ads

BBM Di BlackBerry Harusnya Gratis

Kamis, 24 Oktober 2013

Dengan datangnya BBM (BlackBerry Messenger) di perangkat Android dan iOS, ada permasalahan yang muncul terutama bagi pengguna perangkat BlackBerry sendiri. Seperti sudah kita ketahui bahwa pemilik perangkat BlackBerry harus menggunakan paket BBM (BlackBerry Messenger) untuk mengguna aplikasi tersebut. Sementara ini pengguna Android dan iOS tidak dikenakan biaya alias gratis ketika menggunakan BBM, hanya dikenakan biaya akses internet saja. 

Hadirnya BBM di perangkat Android dan iOS tentu ditanggapi dingin oleh seluruh operator seluler di Indonesia yang sudah menikmati bagi hasil dari penjualan paket BlackBerry Messenger selama ini. Indonesia merupakan negara yang paling banyak menggunakan smartphone BlackBerry di bandingkan dengan negara-negara lain tetangga kita.

Begitu juga dengan aplikasi perpesanan yang selama ini sudah menggurita seperti Line, WhatsApp, Kakao Talk, WeChat dan lain sebagainya. Dipastikan dengan hadirnya BBM untuk perangkat Android dan iOS akan semakin sepi pengguna yang notabenenya akan beralih ke BBM (BlackBerry Messenger). 

Tren menjual perangkat BlackBerry atau tidak menggunakan lagi perangkat BlackBerry semakin hari semakin banyak semenjak kehadiran BBM untuk Android dan iOS. Seperti kita ketahui perangkat BlackBerry sangat boros baterai, sedangkan perangkat yang lain masih bisa tahan hingga 1 sampai 3 hari. Sementara perangkat BlackBerry hampir setiap hari harus mengisi daya. 

Kebijakan BlackBerry mengeluarkan BBM untuk Android dan iOS tentu secara perlahan akan menggerogoti penjualan perangkat BlackBerry tidak hanya di Indonesia tetapi juga dunia. Pamor BlackBerry yang selama ini sebagai ponsel mahal, berkelas dan bergengsi kini mulai pudar semenjak kehadiran BBM untuk Android dan iOS. 

Walaupun demikian BlackBerry sebenarnya mempunyai rencana besar di balik gratisnya aplikasi BBM di Android dan iOS ini. Salah satunya adalah rencana akan diluncurkannya BlackBerry Music. Dimana pengguna BBM baik Android, iOS dan BlackBerry sendiri akan disuguhi iklan-iklan musik dari BlackBerry. Setiap kali pengguna BBM akan download musik maka akan dikenakan biaya per download. 

Selain itu BlackBerry sepertinya akan menerapkan monetize dengan menempatkan iklan yang bekerjasama dengan brand untuk mempromosikan suatu produk atau jasanya melalui BBM (BlackBerry Messenger). Jika tidak ingin ada iklan atau yang lainnya BBM akan menerapkan sistem premium atau berbayar. 

Dengan cara ini BlackBerry masih tetap eksis walaupun dipastikan pendapatan dari penjualan perangkat BlackBerry dan penjualan paket BBM untuk BlackBerry melalui operator seluler akan semakin berkurang. Untuk itu BlackBerry harusnya cepat mengambil langkah-langkah bekerja sama dengan operator seluler baik di Indonesia maupun dunia. 

Langkah yang diambil tersebut adalah dengan menurunkan paket BBM, kalau selama ini untuk paket BBM dibanderol dengan harga minimal 50 ribu sebulan, maka ke depannya sebaiknya BlackBerry menurunkannya menjadi 25 ribu atau bahkan menggratiskan aplikasi BBM untuk BlackBerry. Mudah-mudahan hal ini cepat direspon oleh BlackBerry dan seluruh operator di tanah air.

5 komentar for BBM Di BlackBerry Harusnya Gratis :

  1. sepakat gan, ane sebagai BB user sangat menyesal dg adanya bbm dia android dan iOS, jadi gak eksklusif lagi nih BB.

    BalasHapus
  2. Waaaaaaaaaaaaaah sangat setujuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu kalo gratiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiis :)

    BalasHapus
  3. Iya nih gratisinn aja.. Kl engga gitu byk dr pengguna Handphone BB bakal pindah0 semua ke HP Android or IOS

    BalasHapus
  4. Keputusan yg bijak. Mengingat blackberry di ambang ke bangkrutan

    BalasHapus

Mari budayakan komentar dengan menggunakan kata-kata yang baik dan sopan tanpa spam