ads

Fenomena Akibat Game Pokemon Go

Senin, 25 Juli 2016
Diskon F&B di Restaurant Hotel untuk pengguna Pokemon Go 

Permainan Pokemon Go memang membuat fenomena tersendiri bagi penggemar game tidak hanya di dunia tetapi juga di Indonesia. Game besutan Niantic ini membuat banyak penggunanya ketagihan, penasaran bahkan melakukan apa saja demi untuk menangkap monster-monster unik yang ada di game Pokemon Go. 

Permainan virtual reality yang digabung dengan augment reality menuntut pengunanya menggunakan akses internet atau volume data yang besar. Game ini juga menggunakan GPS untuk mencari dan menangkap monster-monster dalam permainan ini. 

Game yang belum dirilis secara resmi ke seluruh dunia ini memang menuntut penggunanya untuk bergerak dari satu tempat ke tempat lain berbeda dengan game lainnya yang diam di tempat. Game ini banyak mendapatkan pro dan kontra termasuk di Indonesia. 

Berikut fenomena yang ditimbulkan akibat permainan Pokemon Go : 

  1. Arti Pokemon. Pengertian Pokemon pun dimaknai bermacam-macam dari yang aku Yahudi hingga Pokemon dari kata Pocket Monster atau monster yang bisa masuk ke dalam saku. Gara-gara ini di media sosial banyak orang yang saling debat dan mempersalahkan artinya. 
  2. Download Pokemon Go Tidak Resmi. Game Pokemon Go belum resmi di Indonesia tetapi sudah banyak didonwload dari market aplikasi selain Google Play dan App Store. Banyak penggemar yang mencari aplikasi tersebut di pasar aplikasi tidak resmi sehingga dikhawatirkan akan berdampak buruk terhadap perangkat yang digunakan. 
  3. Tidak mengenal waktu dan tempat. Banyak pengguna game Pokemon Go lupa waktu dan tempat saat mengejar monster-monster Pokemon hingga ke berbagai tempat dari tempat ibadah, kuburan, tempat belajar, hingga tempat terlarang sekali pun. 
  4. Larangan bermain di tempat tertentu. Banyak instansi pemerintah atau perusahaan yang melarang pegawainya bermain game pokemon di lingkungan kerja karena selain mengganggu aktivitas juga dikhawatirkan tempat kerjanya dimata-matai oleh negara lain termasuk instansi seperti TNI, Polisi dan Pemerintahan. 
  5. Menimbulkan korban jiwa. Karena keasyikan mengejar monster-monster yang ada di game Pokemon Go sehingga tidak memperhatikan apa yang ada di sekitarnya. Ada yang menyeberang jalan tidak tengok kanan dan kiri lagi, melintasi rel kereta api bahkan sampai mengejar menggunakan sepeda motor dengan kecepatan tinggi untuk menangkat monster. 
  6. Pokemon Go Haram. Beberapa ulama di Indonesia mengharamkan permainan ini karena dianggap telah melupakan segalanya termasuk menyembah Sang Pencipta. Mereka rela tidak shalat, tidak sembahyang karena memburu monster dan naik level. 
  7. Berbagai Iklan Muncul Gara-gara Pokemon Go. Banyak iklan-iklan di televisi, media online yang mengambil tema Pokemon Go. Seperti salah satu toko online memperkenalkan iklan powerbank biar tidak kehilangan kesempatan untuk menangkap monster. Ada juga hotel yang mengajak pengunjungnya untuk mencari pokemon di sekitar hotel. Apabila bisa menangkap akan mendapatkan diskon 20 % untuk makan atau minum di restoran yang ada di Hotelnya, dan masih banyak lagi lainnya. 
  8. Aplikasi Fake GPS banyak di download. Aplikasi Fake GPS atau GPS palsu banyak didownload oleh pengguna game Pokemon Go. Dengan aplikasi ini kita seolah-olah berada di tempat tertentu tidak hanya di dalam negeri tetapi juga seolah-olah berada di luar negeri. 
  9. Sinetron pun Ikut-ikutan. Ada beberapa sinetron dan acara televisi lain yang sudah memasukan game pokemon go dalam script dialognya. Sehingga seolah-olah game ini sudah sangat populer di berbagai kalangan termasuk para artis sinetron di Indonesia. 
  10. Main ke rumah mantan gara-gara Pokemon. Game yang menuntut pemainnya untuk gerak atau jalan ini ternyata membawa dampak salah satunya adalah bermain ke rumah mantan karena hendak mencari monster. Tetapi ada juga yang akal-akalan agar bisa kembali ke mantan pacar atau pasangannya. 
  11. Joki Pokemon Go. Demam Pokemon Go rupanya menjadi peluang bisnis bagi sebagian orang. Salah satunya lewat jasa joki untuk mengumpulkan pokemon dan menaikkan level karakter dari peramainan ini. Ada beberapa orang yang memanfaat game ini untuk mendapatkan uang dengan mematok harga Rp. 1.000 untuk setiap ekor Pokemon yang mereka tangkap. Sementara untuk jasa menaikkan level karakter dari level 1-5 ada yang membanderolnya dengan harga Rp. 45.000. Sementara untuk level 6-10 harganya Rp.150.000. Kalau sampai level 20 harganya bahkan sampai Rp. 850.000. 
  12. Jasa Ojek untuk berburu Pokemon. Karena kalau menyetir sendiri tidak bisa sambil memegang handphone maka banyak trainer atau pemain game pokemon yang memanfaatkan jasa ojek untuk berburu pokemon. 
Sebenarnya masih banyak lagi fenomena-fenomena lain yang diakibatkan dari Game Pokemon Go ini. Tapi perlu diingatkan bahwa namanya permainan jangan sampai membuat kita lupa dengan orang di sekeliling kita, lingkungan sekitar dan terlebih melupakan Sang Pencipta.

0 komentar:

Poskan Komentar test