ads

Yuni dan Dodi, Dosen Pencipta CCTV Pengenal Wajah

Selasa, 25 Maret 2014
(ilustrasi CCTV) 
Kembali sebuah inovasi terbaru lahir hasil dari karya anak-anak Indonesia. Kali ini dilakukan oleh Yuni Arkhiansyah, SKom, MKom, dan Dodi Yudo Setyawan, SSi, MTI, dosen Sistem Komputer Institut informatika dan Bisnis (IBI) Darmajaya Bandar Lampung yang mengembangkan CCTV (Closed Circuit Television) yang bisa mengenali wajah. 


(Yuni Arkhiansyah) 
Menurut Yuni yang didampingi oleh Dodi Yudo, di Bandarlampung beberapa waktu yang lalu mengatakan bahwa CCTV hasil karyanya tak hanya sekadar merekam gambar, tetapi CCTV ini mampu mengenali wajah dan identitas objek yang direkamnya. Yuni menjelaskan, CCTV ini berbasis mikrokontroler dan real time 3D face recognition, sehingga secara otomatis dapat mengenali wajah orang yang tertangkap kamera. 

CCTV ini dirancang dengan aplikasi teknik pengenalan wajah tiga dimensi secara real time, sehingga mampu meningkatkan keamanan pada pengguna CCTV. CCTV ini dilengkapi dengan sistem biometric dan metode face recognition mengidentifikasi ciri-ciri fisik atau anggota badan manusia, seperti sidik jari, retina mata, suara, rantai DNA dan wajah. 

Kedua dosen tersebut terinspirasi mengembangkan CCTV cerdas ini, mengingat tingkat keamanan CCTV yang ada saat ini masih belum maksimal. "CCTV yang sekarang ini hanya mampu merekam kejadian, belum dilengkapi dengan kemampuan mengenali, mengelompokkan siapa yang dikenali, memberikan peringatan tertentu," ujar Dodi. Melalui CCTV cerdas ini kelemahan yang ada dapat ditutupi, demikian ditambahkan Dodi. 

Alat ini dapat bergerak untuk mendeteksi secara tepat wajah yang ditangkap kamera, sehingga membentuk gambar tiga dimensi yang dapat mengenali pelaku kejahatan seperti pencurian, perampokan, serta tindak terorisme.

Nama-nama yang sudah terdaftar dalam server, ketika mereka tertangkap kamera, maka secara otomatis akan keluar data mereka., ujar Dodi. Ia berharap, dengan CCTV ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan lingkungan, serta membantu berbagai pihak dalam proses pencarian seseorang. 

CCTV cerdas ini juga diharapkan dapat membantu proses pencarian seseorang pelaku tindak terorisme atau kejahatan lainnya, ujar Yuni yang juga menjabat Kepala Jurusan TK/SK. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Riset IBI Darmajaya, Envermy Vem, MSc, mengatakan penelitian merupakan salah satu tanggung jawab dosen dalam melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi. 

Karena itu, menurut dia, dosen dituntut untuk kreatif dan aktif dalam melakukan penelitian. "Kami senantiasa mendorong dosen untuk aktif melakukan penelitian, selain menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi, penelitian juga berperan penting dalam peningkatan mutu akademik serta sebagai bentuk kontribusi dosen dalam menghasilkan karya atau teknologi baru yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat", kata dia pula. 

0 komentar:

Poskan Komentar test