptakan hiburan sendiri selain mungkin terobsesi dengan penyanyi aslinya. Kini tak hanya audio yang berbahasa Inggris, aplikasi ini sudah diserbu oleh rekaman-rekaman suara berbahasa Indonesia yang super lucu dan menarik. Ini salah satu video kompilasi Dubsmash yang cukup menggoyang perut :

 

Semua orang pasti memiliki sisi humor, setidaknya sebagian besar jika tidak boleh menyebut keseluruhan. Apa yang dilakukan para pengguna dubsmash ini merupakan satu bentuk hiburan yang mampu mengusir kejenuhan akan aktivitas. 

Tak bisa dipungkiri kejenuhan kadang merusak mood dan membuat suasana sekitar tak bersahabat. Hadirnya aplikasi ini mungkin menjadi ajang pelampiasan kebosanan bagi sebagian orang. Terbukti dengan banyaknya video yang bermunculan dan dilakukan di sela-sela rutinitas pekerjaan. 

Dengan merekam video dan berakting ‘gila’ mengikuti suara yang dipilih, maka para penggunanya pun turut puas mengeluarkan ‘kegilaannya’ untuk sejenak menghilangkan kepenatan tersebut dan bersenang-senang dengan dunianya. 

Kesimpulannya, aplikasi dubsmash ini mampu menjadi pelampiasan stress bahkan membongkar sisi humor seseorang. Penasaran dengan aplikasi Dubsmash silakan download di sini untuk pengguna Android, dan di sini untuk pengguna iOS. Sayangnya aplikasi ini belum tersedia untuk Windows Phone. 

3 komentar for Fenomena Dubsmash yang Begitu Fenomenal:

Mari budayakan komentar dengan menggunakan kata-kata yang baik dan sopan tanpa spam