Hasil Jepretan Kamera Huawei Mate 10 Pro Bikin Samsung Khawatir

Minggu, 11 Februari 2018
Huawei Mate 10 Pro (Gambar Technobuffalo)

Samsung akan memperkenalkan smartphone terbarunya yang diberi nama Galaxy S9, sementara itu Huawei juga sudah mempersiapkan Mate 10 Pro. Perangkat yang dibanderol dengan harga 799 USD atau setara dengan Rp. 10,7 jutaan dengan desain yang mengesankan, layar yang luas, dan kamera ganda dari Leica. 

Aspek kunci dari kamera Mate 10 Pro adalah penekanannya pada kecerdasan buatan. Huawei mengatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Leica untuk merekayasa sebuah kamera ganda baru, yang menurut perusahaan dapat bersaing dengan kompetitor. Fitur yang akan menjadi perhatian dari Huawei dan Leica adalah efek bokeh dengan kecerdasan buatan, zoom digital, dan fitur pengenal adegan dan objek real-time yang bekerja dengan sangat baik.

Kamera ganda ini memiliki satu set lensa Summilux-H dengan sensor RGB 12 megapiksel dan sensor monokrom 20 megapiksel, dilengkapi dengan stabilisasi gambar optik, dan aperture f / 1.6 untuk kedua lensanya. Aperture f / 1.6 adalah yang pertama dalam sistem kamera ganda yang dirancang untuk mendapatkan kedalaman bidang dan dan kejelasan dalam situasi cahaya rendah. 

Foto bokeh menggunakan Huawei Mate 10 Pro (Gambar Technobuffalo.com)

Huawei mengatakan sistem autofocusnya memiliki empat teknologi yang berbeda yakni laser, deteksi fase, kedalaman, dan fokus kontras. Sedangkan perusahaan pembuat kecerdasaan buatan ikut andil dalam fitur deteksi gerakan, memilih metode fokus tercepat tergantung situasinya. 

Perangkat cerdas juga akan menerapkan adegan real-time dan pengenalan objek. Menurut Huawei, Mate 10 Pro menggunakan algoritma cerdas yang secara otomatis akan menyesuaikan pengaturan seperti warna, kontras, kecerahan, dan banyak lagi. Dalam penggunaannya, fitur itu akan menyesuaikan sehingga hasilnya akan mengesankan. 

Jepretan Anjing (Gambar Technobuffalo.com)
Misalnya, saat memotret gambar anjing, maka kamera akan tahu bahwa yang sedang dipotret adalah seekor anjing, begitu juga dengan binatang lain seperti kucing. Begitu juga saat mengambil gambar bunga maka kamera akan tahu persis apa yang akan diambil pada saat mengambil gambar bunga. Kecerdasan semacam ini sangat bagus karena membuat foto lebih indah dan menarik untuk dipajang di media sosial atau disimpan sendiri. 

Selain itu kamera Huawei Mate 10 Pro memiliki pengaturan yang lebih profesional sehingga memungkinkan pengguna dapat mengatur ISO, white balance, shutter speed, dan banyak lagi. Selain itu, ada banyak mode pemotretan berbeda, seperti selang waktu, monokrom, dan slow-motion dan mode lainnya. 

Fitur kamera yang paling terkenal saat ini dan meniru kamera DSLR atau kamera digital adalah fitur bokeh, dan smartphone Huawei Mate 10 Pro sudah bisa melakukan hal tersebut dengan menggunakan sensor yang lebih besar. 

Huawei Mate 10 Pro sebenarnya memiliki dua cara untuk mencapai kedalaman bidang yakni bisa menggunakan aperture antara f / 0.95 dan f / 16), dan mode potret, yang mirip dengan aperture lebar untuk fitur kecantikan. 

Jika dibandingkan dengan smartphone flagships dari Samsung, Google, dan Apple, maka Huawei Mate 10 Pro memang belum bisa bersaing secara maksimal, meski beberapa hasilnya cukup solid. Pada siang hari yang cerah, Mate 10 Pro menghasilkan gambar yang sangat bagus dan menampilkan warna true-to-life. Dalam cahaya rendah, banyak detail dipertahankan berkat pengurangan noise yang sangat baik. 

Kamera Huawei Mate 10 Pro cepat pengoperasiannya. Jepretan gambar dan keseluruhan prosesnya sangat cepat termasuk saat pengguna melakukan pengambilan gambar secara berurutan. Autofocus juga cepat dan dapat diandalkan berkat sistem fokus kamera 4-in-1, seperti dikutip dari technobuffalo.com (10/02/2018).

0 komentar:

Posting Komentar test