ads

Kini Buat Bangunan Bisa Menggunakan Robot Printer 3D

Senin, 01 Mei 2017
Membuat bangunan dengan robot printer 3D (Sumber Youtube MIT)

Printer 3D perlahan-lahan beralih fungsi dari hal baru yang terlihat aneh menjadi hal yang benar-benar layak untuk menciptakan segala jenis barang bermanfaat, dari cokelat hingga sepatu atletik, dan sekarang MIT (Massachusetts Institute of Technology) telah menemukan cara menggunakan teknologi tersebut untuk membuat bangunan. 


Biasanya printer 3D hanya dalam bentuk kotak tertutup, tetap yang dikembangkan oleh Massachusetts Institute of Technology ini di luar dari biasanya yakni membuat sebuah bangunan yang dikehendaki dengan menggunakan sebuah robot yang memiliki prinsip seperti printer 3D dan ternyata berhasil membuat bangunan yang diinginkan. 

Sistem dari robot ini pada dasarnya adalah terletak pada lengan panjang yang dikendalikan robot dengan menyemprotkan seperti busa ke bagian area yang akan dibangun. Busa yang cepat mengering tersebut bisa Anda beli di toko material. 

Prinsip kerja dari robot ini adalah dengan menggunakan sistem sensor pendeteksi ketinggian di mana lengan robot tersebut menyemprotkan busa, secara bertahap mengangkat lengannya lebih tinggi saat dinding struktur mulai terbentuk. 

Dalam sebuah video demo, robot tersebut memperlihatkan dapat membangun struktur bangunan yang melingkar dengan dinding busa tebal ganda yang didukung oleh penguat internal. Bangunan berupa kubah tersebut selesai dalam waktu kurang dari 14 jam. Cukup cepat untuk pengerjaan bangunan setinggi 12 kaki. 
Sistem ini bahkan dapat membuatkan pintu dari bangunan, dapat membangun dinding dengan ketebalan yang bervariasi dengan memperhitungkan iklim di tempat tersebut, dan berpotensi menggunakan bahan lain yang ada di daerah sekitarnya terutama bisa digunakan untuk di daerah terpencil. 

MIT bahkan mencatat bahwa, bangunan tersebut bisa dibuat secara otonom sehingga tidak memerlukan tenaga kerja yang banyak, dan ini akan akan menjadi pilihan yang tepat jika ada tim yang dikirim ke bulan atau Mars di mana tidak ada bahan bangunan tradisional yang tersedia di sana. 

Teknologi printer 3D ini cukup menarik untuk dikembangkan sehigga bisa membuat barang-barang yang lebih menarik yang selama ini tidak mungkin dikerjakan sendiri. Seperti dikutip dari BGR.com (29/04/2017).

0 komentar:

Posting Komentar test