Pandemi Belum Usai, Sekarang Waktunya #UnlimitedTanpaTapi

Friday, November 20, 2020

Pandemi Covid-19 telah mengajari kita banyak hal seperti tindakan preventif untuk mencegah penyebaran virus, seperti harus menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer dan menjaga jarak antara yang satu dengan yang lainnya. 


Selain itu, sejak PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) diterapkan di berbagai daerah, aktivitas manusia mengalami perubahan perilaku. Pekerja atau karyawan yang biasanya pergi ke kantor harus work from home, anak sekolah dan mahasiswa biasanya berangkat ke sekolah atau kampus harus melaksanakan kegiatan belajar dari rumah. 


Begitu juga ibu-ibu rumah tangga, banyak yang melakukan transaksi dan pembelian secara online dari membeli kebutuhan bulanan, bahkan hingga kebutuhan sehari-hari menggunakan smartphone atau gawainya masing-masing. Dari mulai memesan sayuran untuk kebutuhan dapur, bahkan membeli makanan, minuman atau obat-obatan menggunakan aplikasi atau media sosial secara online. 


Perubahan perilaku tersebut membuat banyak aktivitas dilakukan di rumah saja. Anak sekolah dan mahasiswa mengerjakan tugas-tugas dari guru dan dosennya menggunakan gawainya masing-masing. Mereka menggunakan berbagai media dalam mengerjakan tugas-tugas tersebut. Ada yang menggunakan aplikasi perpesanan, Google Class Room, Zoom Meeting dan lain sebagainya. 

 



Sehingga internet sudah menjadi kebutuhan pokok selain sandang, papan dan pangan. Untuk kegiatan daring saja sehari anak-anak sekolah atau kuliah membutuhkan 1GB atau lebih jika menggunakan aplikasi video conference atau sering membuka video pembelajaran melalui Youtube. 


Walaupun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia sudah memberikan kuota internet sebesar 5GB dan kuota belajar 30GB untuk pelajar dan mahasiswa, sedangkan guru atau dosen mendapatkan 42GB dengan perincian kuota internet 5GB dan kuota belajar 37GB. 


Tetapi kuota sebanyak itu tidak bisa digunakan untuk kegiatan pembelajaran karena hanya 5GB yang bisa digunakan untuk kuota internet. Sisanya jarang dipakai bahkan tidak terpakai hingga masa aktifnya habis. 


Padahal pelajar dan mahasiswa, atau pengguna internet membutuhkan kuota UNLIMITED #UnlimitedTanpaTapi. Tanpa harus dibagi-bagi menjadi kuota internet reguler nasional dan lokal. Dimana kuota internet lokal hanya bisa digunakan saat pengguna berada pada wilayah aktivasi paket tersebut. Mereka membutuhkan akses internet dimana saja dan 24 jam.    


Selain itu banyak pengguna operator seluler yang menggunakan akses internet untuk semua aplikasi dan berselancar di dunia maya. Tanpa dibatasi hanya website-website, atau aplikasi tertentu saja. #UnlimitedTanpaTapi


Beruntung sekarang ada Kartu Perdana smartfren UNLIMITED yang bisa digunakan 24 jam di semua aplikasi dan dapat digunakan untuk semua website tidak hanya situs-situs tertentu saja yang bisa dibuka sedangkan website lain tidak bisa dibuka. 


Kini pengguna smartfren memiliki kemudahan dengan menggunakan aplikasi MySmartfren. Anda juga bisa mengecek pulsa dan kuota, juga dapat memilih dan membeli paket isi ulang atau kuota dan dilengkapi dengan fitur QR Code untuk isi pulsa atau penambahan kuota. Selain itu Anda bisa menonton film, mendengarkan musik, atau memainkan game favorit dari aplikasi tersebut. Tersedia pula lokasi Galeri smartfren terdekat, produk terbaru, video tutorial, tips dan trik, registrasi Prabayar dan ganti nomor. 




Kartu Perdana smartfren UNLIMITED memiliki beberapa kelebihan yakni : 


Pertama, Kuota Besar 24 Jam. Kuota smartfren UNLIMITED dengan harga Rp.55.000,- dapat digunakan selama 28 hari dengan batas pemakaian wajar 500MB/hari unlimited 24 jam. Jadi tidak hanya bisa digunakan pada malam atau siang hari saja. Selain itu ada Kuota smartfren UNLIMITED Rp.80.000,- dengan batas pemakaian wajar 1GB/hari, UNLIMITED 24 jam dan berlaku selama 28 hari untuk semua aplikasi. Lebih lanjut cek https://bit.ly/3lyYLq9 


Kedua, Gratis Nelpon Sepuasnya ke sesama smartfren selama 28 hari. Untuk komunikasi dan berinteraksi dengan saudara, teman atau keluarga, pengguna operator seluler tinggal menggunakan kartu smartfren UNLIMITED ini, karena Anda dapat sepuasnya menelepon siapa saja yang menggunakan kartu smartfren lainnya. 


Ketiga, Semua Aplikasi. Kartu perdana smartfren UNLIMITED ini dapat digunakan 24 jam di semua aplikasi tidak hanya aplikasi tertentu saja, misalnya aplikasi media sosial dan perpesanan saja tetapi dapat digunakan untuk semua aplikasi. Tuhkan bener #UnlimitedTanpaTapi.


Dengan kelebihannya tersebut, maka Kartu smartfren UNLIMITED dapat digunakan untuk mendukung berbagai aktivitas termasuk saya sebagai seorang guru yang hobi ngeblog dan membuat konten video untuk dipublikasi di Youtube. 


Dengan akses internet yang lancar, saya bisa mengikuti berbagai kegiatan workshop, webinar untuk menambah pengetahuan dan bersosialisasi dengan rekan-rekan guru lain, tidak hanya dari sekolah sendiri tapi dari sekolah lain di seluruh Indonesia bahkan dari berbagai belahan dunia. 


Setiap hari saya konsisiten untuk menulis artikel di blog pribadi yang berisi materi pembelajaran atau LMS (Learning Management System), membuat soal-soal untuk kegiatan belajar secara daring. Selain bermanfaat untuk pembelajaran, juga bisa mendapatkan pundi-pundi uang dari iklan yang dipasang di blog tersebut. 


Membuat video tutorial sederhana lalu dibagikan di media sosial atau Youtube. Selain dimanfaatkan untuk peserta didik sendiri dan juga khalayak luas. Dengan membuat konten yang kreatif dan menarik tentu bisa menghasilkan uang atau endorsement berupa produk atau barang. 


Selain itu saya juga memanfaatkan internet untuk melakukan jual beli secara online, seperti jual beli kendaraan bekas menggunakan media sosial, atau aplikasi. Apabila ada peminat yang cocok antara harga dan barangnya sesuai maka kita bisa mendapatkan komisi dari penjualan kendaraan bekas tersebut. Sehingga kita tetap produktif walaupun dalam masa pandemi. 


Semoga pandemi segera berlalu dan kita lebih kreatif dan banyak kreasi lagi berkat dukungan akses internet Smartfren UNLIMITED


0 komentar:

Post a Comment test