ads

Hati-hati Menggunakan WhatsApp dan Telegram Dari Komputer atau Laptop

Kamis, 16 Maret 2017
Aplikasi Perpesanan WhatsApp (Gambar AP)

WhatsApp dan Telegram merupakan dua aplikasi pesan instan yang memiliki pengguna lebih dari satu miliar pengguna. Mereka menawarkan komunikasi terenkripsi, pesan yang nyaman, dan banyak fitur lainnya yang memanjakan penggunanya. 


Tapi berdasarkan penelitian terbaru mengungkapkan bahwa dengan mengirim gambar meme yang berisi malware yang disuntikkan melalui pesan maka akan cukup untuk mencuri akun WhatsApp atau Telegram seseorang. 


Ini hanya beberapa detik setelah penyerang atau hacker mendapatkan kontrol atas akun web kedua instan messenger tersebut termasuk mengakses gambar, video, file audio atau kontak. Dan enkripsi tersebut akan membantu hacker mengambil data penggunanya. 

Kerentanan ini memang untuk pengguna yang menggunakan aplikasi perpesanan tersebut melalui komputer atau laptop. Tapi jika Anda tidak menggunakan aplikasi perpesanan WhatsApp atau Telegram di komputer Anda, maka Anda masih aman.

Peneliti keamanan menemukan bahwa kode berbahaya dapat tersembunyi di dalam gambar. Ketika di klik, file gambar tersebut bisa mengeksekusi kode, dan penyerang hingga mendapatkan akses penuh ke aplikasi WhatsApp dan atau penyimpanan data Telegram. Penyerang kemudian bisa mengirim file ke semua kontak korban, menyebarkan malware ke target lainnya. 

Laporan ini ditemukan oleh Check Point, kerentanan bersama antara WhatsApp dan Telegram diungkap pada 8 Maret 2017 lalu, dan kedua perusahaan telah diminta bantuannya untuk memperbaiki desktop kliennya yang diserang malware tersebut. 

Menariknya, itu semua berasal dari fitur enkripsi end-to-end dari aplikasi ini. Dari fitur tersebut justru membantu hacker memanfaatkan cacat. Karena isi obrolan yang end-to-end dienkripsi, itu berarti baik WhatsApp atau Telegram bisa melihat malware tersembunyi dalam gambar berbahaya secara bersama-sama. 

Kedua perusahaan tersebut buta akan konten, yang memungkinkan kode berbahaya bisa dilewati bolak-balik antara pengguna yang satu dengan pengguna yang lainnya. Untuk selanjutnya, konten akan divalidasi sebelum enkripsi, Check Point menjelaskan hal tersebut dan akan memblokir file berbahaya tersebut, seperti dikutip dari BGR.

1 komentar on Hati-hati Menggunakan WhatsApp dan Telegram Dari Komputer atau Laptop

Mari budayakan komentar dengan menggunakan kata-kata yang baik dan sopan tanpa spam