-->

Soal, Kisi-kisi, dan Jawaban STS PAI dan BP SD Kelas 6 Semester Genap

Mar 3, 2026

 

Soal, Kisi-kisi, dan Jawaban STS PAI dan BP SD Kelas 6 Semester Genap

NASKAH SOAL ASESMEN SUMATIF TENGAH SEMESTER

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM & BUDI PEKERTI

KELAS 6 SD / MI

* Materi: Mengaji Al-Qur’an Surah Al-A‘la

* Waktu: 90 Menit


* Petunjuk:

1. Berdoalah sebelum mengerjakan soal.

2. Pilihlah satu jawaban yang paling tepat (A, B, atau C) untuk soal Pilihan Ganda.

3. Jawablah soal Uraian dengan jelas dan rapi.

 

A. PILIHAN GANDA

1. Surah Al-A’la menempati urutan ke-87 dalam Al-Qur’an. Nama *Al-A’la* diambil dari ayat pertama yang memiliki arti ....

A. Yang Maha Tinggi

B. Yang Maha Pengasih

C. Yang Maha Perkasa

2. Surah Al-A’la terdiri dari ... ayat dan tergolong surah Makkiyah.

A. 17

B. 19

C. 21

3. Perhatikan ayat berikut:

سَبِّحِ ٱسْمَ رَبِّكَ ٱلْأَعْلَى

Lafal yang bergaris bawah (*Rabbikal A'la*) mengandung perintah untuk ....

A. Menyucikan nama Tuhan Yang Maha Tinggi

B. Mendirikan salat tepat waktu

C. Membayar zakat fitrah

4. Bunyi akhir ayat (fawasil) pada Surah Al-A’la sebagian besar berakhiran dengan bunyi ....

A. a / aa

B. i / ii

C. u / uu

5. Lanjutan potongan ayat: *Alladzii khalaqa fa ...* adalah ....

A. sawwa (سَوَّىٰ)

B. ahwa (أَحْوَىٰ)

C. abqa (أَبْقَىٰ)

6. Dalam Surah Al-A’la ayat 3: *Walladzii qaddara fa hada*, kata *fa hada* bermakna ....

A. Lalu memberi petunjuk

B. Lalu menyempurnakan

C. Lalu menumbuhkan rumput

7. Perhatikan ayat 4:

وَٱلَّذِىٓ أَخْرَجَ ٱلْمَرْعَىٰ

Kata *Al-Mar'a* dalam ayat tersebut memiliki arti ....

A. Air hujan

B. Rerumputan/tumbuh-tumbuhan

C. Gunung-gunung

8. Pada ayat ke-5, Allah SWT menjadikan rerumputan itu kering kehitam-hitaman. Lafal yang menunjukkan arti "kering kehitam-hitaman" adalah ....

A. Ghutsa-an ahwa

B. Fala tansa

C. Tsumma la yamutu

9. Hukum bacaan pada lafal *Man tazakka* (مَن تَزَكَّىٰ) adalah ....

A. Izhar Halqi

B. Ikhfa Haqiqi

C. Idgham Bighunnah

10. Nabi yang menerima kitab suci (Suhuf) yang disebutkan dalam akhir Surah Al-A’la selain Nabi Musa a.s. adalah ....

A. Nabi Isa a.s.

B. Nabi Ibrahim a.s.

C. Nabi Daud a.s.

11. *Sanuqri-uka fala tansa*. Ayat ini merupakan jaminan Allah kepada Nabi Muhammad saw. bahwa beliau tidak akan ....

A. Lupa terhadap bacaan Al-Qur'an

B. Kalah dalam peperangan

C. Miskin dalam kehidupan

12. Pengecualian sifat lupa pada Nabi Muhammad saw. disebutkan dalam lanjutan ayat *illa ma sya-a Allah* (kecuali apa yang dikehendaki Allah). Hal ini menunjukkan bahwa ....

A. Nabi Muhammad saw. memiliki sifat pelupa yang parah

B. Allah SWT berkuasa mutlak atas ingatan manusia

C. Nabi Muhammad saw. tidak perlu menghafal wahyu

13. *Wa nuyassiruka lil yusra*. Maksud dari *lil yusra* (jalan yang mudah) dalam konteks ibadah adalah ....

A. Syariat Islam itu sesuai kemampuan manusia dan tidak menyulitkan

B. Ibadah boleh ditinggalkan jika sedang sibuk

C. Semua manusia pasti masuk surga tanpa usaha

14. *Fadzakkir in nafa'atidz dzikra*. Ayat ini memerintahkan kita untuk ....

A. Memberi peringatan di mana saja tanpa melihat situasi

B. Memberi peringatan/nasihat jika peringatan itu bermanfaat

C. Memaksa orang lain mendengarkan nasihat kita

15. Orang yang akan menerima peringatan (nasihat) dengan baik menurut Surah Al-A’la ayat 10 adalah ....

A. Orang yang takut (kepada Allah)

B. Orang yang celaka

C. Orang yang kaya raya

16. Sebaliknya, orang yang menjauhi peringatan Allah disebut dalam Surah Al-A’la sebagai *Al-Asyqa*, yang artinya ....

A. Orang yang paling celaka

B. Orang yang paling beruntung

C. Orang yang paling kuat

17. Balasan bagi orang yang celaka (*Al-Asyqa*) yang disebutkan dalam ayat 12 adalah ....

A. Masuk ke dalam api yang besar (neraka)

B. Hidup sempit di dunia

C. Hilang ingatannya

18. Kondisi penghuni neraka digambarkan dalam ayat *La yamutu fiha wa la yahya*, maksudnya adalah ....

A. Mereka mati selamanya dan tidak bangkit lagi

B. Mereka hidup abadi dengan penuh kenikmatan

C. Mereka tidak mati (terus disiksa) dan tidak hidup (tidak nyaman)

19. *Qad aflaha man tazakka*. Kata *Aflaha* berarti ....

A. Sungguh beruntung

B. Sungguh merugi

C. Sungguh menyesal

20. Makna *Tazakka* (menyucikan diri) dalam ayat 14 sering dikaitkan dengan ibadah ....

A. Puasa dan Haji

B. Zakat dan Salat

C. Umrah dan Sedekah

21. Hubungan antara menyucikan diri dan mengingat nama Tuhan terdapat pada urutan ayat ....

A. Ayat 14 dan 15

B. Ayat 10 dan 11

C. Ayat 1 dan 2

22. *Bal tu'tsirunal hayatad dunya*. Sifat manusia yang dikritik dalam ayat ini adalah ....

A. Lebih mementingkan kehidupan dunia

B. Malas bekerja mencari nafkah

C. Suka menumpuk harta untuk sedekah

23. Mengapa kehidupan akhirat dikatakan *khairun wa abqa* (lebih baik dan lebih kekal)?

A. Karena di akhirat tidak ada kematian dan kebahagiaannya sejati

B. Karena di akhirat kita bisa bertemu nenek moyang

C. Karena waktu di akhirat berjalan lebih cepat

24. Jika seorang siswa lebih memilih bermain *game* hingga melupakan waktu salat, ia sedang mempraktikkan sikap yang bertentangan dengan ayat ....

A. *Bal tu'tsirunal hayatad dunya*

B. *Qad aflaha man tazakka*

C. *Sanuqri-uka fala tansa*

25. Hukum bacaan *Qalqalah* terdapat pada kata ....

A. Al-A'la (الْأَعْلَى)

B. Khalaqa (خَلَقَ)

C. Tansa (تَنسَىٰ)

26. Perhatikan kata: *Inna hadza lafis suhufil ula*. Kata *Al-Ula* artinya ....

A. Yang terakhir

B. Yang terdahulu

C. Yang pertengahan

27. Keterkaitan antara Surah Al-A’la dengan *Suhuf* Nabi Ibrahim dan Musa menunjukkan bahwa ....

A. Ajaran tauhid (mengesakan Allah) adalah ajaran yang sama sejak nabi terdahulu

B. Syariat Nabi Muhammad saw. sama persis tata caranya dengan Nabi Musa a.s.

C. Al-Qur'an meniru isi kitab-kitab sebelumnya

28. Sikap *Ulul Albab* (orang berakal) ketika membaca Surah Al-A’la tentang penciptaan tumbuhan adalah ....

A. Mengabaikannya karena itu pelajaran IPA

B. Merenungi kekuasaan Allah yang menumbuhkan dan mengeringkan tanaman

C. Menebang pohon sembarangan

29. Dalam membaca Surah Al-A’la, ketika sampai pada ayat pertama, disunnahkan membaca ....

A. Subhana Rabbiyal A'la

B. Subhanallah walhamdulillah

C. Astaghfirullahal 'adzim

30. Lafal *Wa dzakaras ma rabbihi fa salla* menunjukkan urutan ibadah yang ideal, yaitu ....

A. Salat dulu baru ingat Allah

B. Ingat Allah (Zikir/Khusyuk) kemudian melaksanakan salat

C. Bekerja keras kemudian salat

31. Analisis tajweed pada lafal: *Yashlal naral kubra*. Hukum bacaan *Al* pada kata *Al-Kubra* adalah ....

A. Alif Lam Syamsiyah

B. Alif Lam Qamariyah

C. Ikhfa Syafawi

32. Jika dibandingkan, kenikmatan dunia bersifat *fana* (rusak), sedangkan akhirat bersifat *baqa*. Kata dalam Surah Al-A’la yang mewakili sifat *baqa* adalah ....

A. Abqa

B. Ahwa

C. A'la

33. Pesan moral utama dari siklus tumbuhan (hijau lalu menjadi kering) dalam Surah Al-A’la bagi kehidupan manusia adalah ....

A. Manusia harus menjadi petani yang sukses

B. Kehidupan dunia itu indah namun sementara dan akan berakhir

C. Tumbuhan kering harus segera dibakar

34. *Innahu ya'lamul jahra wa ma yakhfa*. Allah Maha Mengetahui yang tampak dan yang tersembunyi. Implikasi (dampak) keyakinan ini bagi seorang siswa saat ujian adalah ....

A. Tetap menyontek jika pengawas lengah

B. Jujur mengerjakan soal karena Allah mengawasi hati dan perbuatan

C. Mengerjakan soal dengan cepat agar bisa pulang

35. Surah Al-A’la sering dibaca oleh Rasulullah saw. pada saat ....

A. Salat Jenazah

B. Salat Jumat dan Salat Ied

C. Salat Duha saja

36. Perbedaan nasib orang yang *Tazakka* (menyucikan diri) dan *Al-Asyqa* (celaka) di akhirat adalah ....

A. Tazakka mendapat surga, Al-Asyqa mendapat neraka

B. Keduanya mendapat surga namun beda tingkatan

C. Tazakka mendapat harta, Al-Asyqa mendapat jabatan

37. Cara "menyucikan diri" (*Tazakka*) dalam konteks pelajar di sekolah adalah dengan ....

A. Membersihkan kelas dari sampah saja

B. Menjauhi perilaku menyontek, *bullying*, dan berkata kotor

C. Mandi dua kali sehari sebelum berangkat sekolah

38. Lafal *Fa ja'alahu ghutsa-an ahwa*. Huruf *Ghain* (غ) pada kata *Ghutsa-an* keluar dari makhraj ....

A. Tenggorokan bagian atas

B. Ujung lidah

C. Rongga mulut

39. Mengapa Allah bersumpah/menyebutkan proses penciptaan (*Khalaqa*) dan penyempurnaan (*Sawwa*) di awal surah?

A. Untuk menunjukkan bahwa manusia diciptakan tanpa tujuan

B. Untuk menegaskan keagungan Allah sebagai Pencipta yang detail dan rapi

C. Agar manusia takut kepada alam semesta

40. Kesimpulan akhir dari Surah Al-A’la mengajarkan kita untuk memprioritaskan ....

A. Kehidupan duniawi

B. Kehidupan akhirat tanpa melupakan dunia

C. Kekayaan materi

 

B. URAIAN (ESSAY)

41. Tuliskan bunyi ayat pertama Surah Al-A’la lengkap dengan harakatnya (boleh tulisan Latin yang benar jika tidak bisa Arab), lalu jelaskan makna sifat Allah "Al-A'la"!

42. Jelaskan hukum bacaan tajwid yang terdapat pada potongan ayat:

سَيَذَّكَّرُ مَن يَخْشَىٰ

(*Sayadz-dzakkaru man yakhsya*)

Sebutkan minimal 2 hukum bacaan yang berbeda!

43. Dalam Surah Al-A’la terdapat ayat *Bal tu'tsirunal hayatad dunya*. Jelaskan 3 (tiga) contoh perilaku manusia modern yang mencerminkan ayat tersebut!

44. Bandingkan konsep "Sukses" menurut pandangan manusia pada umumnya dengan konsep "Sukses" (*Aflaha*) menurut Surah Al-A’la ayat 14-15!

45. Surah Al-A’la ditutup dengan penyebutan Suhuf Ibrahim dan Musa. Analisislah mengapa Al-Qur'an mengaitkan ajarannya dengan kitab-kitab terdahulu? Apa hikmahnya bagi kerukunan beragama?

Selamat Mengerjakan!


Bagi rekan-rekan yang membutuhkan Soal, Kisi-kisi, dan Jawaban STS PAI dan BP SD Kelas 6 Semester Genap dalam format Microsoft Word silakan unduh di sini 

0 comments:

Post a Comment test