ASUS ROG Zephyrus GX501, Notebook Gaming Tertipis di Dunia

Senin, 14 Agustus 2017
ASUS ROG Zephyrus GX501 (Gambar Asus.com)

Vendor perangkat komputasi ternama di dunia, ASUS, kembali membuktikan diri sebagai perusahaan perangkat gaming paling inovatif sepanjang masa. ASUS akan menghadirkan produk terbarunya, yakni ASUS ROG Zephyrus GX501, yang dinobatkan sebagai notebook gaming GTX 1080 tertipis di dunia.


Notebook gaming yang tebal dan berat sudah menjadi hal lazim saat ini. Namun perangkat gaming berkemampuan tinggi yang mengusung bodi ramping layaknya ultrabook, adalah fenomena yang akan segera booming di masa depan. ASUS ROG Zephyrus GX501 merupakan inisiator yang akan mengawali tren tersebut.


Produk ini adalah hasil kolaborasi antara ASUS dan pembuat kartu grafis terkemuka, Nvidia, melalui dukungan kartu grafis terbaru mereka bernama Nvidia Max-Q. Kartu grafis tersebut memang didesain khusus oleh Nvidia agar mampu melahirkan perangkat gaming masa depan dengan bodi sekelas perangkat ultrabook.

ASUS ROG Zephyrus GX501 adalah notebook gaming tertipis di belahan bumi manapun saat ini dengan ketebalan hanya 1,69 cm. ASUS bersama Nvidia berhasil mewujudkan sesuatu hal yang dulunya dianggap mustahil, yakni menciptakan mesin gaming berperforma tinggi, di mana form factornya bahkan lebih tipis dari ultrabook.

ASUS sebelumnya ini pun kami berhasil menciptakan notebook gaming berkekuatan monster tercepat di dunia, dengan pendingin terpisah (water cooling) yakni ASUS ROG GX800. ASUS ROG Zephyrus GX501 adalah bukti bahwa ASUS senantiasa bekerja keras untuk terus melahirkan inovasi pada produk-produk gaming, agar selalu menjadi pilihan utama para konsumen.

Bicara mengenai performa, tak ada yang perlu diragukan dari ASUS ROG Zephyrus GX501. Tiap-tiap bagian di dalam tubuhnya, terdiri dari susunan komponen perangkat kelas atas yang ada saat ini.

ASUS ROG Zephyrus GX501 memiliki prosesor Intel Generasi ke-7, Core i7-7700HQ disertai sokongan kartu grafis Nvidia Max-Q GTX 1080 dengan video memori 8GB GDDR5 yang punya performa 1,8 kali lebih tinggi dari GPU Nvidia GTX 1060, yang di setting untuk memainkan game level AAA pada grafis 4K pada preset tertinggi.

Sementara spesifikasi lainnya meliputi, memori RAM 24GB DDR4 berkecepatan 2400MHz, penyimpanan berbasis PCIe SSD bervolume 1TB yang memiliki bandwidth 7x lebih besar, 3x latensi lebih rendah dan 3,8x multitasking yang lebih kencang dari SSD berbasis SATA serta bisa diekspansi. Teknologi pendinginnya pun dibuat menjadi lebih inovatif, sehingga meskipun notebooknya tipis tidak akan mengalami problem overheating atau panas sama sekali berkat sebuah teknologi pendingin inovatif yang dinamakan dengan ROG Active Aerodinamic System (AAS).

ASUS ROG Zephyrus GX501 menyimpan 5 buah heatpipe yang melewati CPU maupun GPU yang akan berbagi tugas meredam panas dengan cepat saat sistem sedang full load,” tutur Benjamin. “Ada 71 baling-baling kipas pada tiap fan-nya yang terbuat menggunakan bahan polikarbonat yang dikristalisasi, selain itu juga sudah didukung dengan Teknologi terbaru AAS atau Active Aero System mampu meredam panas hingga 20% lebih baik ketimbang pendingin konvensional biasa.


Kipas-kipas tersebut akan berputar dengan kecepatan tinggi, Benjamin menjelaskan, namun tetap minim noise untuk mendinginkan sistem. Sementara ruang pada kipasnya sendiri dibuat dari bahan alumunium menggunakan metode die-cast agar bobot tetap tipis, ringan serta meminimalkan kebisingan kipasnya. 

Ketika notebook dibuka dan LID cover diangkat ke atas, bagian bawah dari ASUS ROG Zephyrus GX501 akan bertransformasi sedemikian rupa sehingga menciptakan ruang pembuangan panas sebesar 6mm yang terlihat sangat keren dan futuristik. Dengan terbuka ruang itu, temperatur pada CPU dan GPU akan tereduksi sebesar 10 derajat celcius. 

Semua komponen ini akan dibungkus dengan bodi berbahan metal dengan senyawa magnesium aluminium alloy untuk menjamin daya tahan serta penyebaran panasnya terjaga dengan baik. Alumunium alloy adalah material yang kuat dan kokoh sekaligus elegan untuk digunakan sebagai pelapis notebook premium dan dapat menjaganya dari benturan ketika sedang digunakan. 

Improvisasi Desain yang Menakjubkan Sejatinya yang bisa dibanggakan dari notebook gaming ASUS ROG Zephyrus GX501 tidak hanya sekedar performa, desainnya yang tipis dan teknologi pendinginnya semata. Lebih dari itu, basis desain bodi dan penampilannya pun amat sangat mengagumkan. 
Tipisnya ASUS ROG Zephyrus GX501 (Gambar ASUS.com)

ASUS banyak melakukan improvisasi pada desain yang perangkat ini, terutama sekali terlihat pada layout keyboardnya serta chargernya memiliki daya 230W yang juga dibuat menjadi lebih kecil dari standar charger notebook gaming pada umumnya. 

ASUS tidak lagi meletakan touchpad dibagian bawah keyboard melainkan mereposisinya disebelah kanan dan secara unik menggabungkannya dengan numpad, dan tak lagi menaruh banyak aplikasi bawaan alias bloatware sehingga Anda bisa lebih memanfaatkan kapasitas storage sesuai kebutuhan. 

Ketika gamer ingin menggunakan numpad untuk bermain atau keperluan lainnya, mereka hanya tinggal menekan tombol numpad/touchpad yang terletak dibagian atas touchpad. Seketika numpad akan dapat diakses dengan tombol kapasitif yang terlihat sangat keren dan memukau. 

ASUS juga memperhatikan peningkatan pada hal-hal kecil dan sederhana seperti, membuat jarak antara tombol esc dan F Key agar ketika dalam permainan, gamer tidak akan keluar mendadak secara tiba-tiba dari game akibat salah menekan tombol F1 ketika game berjalan. 

Ketika dukungan chip grafis sudah memadai, ASUS juga menyempurnakan layarnya dengan teknologi refresh rate 120Hz, G-Sync, IPS panel, anti glare dan siap VR Ready sehingga dapat menjalankan game VR dengan mudah. 

Hal tersebut akan membantu kenyamanan dalam bermain game menjadi semakin mengasyikan tanpa terganggu screen tearing. Sementara untuk port konektor ASUS ROG Zephyrus GX501 telah dilengkapi dengan technologi Thunderbolt 3, sehingga Anda bisa melakukan transfer data dengan kecepatan hingga 20Gbit/s atau lebih kencang dua kali lipat dibandingkan dengan USB 3.1. 

Ketika tidak sedang membutuhkan performa tinggi, Anda bisa mengatur performa ROG Zephyrus GX501 ke dalam ECO mode. Mode tersebut bisa menghemat konsumsi baterai hingga 4 persen. Sementara ketika membutuhkan performa lebih gamer bisa memilih perfomance mode. 

Termasuk ke dalam hal dukungan jaringan Wi-Fi, lanjut Benjamin, ASUS ROG Zepyrus GX501 menggunakan teknologi MU-MIMO Intel 8265 yang memiliki hingga 78 persen lebih kencang dibandingkan teknologi Wi-Fi yang digunakan oleh notebook gaming kompetitor. 

Meskipun bodinya amat sangat ramping, ASUS tetap memperhatikan salah satu aspek penting yang dibutuhkan seorang gamers, yakni keyboard yang nyaman. ASUS ROG Zephyrus GX501 memiliki fitur travel distance keyboard sebesar 1,4mm. Sementara jika dibandingkan dengan kompetitor, fitur travel distance pada Zephyrus 30 persen lebih baik sehingga kenyamanan mengetik pada noteboog gaming tersebut akan jauh lebih nyaman. 

Dengan berbagai inovasi dan improvisasi yang kami lakukan pada perangkat ini, sekali lagi, kami hanya ingin konsumen mengetahui bahwa ASUS selalu memberikan yang terbaik dengan pengalaman penggunaan yang maksimal. 

Untuk lebih lengkap mengenai produk notebook terbaru dari ASUS tersebut, tunggu laporannya secara langsung di Akun Facebook Media Informasi dan Teknologi hari Selasa 15 Agustus 2017 mendatang.

1 komentar on ASUS ROG Zephyrus GX501, Notebook Gaming Tertipis di Dunia

Mari budayakan komentar dengan menggunakan kata-kata yang baik dan sopan tanpa spam