ads

Inilah 24 Situs dan Blog Radikal yang Diblokir Kominfo

Minggu, 31 Januari 2016
Kementerian Komunikasi dan Informasi

Setelah peristiwa bom di Jalan MH. Thamrin Jakarta Pusat tanggal 14 Januari 2016 lalu, Kominfo bergerak cepat dengan memblokir beberapa situs dan blog yang diduga terkait dengan gerakan radikal atau mempublikasikan konten-konten radikal. 

Ini merupakan kelanjutan dari upaya penyaringan konten radikal tersebut. Dengan tambahan 24 situs dan blog baru yang diblokir, dalam waktu kurang dari sebulan Kominfo telah memblokir sebanyak 35 situs dan blog. 

Sebelumnya, pemerintah sudah memblokir 11 situs yang terkait dengan radikal. Salah satunya adalah blog yang diduga milik Bahrun Naim, pihak terduga dalang di balik kasus bom yang terjadi di Thamrin tersebut. 

Dari 27 situs terindikasi berisi konten radikal, 24 situs dan blog telah diproses untuk pemblokiran dan 3 situs masih perlu didalami. Berikut 24 situs dan blog radikal yang telah diblokir

  1. https://abdulloh7.wordpress.com/ 
  2. http://ruju-ilalhaq.blogspot.co.id/ 
  3. http://fursansyahadah.blogspot.co.id/ 
  4. https://karawangbertawhid.wordpress.com/ 
  5. http://terapkan-tauhid.blogspot.co.id/ 
  6. https://arrhaziemedia.wordpress.com/ 
  7. http://syamtodaynews.xyz/ 
  8. https://anshardaulahislamiyahnusantara.wordpress.com/ 
  9. http://jihadsabiluna-dakwah.blogspot.co.id/ 
  10. http://kupastajam.blogspot.co.id/ 
  11. https://mabesdim.wordpress.com/ 
  12. http://anshorullah.com/ 
  13. http://ajirulfirdaus.tumblr.com/ 
  14. http://batalyontauhidwassunnahwaljihad.blogspot.co.id/ 
  15. http://anshoruttauhidwassunnahwaljihad.blogspot.co.id/ 
  16. https://jalanallah.wordpress.com/ 
  17. https://religionofallah.wordpress.com/ 
  18. http://daulahislamiyyah.is-great.org/ 
  19. http://ummatanwahidatan.is-great.org/ 
  20. http://metromininews.blogspot.co.id/ 
  21. http://al-khattab1.blogspot.co.id/ 
  22. http://fadliistiqomah.blogspot.co.id/ 
  23. https://daulah4islam.wordpress.com/ 
  24. www.muharridh.com 
Selain situs-situs berkonten radikal tersebut, Kementerian Kominfo juga menerima berbagai laporan masyarakat terkait adanya akun di media sosial yang isinya mengandung konten pornografi anak. Akun tersebut juga sedang dalam proses untuk diblokir. 


Menurut Kominfo, pemerintah dalam menanggulangi munculnya situs-situs yang mengandung konten negatif, baik yang terkait dengan pornografi, perjudian, perdagangan ilegal, pelanggaran hak cipta, perdagangan obat, makanan dan minuman ilegal, narkoba sampai kepada situs radikal, membutuhkan bantuan dan partisipasi masyarakat dengan cara melaporkan atau mengirim email aduan ke aduankonten@mail.kominfo.go.id.

Sumber

0 komentar:

Poskan Komentar test