ads

7 Ahli Matematika Terbesar Sepanjang Masa

Minggu, 21 Juli 2013

Matematika sering disebut pelajaran yang paling susah oleh kebanyakan anak sekolah, tetapi bagi sebagian orang yang menyukai ilmu hitung dan probabilitas, matematika adalah pelajaran yang sangat menyenangkan. Padahal matematika sangat dibutuhkan oleh sebagian orang untuk berbagai kepentingan seperti membangun rumah, jembatan, atau astronot yang akan pergi ke luar angkasa. 

Matematika sebenarnya bisa dipelajari dan dikuasai dengan mudah jika anda belajar dengan tekun dan memiliki guru yang bisa membimbing Anda. Matematika bisa membantu pemahaman kita tentang dunia di sekitar kita, dan membantu membentuk dunia menjadi lebih modern dan canggih. Tapi pernahkah anda mengetahui siapa tokoh matematika terbesar sepanjang masa. 


Berikut 7 Ahli Matematika Terbesar Sepanjang Masa
  1. Leonhard Euler. Dia sering disebut sebagai Raja Matematika atau matematikawan terbesar sepanjang masa. Dia seorang tuna netra yang jenius di dunia matematika di zamannya. Euler dianggap setara dengan Albert Einstein dalam hal tingkat kecerdasan, ia memperkenalkan sebagian dari terminologi matematika kontemporer dan notasi, terutama untuk analisis matematika. Matematika unggulan abad ke-18 yang terkenal merupakan karyanya adalah dalam bidang mekanika, dinamika fluida, optik, dan astronomi. 
  2. Pythagoras. Dia terkenal karena rumus Pythagorasnya. Pythagoras ahli dalam bidang trigonometri. Teorinya masih dasar sekali dari beberapa perhitungan matematis dan ia adalah bagian dari matematikawan paling terkenal di dunia. Karya-karyanya sangat luar biasa dan hasilnya begitu akurat hingga sekarang. Dia disebut sebagai Bapak Matematika Modern. 
  3. Aryabhata. Dia adalah penemu pertama angka nol dan nilai pi, dan dia astronom pertama yang mengatakan bahwa bumi itu bulat, ini bisa dibilang sebagai matematikawan dan astronom terbesar yang dilahirkan di benua Asia. Lahir di Kerala India. Aryabhata membuat kemajuan mendasar dalam menemukan panjang akord lingkaran, dengan menggunakan setengah chord bukan teknik akord lengkap yang digunakan oleh orang Yunani. Dia yang memperkirakan nilai pi dengan menyimpulkannya menjadi 3,1416. Aryabhata juga memberikan metode untuk mengekstraksi akar kuadrat, aritmatika dan masalah matematika lainnya. 
  4. Isaac Newton. Dia terkenal sebagai salah satu ilmuwan paling berpengaruh sepanjang masa oleh masyarakat umum, tapi sebenarnya dia unggul dalam bidang matematika. Newton adalah orang di belakang hukum gerak dan teori gravitasi universal serta dia juga yang membuat rumus kalkulus. Dia telah membuat kontribusi besar dalam bidang matematika. 
  5. Archimedes. Dia sering dianggap sebagai salah satu ilmuwan terkemuka di zaman klasik, selain itu dia juga merupakan salah satu ahli matematika terbesar yang pernah menginjakkan kaki di planet bumi. Ia menggunakan metode kelelahan untuk menghitung luas di bawah busur parabola dengan penjumlahan dari seri terbatas dan dengan perkiraan yang sangat akurat dari pi yang dianggap sebagai salah satu karya terbesar oleh umat manusia. 
  6. Bhaskara II. Dia adalah ahli matematika paling terkenal dari India kuno. Lahir pada tahun 1114 M di Vijjadavida (Bijapur, Karnataka) India, Baskara adalah orang pertama yang mengatakan bahwa setiap nomor dibagi dengan nol adalah tak terhingga. Karyanya yang paling terkenal adalah Siddhanta Siromani, yang terbagi menjadi empat bagian, yaitu Leelavati (sebuah buku tentang aritmatika), Bijaganita (aljabar), Goladhayaya (bab tentang dunia bola-langit), dan Grahaganita (matematika planet). Bhaskara, juga dikenal sebagai bapak kalkulus diferensial, dirumuskan chakrawal, atau metode siklik, untuk menyelesaikan persamaan aljabar. 600 tahun kemudian, matematikawan Eropa seperti Lagrange, Galois dan Euler menghidupkan kembali metode ini dan menyebutnya 'siklus terbalik'. Di bidang astronomi, Bhaskara terkenal karena konsep gerak sesaat (Tatkalikagati). 
  7. Srinivasa Aaiyangar Ramanujan. Dia lahir dari sebuah keluarga miskin di Erode di Tamil Nadu, Ramanujan sebagian seorang yang otodidak. Dengan hampir tidak ada pelatihan formal dalam matematika murni, keajaiban matematika telah dibuat olehnya dia memberikan kontribusi untuk analisis matematika, teori bilangan, seri terbatas, dan pecahan. Ramanujan terus mengembangkan penelitian matematikanya sendiri dalam keterpencilan. Namun sayangnya dia meninggal di usia 32 tahun karena tuberkulosis. 

7 komentar for 7 Ahli Matematika Terbesar Sepanjang Masa:

  1. ko Alkharizwi ga masuk matematikawan besar y

    BalasHapus
  2. penemu matematika pertama itu klo ga salah orang arab..
    dengan teori AL-JABARnya.. kenapa tidak dicantumkan?
    apakah tidak diakui??

    BalasHapus
  3. Al Jabar kan di temukan oleh Al Jabar orang arab. Dan angka nol pertama kali di perkenalkan juga oleh orang arab karena angka orang maya tidak terdapat angka nol.

    BalasHapus
  4. angka nol itu pertama kali ilmuan islam yg menemukan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penemuan orang islam dulu belum dipatenkan (patent). Hak patent produknya orang barat

      Hapus
  5. Biografi Al-Khawarizmi: Bapak Matematika Islam
    Nama lengkap al-Khawarizmi adalah Abu Ja'far Muhammad bin Musa al-Khawarizmi. Ia lahir pada tahun 780 di Khwarizmi, sebuah kota kecil di pinggiran Sungai Oxus, Uzbekistan. Ia dipanggil dengan sebutan al-Khawarizmi untuk menunjukkan tempat kelahirannya. Di Barat, terutama Eropa, ia dikenal dengan nama Algoarismi, Algorism, atau Algoritma. Ketika al-Khawarizmi masih kecil, kedua orang tuanya pindah dari Uzbekistan menuju Baghdad, Irak. Pada masa itu, Irak berada di bawah pemerintahan Khalifah al-Ma'mun (813-833).

    Al-Khawarizmi terkenal dengan teori Algoritmanya. Selain itu, ia juga menciptakan teori matematika lain. Misalnya, aljabar, yang disebut aritmetika (ilmu hitung) oleh para ilmuwan Barat. Pada masa itu, aljabar menggunakan angka-angka Arab. Aljabar diambil dari kata depan judul buku yang dikarangnya, yaitu al-Jabr wa al-Muqabilah. Dalam buku ini, ia merumuskan dan menjelaskan secara detail Tabel Trigonometri. Tak hanya itu, buku tersebut juga memperkenalkan sejumlah Teori Kalkulus Dasar. Kehebatan al-Khawarizmi lainnya adalah ia tidak hanya mampu mengenali suatu hal sebagai subyek, tapi juga mampu menyelesaikan masalah yang ada dalam subyek tersebut. Atas kontribusinya itu, al-Khawarizmi dianggap sebagai tokoh paling penting dalam sejarah perkembangan ilmu Matematika, terutama Aljabar. Dia adalah ilmuwan muslim pertama yang terkenal di bidang ini. Sebuah karangan al-Khawarizmi yang dianggap penting dan telah disalin dalam bahasa Latin adalah Trattari d'Arithmetica. Buku tersebut membahas beberapa soal hitungan, asal-usul angka, dan sejarah angka-angka yang sekarang ini kita gunakan. Trattari d'Arithmetica diterbitkan pada tahun 1857 di Roma.
    Biografi Al-Khawarizmi: Bapak Matematika Islam
    Pada era Copernicus, seseorang tidak bisa disebut sebagai ahli Matematika jika tidak mampu menganalisa karya ilmiah para ahli Matematika terdahulu. Oleh karena itu, para ahli pada masa itu berlomba-lomba menyalin beberapa contoh praktis untuk dianalisa, misalnya tentang perhitungan ketinggian gunung, kedalaman lembah, dan jarak antara dua buah obyek, atau permukaan yang tidak rata. Al-Khawarizmi sendiri menganalisa dan mengoreksi kesalahan yang terdapat dalam sebuah tulisan mengenai aljabaar karya Diophantus dari Yunani (250 SM). Ia menjelaskan kembali teori ciptaan Diophantus, sebelum kemudian mengembangkannya. Selain itu, ia juga menambahkan beberapa rumus lain, seperti rumus segitiga, dan menyusun daftar Logaritma.

    Al-Khawarizmi juga menghasilkan karya di bidang astronomi. Ia membuat sebuah tabel yang khusus mengelompokkan ilmu perbintangan ini. Pada awal abad XII, sejumlah karya al-Khawarizmi diterjemahkan dalam bahasa Latin oleh Adelard of Bal dan Gerard of Cremona. Selanjutnya, karya al-Khawarizmi versi bahasa Latin tersebut diterjemahkan lagi dalam sejumlah bahasa yang digunakan di Eropa. Terakhir, karya tersebut diterjemahkan dalam bahasa Cina. Beberapa universitas di Eropa menggunakan buku karya al-Khawarizmi sebagai bahan acuan dan buku teks pelajaran untuk para mahasiswanya hingga memasuki pertengahan abad XVI.

    Al-Khawarizmi meninggal dunia pada tahun 850 di usia 100 tahun

    BalasHapus

Mari budayakan komentar dengan menggunakan kata-kata yang baik dan sopan tanpa spam