ASUS ROG G20, PC Gaming Ramping dengan Desain Futurist

Selasa, 04 April 2017
ASUS ROG G20 (Gambar ASUS Indonesia)

ASUS memperkenalkan sebuah PC desktop gaming yang memiliki keunggulan pada dimensinya yang compact namun tetap dibekali komponen luar biasa di dalamnya. Melalui desain bodi sangat unik yang terinspirasi dari peradaban suku maya, lahirlah sebuah PC desktop gaming yang dinamakan dengan ASUS ROG G20. 

Meski tubuhnya hanya berbobot 6,38Kg dengan kapasitas ruang sasis 9,5 liter PC gaming ini menyimpan kekuatan prosesor terbaru yakni Intel Core i7-7700 disandingkan dengan kartu grafis Nvidia GeForce GTX 1060 dengan video memori 2GB dan sistem operasi Windows 10. Kekuatan dua komponen itu, tentu saja akan sangat membantu untuk kelancaran bermain game. 

“Sebelum ASUS membuat ASUS ROG G20, kami lebih dulu melakukan riset untuk mencari tahu PC desktop terbaru seperti apa yang diharapkan oleh para gamers,” ucap Galip Fu, Country Marketing Manager, ASUS Indonesia. “Dari hasil penelitian itu, kami mendapatkan feedback bahwa beberapa kalangan gamers mendambakan sebuah PC gaming dengan desain yang agresif, futuristik serta kompak yang dipercantik dengan kemilau efek-efek pencahayaan pada bodinya agar semakin terlihat keren,” lanjut Galip. 

Berdasarkan acuan itu, Galip melanjutkan, kami merancang PC ASUS ROG G20 dengan konsep bentuk yang hampir serupa dengan sebelumnya yakni ROG polygonal chasis design. Namun ada beberapal inovasi baru antara lain, garis-garis tegas yang tampak lebih kuat dan agresif, detail corak yang terinspirasi dari suku maya, finishing menggunakan warna hitam yang redup (matte), pencahayaan yang bisa dikostumisasi.

Bodi yang bisa Memancarkan 8 Miliar Warna 
Di dalam tubuh PC desktop gaming ASUS ROG G20, terdapat 3 buah zona cahaya (light zone) yang dapat memancarkan hingga 8 juta warna. Pengguna bisa memilih kombinasi warna yang paling sesuai dengan karakternya.

“Pencahayaan lampu RGB yang terdapat pada ROG G20 juga bisa diatur dalam tiga mode. Pertama wave mode yakni lampu akan menyala seperti gelombang atau aliran air. Kedua pulse mode yakni lampu akan menyala seolah-olah seperti jantung yang sedang berdetak, dari redup menjadi sangat terang dan sebaliknya dan terakhir adalah cycle mode dimana pencahayaan akan dibuat menyala secara berputar putar,” tutur Galip menjelaskan.

Dimensinya yang ramping, juga membuat desktop gaming ini menjadi cukup portable untuk dipindahkan atau diletakan di tempat sempit, menyudut di ruangan Anda. Gamer pun dapat mengatur maupun memonitor sistem yang sedang berjalan pada game melalui sebuah fitur bernama AEGIS III.

“Semisal gamer ingin mengoptimalitasi atau membersihkan memori dari cache agar sistem berjalan lancar, bisa dilakukan dengan mudah hanya dengan mengklik satu tonmbol berada pada AEGIS III,” ucap Galip. “Tidak hanya itu, berbagai hal seperti mengatur kecepatan fan, memfokuskan bandwidth internet hingga menjalankan VR dan ROG Aura dapat diatur melalui software tersebut juga,” sambung Galip.

Performa Powerful Namun Tetap Dingin dan Tenang 
Karena harus menjalankan aplikasi atau konten yang haus daya (resource intensive), perangkat gaming indentik dengan hal-hal seperti panas dan berisik. Panas diakibatkan oleh komponen yang bekerja dengan berat untuk menjalankan sistem maupun memvisualisasikan gambar, sementar suara yang bising berasal dari kipas (fan) yang juga harus bekerja keras untuk mendinginkan komponen tersebut agar tidak rusak.
Menikmati ASUS ROG G20 (Gambar ASUS Indonesia)

Kabar baiknya, problem tersebut tidak akan ditemui pada ASUS ROG G20. PC desktop ini dapat menghadirkan performa yang powerfull namun tetap dingin dan tenang. Itu semua berkat modul pendinginannya yang telah dikostumisasi.

“Di dalam desktop yang memiliki RAM 16GB DDR4 terdapat tiga buah fan yang bertugas untuk mendinginkan komponen CPU maupun GPU,” kata Galip. “Ada pula heat-pipe yang telah dikostumisasi terpasang pada CPU untuk meredam panas,” lanjutnya.

Ketika berada dalam kondisi idle, desktop yang memiliki media penyimpanan berbasis NVMe SSD berukuran 128GB ditambah 1TB HDD ini, akan menghasilkan suara 22db. Sementara ketika bekerja full load kebisingan yang dihasilkan hanya 45db.

Tidak lengkap rasanya jika sebuah desktop gaming tidak memiliki kualitas audio yang mumpuni untuk menghantarkan pengalaman gaming yang semakin mengasyikan. Karenanya, ROG G20 dilengkapi dengan audio berteknolo gi Hi-Fi (High Fidelity) menggunakan teknologi dari Sabre ESS DAC.

0 komentar:

Posting Komentar test