ads

Antusiasme Siswa Mengikuti Olimpiade TIK Nasional 2016

Sabtu, 07 Mei 2016
Olimpiade TIK Nasional di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Jakarta

Pelajaran TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) dan KKPI telah dihilangkan dari Kurikulum 2013, tetapi antusisme siswa dan orang tua terhadap pelajaran TIK sangat besar. Ini terbukti dari meriahnya acara Olimpiade TIK Nasional 2016 yang digelar dari tanggal 5 -7 Mei 2016 di Gedung A dan Gedung F Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia di Jakarta. 

Pada hari pertama kegiatan, digelar acara workshop robotik dengan nara sumber Lucas Gee dan Seminar pembelajaran orang tua untuk anak-anak yang menampilkan nara sumber Onno W. Purbo dan Aranggi. Mereka yang mengikuti workshop robotik adalah para pelajar yang memiliki ketertarikan terhadap perkembangan TIK robot yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan seperti untuk mengatur lalulintas, menggerakan berbagai permainan seperti roller coaster, kemidi putar, dan lain sebagainya.
Workshop Robotik

Selain melihat berbagai robot yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, peserta juga diajak untuk memprogram sendiri agaa robot-robot tersebut bisa digunakan untuk melakukan apa yang diinginkan. Mereka diberi aplikasi untuk diinstal di komputer mereka masing-masing menggunakan aplikasi Robopro dan langsung mempraktekannya. 

Seminar Parenting

Seminar parenting yang dibawakan oleh Onno W. Purbo dan Aranggi ini mengangkat tema tentang orang tua harus bisa memberikan motivasi kepada anak-anaknya agar bisa memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk hal-hal yang positif seperti belajar menggunakan aplikasi pendidikan, game pendidikan yang menarik, dan lain sebagainya. 

Hari kedua kegiatan, digelar berbagai lomba yang menarik seperti lomba menulis kegiatan di blog, membuat desain web, robotik, membuat game, dan menggambar digital. Para peserta yang datang dari berbagai daerah ini sangat antusias mengikuti kegiatan lomba terbukti pesertanya ada yang datang dari luar Jakarta bahkan dari luar Pulau Jawa seperti Palembang dan Makasar. 

Lomba Blog
Untuk peserta lomba blog diminta untuk membuat tulisan tentang jalanannya kegiatan Olimpiade TIK Nasional 2016. Penilaian juri sangat jelas yakni mengajak peserta untuk membuat tulisan yang orisinal, rapi, sesuai dengan tema, dan menarik yang sesuai tema kegiatan ini yakni ICT for All. 

Lomba Robotik

Sementara untuk lomba robot, peserta tingkat SD dan SMP ditugaskan untuk menjalankan robotnya dari rumah ke sekolah dengan melewati berbagai rintangan seperti berhenti di perlintasan kereta api, melewati ayunan, dan melintasi cran agar sampai ke sekolah. Sementara untuk tingkat SMA dan SMK peserta ditugaskan untuk menyusun angka dengan dua jalur A dan B serta satu jalur melintang. Peserta yang menang tentu yang bisa menyelesaikan tugas tersebut secara sempurna. 
Lomba Web Desain

Untuk lomba web desain, peserta ditugaskan membuat koding yang menarik sehingga tampilan web atau blognya agar telihat lebih menarik dan berbeda dengan biasanya. Peserta tidak diperbolehkan membuatnya di rumah atau di sekolah melainkan di tempat lomba. 
Lomba Pembuatan Game

Selain lomba blog dan web desain, Olimpiade TIK juga menggelar lomba pembuatan game. Sebelum lomba para peserta mengikuti workshop terlebih dahulu oleh tim dari Clevio. Menariknya peserta workshop pembuatan game ini tidak hanya dari tingkat SMP, SMA dan SMK melainkan ada diantaranya peserta tingkat SD dan TK. Pada lomba ini peserta ditugaskan untuk membuat game sesuai dengan ide masing-masing peserta. 
Lomba Menggambar Digital

Sementara itu untuk lomba menggambar digital, peserta ditugaskan untuk membuat gambar apa saja tetapi yang masih berhubungan dengan tema. Para peserta tingkat SD menggunakan aplikasi Paint, semetara untuk tingkat SMP, SMA dan SMK menggunakan Photosop dan Paint Tool SAI. Ternyata kreasi yang mereka buat bervariasi dan sangat menarik. 


Hari ketiga atau hari terakhir digelar berbagai lomba yakni lomba membuat presentasi menarik, membuat film pendek, mengetik cepat dan melanjutkan perlombaan pembuatan game. Melihat antusiasme siswa mengikuti lomba Olimpiade TIK Nasional 2016, dan semangat orang tua mengikuti workshop dan seminar tentang TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi), sangat disayangkan jika pelajaran TIK dihilangkan dari kurikulum terbaru.

0 komentar:

Poskan Komentar test