Robot-robot yang Akan Mengubah Dunia

Senin, 13 Februari 2017
Robot Kodomoroid yang seperti wanita cantik (Foto Techradar)

Saat ini manusia sudah dibantu oleh tenaga robot dalam mengerjakan pekerjaannya terutama untuk pekerjaan-pekerjaan yang berat dan memiliki kecepatan dan konsistensi tinggi. Tetapi keberadaan robot kini tidak hanya digunakan untuk pekerjaan-pekerjaan berat seperti di pabrik atau industri berat lainnya. 

Robot kini mulai banyak digunakan untuk berbagai keperluan seperti kegiatan mata-mata dengan menggunakan robot-robot berukuran kecil, robot untuk kebutuhan rumah tangga seperti membersihkan ruangan dan lain-lain, serta masih banyak robot-robot lain yang kini bisa mengganti peran manusia.

Berikut 10 robot yang akan mengubah dunia seperti dikutip dari Techradar.com : 


  1. Inkha. Inkha adalah robot yang bertugas sebagai resepsionis reaktif yang akan menarik pengunjung. Robot ini berada di King College London, dia akan menanggapi semua pertanyaan ditawarkan melalui layar sentuh yang terhubung. Sebuah konsep robot yang dibuat oleh Matthew Walker sejak tahun 2002 bahwa ada potensi untuk mengotomatisasi bahkan peran layanan publik. Inkha juga dilengkapi dengan kamera untuk berinteraksinya, sehingga seperti resepsionis sungguhan.
     
  2. Telenoid. Telenoid adalah robot yang dibuat oleh Universitas Osaka dan ATR Laboratories Jepang sejak 2013 lalu. Robot yang seperti sepupu Casper ini dibuat untuk menirukan suara percakapan dari telepon orang lain. Idenya adalah untuk memberikan pengalaman komunikasi jarak jauh yang lebih lengkap seolah-olah orang tersebut ada dihadapan kita.
     
  3. Yumi. Robot dengan dua lengan yang kolaboratif ini buatan ABB Robotics Swiss sejak 2015. Walaupun robot ini tidak memiliki kepala seperti manusia tetapi lengannya mampu meniru gerakan seperti orang asli. Yumi mampu merakit berbagai perangkat berukuran kecil.
     
  4. REEM. Robot pelayan ini dibuat oleh PAL Robotics Spanyol tahun 2016 lalu. Robot pelayan masa depan ini hadir tanpa bentuk wajah yang utuh dan tidak bertopi, tapi robot ini sudah dilengkapi dengan baterai dan layar sentuh. REEM adalah salah satu robot pelayan yang digunakan untuk di ruang pameran, acara dan promosi. Hal ini dapat diprogram untuk menawarkan arah, menyambut tamu atau bertindak sebagai pembawa acara, dan dapat bergerak di sekitar ruangan, berinteraksi dengan menjawab pertanyaan dan menuruti perintah yang dikeluarkan melalui touchscreennya.
     
  5. Kaspar. Robot besutan University of Hertfordshire, Inggris sejak tahun 2015 lalu ini jika dilihat sekilas seperti boneka balita sedang sedih. Tapi sebenarnya tobot Kaspar memiliki tujuan yang unik karena dirancang untuk anak-anak yang memiliki kondisi autis, yang sering merasa sulit untuk membaca ekspresi dan emosi rekan mereka. Gerakan minimal Kaspar mendorong anak-anak autis untuk mengeksplorasi cara-cara baru berkomunikasi, dengan pendamping yang relatif pasif. Ini pembangun kepercayaan diri, langkah ke arah memiliki interaksi yang lebih bermakna dengan sesama manusia.
     
  6. ASIMO. Robot canggih buatan Honda Motor Co Jepang sejak tahun 2000 yang lalu ini mungkin salah satu robot yang paling terkenal di dunia. ASIMO telah menyambangi berbagai negara di seluruh dunia sejak pertama kali ditampilkan. Robot ini memiliki kemampuan bergerak dengan kelincahan seperti manusia. Bahkan bisa berinteraksi dengan baik dengan orang yang ada di sekelilingnya.
     
  7. Harry. Robot yang bisa meniup terompet ini dibuat Toyota Motor Co. Jepang sejak tahun 2005 lalu. Harry dibuat dengan satu tujuan yakni untuk memainkan terompet. Tetapi tidak hanya meniup terompet, robot ini juga bisa berbicara dalam jumlah kata yang terbatas tetapi robot ini mampu menekan katup dan belajar tentang akurasi metodis.
     
  8. iCub. Robot balita belajar ini merupakan robot besutan dari Italia Institute of Technology sejak tahun 2004. Jika kita bisa mengajarkan robot bagaimana melakukan tugas-tugas melalui kecerdasan buatan, maka pada gilirannya mengajarkan kita tentang bagaimana otak kita bekerja, dan bagaimana kita sebagai seorang bayi yang sedang belajar. Itulah konsep di balik iCub. Robot yang dirancang untuk meniru perilaku balita ini memiliki sensor di tangannya dan sendi, serta "kulit" sintetis yang sensitif terhadap sentuhan. Dengan menggunakan sensor ini, iCub mampu berinteraksi dengan dunia nyata layaknya anak kecil ini dapat membantu peneliti untuk lebih memahami bagaimana manusia dan robot di masa depan akan belajar dan berkolaborasi. 
  9. ROSA. Merupakan singkatan Rob Open Source Android besutan dari Rob Knight Prancis tahun 2010. Robot ini menampilkan beberapa robot yang dirancang untuk meniru fisiologi manusia, otot dan struktur tulang, yang bisa berjalan pada perangkat lunak open source, dan membiarkan komunitas pemula pembangun berkontribusi kerja untuk robot ini. ROSA bot ini menggunakan kerangka dan tendon seperti tali plastik dan motor untuk menawarkan gerakan manusia seperti hidup, serta pelacakan dan mengikuti wajah orang-orang di depannya.
     
  10. Kodomoroid. Robot yang mirip dengan gadis muda cantik ini merupakan robot besutan dari Universitas Osaka dan ATR Laboratories Jepang tahun 2014. Saat pandangan pertama Anda pasti berpikir bahwa Kodomoroid adalah seorang gadis muda. Tetapi sebenarnya ini adalah robot yang digerakan dengan sistem operasi Android. Robot Kodomoroid bertindak sebagai pembaca berita, membacakan berita terbaru dan menggerakan fitur-fiturnya dan tubuhnya secara realistis antara kata dan gerakannya. 
Tapi mudah-mudahan robot-robot ini bisa dimanfaatkan untuk hal-hal kebaikan umat manusia bukan untuk menghancurkan atau memusnahkan manusia.

0 komentar:

Posting Komentar test