Huawei MateBook X Pesaing Baru MacBook Pro

Rabu, 24 Mei 2017
Huawei Matebook X (Gambar Techradar.com)

Persaingan antara vendor laptop berukuran ringan semakin ramai setelah Huawei masuk ke pasar ini. Selama ini Huawei lebih konsentrasi di smartphone dan peralatan komunikasi. Kini siap bersaing dengan MacBook dari Apple. 

Desainnya yang ramping dan terlihat lebih gaya membuat ultrabook non layar sentuh pertama Huawei memiliki beberapa karakteristik yang memecahkan rekon. Sebagai permulaan, laptop terkecil 13 inci di dunia ini berukuran 28,6 x 21,1 x 1,25 cm dan memiliki kemasan bezel yang paling tipis yakni hanya 4,4 mm.

Bahkan dengan keyboard chiclet ukuran penuh, MateBook X mempertahankan bobotnya yang ringan dan dan beratnya hanya 1,05kg, dan lebih ringan dari MacBook Pro yang memiliki berat 1.37kg. 

Namun, sulit untuk tidak ragu dengan usaha derivatif Huawei. MateBook X terlihat terlalu mirip MacBook 12 inci dengan Retina Display. Demikian juga, casingnya yang berwarna "Emas Prestige" dan "Space Grey" yang lebih terang-terangan dari spektrum terinspirasi dari cangkang all-aluminiumnya MacBook. 
Huawei Matebook X (Techradar.com)

Tapi bisa dipahami mengingat Huawei mengejar pasar bagi pengguna yang senang dengan warna-warna menarik untuk pengguna Windows yang ingin merasakan laptop bergaya MacBook namun tidak menyukai Mac OS. Laptop ini dibandero dengan harga $ 1.570 atau sektiar Rp.20 jutaan dengan CPU i5, RAM 8GB dan SSD 256GB, harganya juga lebih terjangkau daripada MacBook Pro yang dibanderol dengan harga $ 1.699 atau setara dengan Rp.22,3 jutaan. 

Layar MateBook X menggunakan resolusi 2.160 x 1.440 piksel di layar, di bawah layar Display Retina 2,560 x 1.600 dari MacBook Pro serta Layar dengan resolusi 2.256 x 1,504 PixelSense miliki dari Microsoft Surface. 

Begitu juga dengan penggunaan prosesor U-series Intel Core i5-7200U dan Core i7-7500U tergantung pada konfigurasi Anda. Chip ini tidak hanya merupakan langkah maju dari prosesor Skylake yang akan Anda temukan di MacBook Pro, Huawei telah menerapkan sistem pendingin tanpa kipas menggunakan Bahan Perubahan Fasa Mikroenkapsulasi. 

Ini terdengar seperti teknologi ruang angkasa, karena biasanya digunakan ke bidang kedirgantaraan untuk menyerap panas tanpa kipas atau harus khawatir akan debu. Kedengarannya seperti sistem baru, padahal teknologi ini sudah diterapkan di laptop milik ASUS terbaru pun sudah menggunakannya. 

Menurut Huawei, CPU Intel yang digunakan diklaim lebih hemat energi dengan masa pakai baterai sekitar 9 jam untuk MateBook X. Tentu saja, waktu yang dibutuhkan baterai Huawei MateBook X untuk menghabiskan sepenuhnya dari kondisi full digunakan untuk memutar video 1080p secara terus menerus. 

Sementara untuk port yang digunakan tidak jauh berbeda dengan MacBook Pro. Huawei MateBook X juga dilengkapi dengan dua port USB Type-C (salah satunya digunakan untuk pengisian daya) dan jack headphone. 

Perbedaan utamanya adalah untuk MacBook Apple harus membeli adaptop multiport AV-nya yang cukup mahal. Sementara itu, MateDock 2.0 sudah dibundel dalam pembelian MateBook X disamping kabel USB-C ke USB-A yang bisa memberikan akses ke HDMI, VGA dan USB Type-C untuk daya, yang semuanya bisa digunakan bersamaan melalui satu kabel. 

Berbicara mengenai kekuatan, MateBook X bahkan hadir dengan charger cerdas, yang dapat mengubah tegangan secara dinamis bergantung pada perangkat yang terhubung dengannya, dengan menyesuaikannya dengan MateBook Anda baik untuk smartphone atau Nintendo Switch Anda. 

Salah satu aspek paling keren dari Huawei MateBook X, terletak pada tombol combo pemindai sidik jari onboard. Tidak seperti pemindai sidik jari lainnya , MateBook X dapat mengetahui siapa yang menggunakan komputer, secara otomatis melakukan booting perangkat dan masuk ke akun masing-masing pengguna dengan satu sentuhan sederhana. 

Sedangkan untuk suara yang dihasilkan dari MateBook X menggunakan Dolby Atmos, yang memiliki jangkauan, tapi sayang audio yang keluar dari laptop tidak terlalu keras atau cukup tajam untuk sebuah laptop ringan dari MateBook X. 

Untuk penyimpanan, Anda bisa memilih penyimpanan 256GB atau 512GB tertinggal dari penyimpanan SSD 1TB milik MacBook Pro. Sementara untuk pilihan RAMnya ada 4GB dan 8GB juga tampak cukup ringan namun Anda tidak perlu diragukan lagi. 

Secara keseluruhan laptop Huawei MateBook X memang layak menjadi pesaing MacBook Pro dan laptop ringan dari vendor lain yang sudah lebih dulu keluar. Seperti dikutip dari Techradar.com (23/05/2017).

0 komentar:

Posting Komentar test