ads

Nasib Personal Computer Semakin Terpuruk

Minggu, 15 Maret 2015
Personal Computer
PC atau singkatan dari Personal computer atau desktop diramalkan akan semakin berkurang penjualannya dan bahkan bisa diprediksi akan sekarat pada 2015 ini. Hal itu terindikasi dari mengecilnya perkiraan pengiriminan PC ke seluruh dunia. 

Intel yang selama ini dikenal sebagai pembuat prosesor PC terbesar pun memperkirakan kinerja pada 2015 tidak akan lebih baik dari tahun sebelumnya. Mereka memprediksi bahwa keuntungan yang diperoleh dari penjualan prosesor untuk PC akan sedikit turun, sementara jumlah pengapalannya terlihat flat.

Pada saat yang bersamaan, para peneliti di lembaga riset International Data Corporation (IDC) pun memangkas prakiraan pengiriman PC ke seluruh dunia. Mereka meramalkan bahwa jumlah PC yang akan dikirimkan ke seluruh dunia turun sebesar 4,9 persen. Padahal, sebelumnya mereka meramalkan bahwa persentase penurunan itu hanya 3,3 persen saja. 

PC atau desktop sendiri masih mendapatkan tantangan besar, terutama dari perangkat mobile seperti smartphone dan tablet. Smartphone saat ini jadi perangkat genggam yang paling menarik perhatian konsumen di seluruh dunia. 

Sedangkan pasar tablet, pertumbuhannya semakin melambat dan tidak lagi memotong porsi pasar PC seperti yang terjadi tahun-tahun sebelumnya. "Produsen PC mesti melakukan sesuatu yang agar komputernya lebih menarik dibanding perangkat genggam" demikian menurut analis IDC, Jay Chou. 

Salah satu hal terbaru yang paling ditunggu-tunggu kehadirannya di PC adalah sistem operasi Windows 10 buatan Microsoft. Sistem operasi tersebut rencananya akan resmi meluncur pada akhir tahun ini. 

Produsen PC akan bertumpu pada perilisan sistem operasi besutan Microsoft ini yang kemungkinan akan jadi penyegar suasana. Intel pun sudah punya rencana misterius yang bertujuan memikat pengguna agar tertarik pada PC. 

Soal sistem operasi, saat ini Windows XP dan 7 masih dianggap yang paling populer. Berdasarkan riset StatCounter, 11 persen pengguna Windows masih memakai versi XP. Windows 7 terhitung sudah digunakan hampir 50 persen pemakai sistem operasi buatan Microsoft itu. 

0 komentar:

Poskan Komentar test