Selamat Tinggal MP3

Selasa, 16 Mei 2017
iPod dengan daftar MP3 (Gambar Techradar.com)

Anda mungkin salah satu pengguna atau sering memutar format musik MP3. Kini pengembang format kompresi musik yang sangat digemari selama bertahun-tahun yakni MP3 telah mengumumkan secara resmi bahwa format musik tersebut akan dimatikan. 

Fraunhofer Institute, perusahaan Jerman yang merupakan salah satu kekuatan pendorong utama pengembangan MP3, telah merilis sebuah pernyataan resminya bahwa lisensi untuk paten dan perangkat lunak yang berkaitan dengan MP3 telah dihentikan.

MP3 telah ada sejak tahun 1980-an dan merupakan salah satu kekuatan pendorong utama di balik sebuah revolusi dalam hal cara seseorang mendengarkan musik. Tapi Anda tidak usah khawatir karena Anda masih tetap bisa mendengarkan musik saat bepergian, hanya saja formatnya yang dimatikan. 

Fakta mengatakan bahwa nama MP3 sangat terkenal dan membuktikan bahwa efek dahsyatnya format MP3 yang ada pada industri musik. Tanpa MP3 tidak akan ada “1.000 lagu di saku Anda”, tagline untuk iPod yang diluncurkan pada tahun 2001 lalu. 

iPod merupakan salah satu perangkat yang menyematkan MP3 di dalamnya dalam era baru musik digital, kemudian dilanjutkan dengan iPhone yang mengikuti kesuksesannya, dan sekarang kita bisa merasakan sendiri membawa ribuan lagu di saku kita dan bisa dinikmati kapan saja dan dimana saja. 

Berakhirnya MP3 yang sempat Berjaya selama bertahun-tahun tidak lepas dari ditemukan akses broadband. Awalnya dengan akses internet secara dial-up sungguh sebuah perjuangan saat mengunduh file MP3 selama beberapa menit bahkan jam tetapi kini hanya hitungan detik file tersebut bisa diunduh dengan cepat. 

Belakangan ini MP3 mulai tergantikan dengan format lain yakni Advanced Audio Codec, atau yang biasa disebut AAC. Dalam pernyataan resmi dari Fraunhofer Institute mengatakan "Sebagian besar layanan media mutakhir seperti siaran streaming atau TV dan radio menggunakan codec ISO-MPEG modern seperti keluarga AAC". 

Format musik yang masih memiliki penggemarnya adalah Vinil, CD dan bahkan MiniDisk yang masih memiliki pengikut setia di seluruh dunia. Sementara MP3 tidak diragukan lagi akan tinggal kenangan dalam sejarah musik. Selamat tinggal MP3.

0 komentar:

Posting Komentar test