ads

Bioskop Akan Gulung Tikar Gara-gara Virtual Reality?

Selasa, 08 Maret 2016
The Virtual Reality Cinema

Perangkat virtual reality akan menjadi tren di tahun 2016 ini. Maka tak heran, jika sejumlah perusahaan perfilman mulai ketar-katir karena teknologi virtual reality. Teknologi virtual reality ini secara tidak langsung akan menggantikan layar besar besar d gedung bioskop. 


Tetapi di Amsterdam tidak mau tinggal diam dengan memanfaatkan perangkat virtual reality untuk menggantikan layar besar di gedung bioskop. Gedung bioskop virtual reality terbukti sukses di pasaran, terutama saat tour pertama di kawasan Eropa. 


Salah satu perusahaan pengelola gedung bioskop virtual reality, The VR Cinema mulai membangun konsep gedung bioskop virtual reality di Amsterdam. Penonton yang hadir akan dibekali seperangkat Samsung Gear VR dan headphone. Mereka juga diperkenankan untuk memilih film yang berbeda dalam satu ruangan yang sama. 

Sayangnya, film yang diputar melalui virtual reality tidak berlangsung lama seperti di biokop selama 2 jam, melainkan hanya beberapa sekitar 35 menit saja. Selain itu, jadwal pemutaran film virtual reality tidak diadakan setiap hari, tetapi pada hari-hari tertentu, yakni hari Rabu hingga Minggu. Meski tidak dibuka setiap hari, The VR Cinema selalu menyediakan 400 kursi per harinya. 

Perusahaan The VR Cinema juga mengatakan bahwa siapa saja dapat menonton film menggunakan virtual reality. Syaratnya pengunjung harus membayar tiket masuk sebesar Rp. 178.000 per orang untuk menikmati sebuah film berdurasi 35 menit. Ke depannya, perusahaan akan membangun gedung bioskop virtual reality di beberapa kawasan, di antaranya Berlin, London, Barcelona, dan Paris. 

0 komentar:

Poskan Komentar test