ads

Institut Teknologi Tokyo Mengembangkan Simulator Masak

Selasa, 28 Agustus 2012

Sekelompok periset dari Institut Teknologi Tokyo sedang mengembangkan simulator masak. Simulator ini dapat menghitung perpindahan panas dari wajan ke daging atau sayuran yang sedang dimasak, dan menampilkan perubahan yang disebabkan oleh pemanasan tersebut. Tampilan antarmuka fry pan (penggorengan) memungkinkan untuk dilihat secara tiga dimensi, sehingga dapat membantu melihat proses memasaknya. Selain itu simulator ini dapat mengetahui seberapa lama kita menggoreng dengan menggunakan spatula untuk menciptakan rasa masakan yang lezat. 

Ketika Anda memindahkan wajan, gerakan yang sebenarnya adalah memasukan, dan Anda dapat merasakan bahan masakan melalui panci tersebut. Bagian atasnya dari sistem ini adalah layar. Ketika Anda melihat ke dalam panci, Anda dapat melihat apa yang ada di dalamnya melalui cermin. Jadi simulator ini memungkinkan Anda melihat wajan saat anda memegangnya. Teknologi ini menggabungkan mesin fisika dan simulator konduksi panas. Perubahan konduksi panas sesuai dengan jumlah kontak fisik, dan simulasi yang dicapai dengan menggabungkan keduanya.

Sistem ini juga menghitung bagaimana proses penguapan atau meningkatkan suhunya. Serta dapat menunjukkan bagaimana protein berubah warna dari merah menjadi coklat, atau bagaimana sayuran berubah menjadi gelap, dengan tekstur sintesis. Kami ingin mengembangkan sistem ini lebih lanjut, sehingga sangat membantu anda dalam memasak yang sebenarnya di rumah. Sistem ini juga bisa membantu Anda memasak daging dengan rasa yang lebih baik, dan anda bisa mengira-ngira "Dalam lima menit, makanan Anda akan terlihat seperti ini, dan dalam sepuluh menit akan terlihat seperti itu. Mana yang akan Anda pilih?", Sehingga sistem ini benar-benar bisa membantu anda memasak lebih baik dan lebih lezat.



0 komentar:

Poskan Komentar test