ads

Membangun Teknologi Informasi dan Komunikasi Dari Desa

Selasa, 06 September 2016
Pelatihan Blog di Indramayu

Di era modern seperti ini rasanya sulit untuk terpisah dengan yang namanya teknologi informasi dan komunikasi. Hampir setiap saat kita menggenggam ponsel untuk berkomunikasi dengan teman-teman keluarga dan tercinta, berkirim pesan, membuka internet, membaca informasi, bermain game, dan lain sebagainya. 

Rasanya hidup sangat mudah dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi ini. Saat ini kita tidak harus pergi jauh hanya menginginkan barang yang diinginkan cukup dengan menekan aplikasi belanja online barang yang diinginkan sudah sampai. Perut lapar ingin makan makanan favorit tinggal buka aplikasi layanan antar makanan, dalam waktu tidak lama makanan diinginkan akan sampai, dan masih aplikasi lainnya untuk meringankan dan membantu manusia.  

Kini banyak orang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berbagai kepentingan tidak hanya di perkotaan tetapi juga di pedesaan. Mereka memanfaatkan internet untuk bersilaturahmi dengan teman-teman dan keluarganya yang berada di daerah lain bahkan di negara lain melalui media sosial dan aplikasi perpesanan. 

Menggunakan gadget untuk berbagai keperluan

Selain itu banyak orang yang menggunakan internet yang mempromosikan produk dan jasanya kepada orang lain melalui media sosial seperti facebook dan twitter, atau melalui aplikasi perpesanan seperti BBM (BlackBerry Messenger), WhatsApp, Line dan lain sebagainya. 

Tapi sayangnya masih sedikit masyarakat yang tinggal di pedesaan memanfaatkan blog untuk memperkenalkan produk dan jasanya kepada masyarakat luas. Masih sedikit para kepala desa beserta aparatur desanya yang memanfaatkan blog untuk memperkenalkan potensi desanya melalui dunia maya. 

Kalau pun ada baru sebatas mencantumkan profil desa, lembaga desa, dan informasi desanya saja. Itupun dibuat karena ada program pembuatan website desa gratis program dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi tetapi belum dimanfaatkan secara optimal oleh kepala desa beserta aparaturnya. 

Sedang memberikan materi tentang blog

Untuk memperkenalkan blog kepada masyarakat di pedesaan memang tidak seperti membalikkan telapak tangan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhinya salah satunya adalah faktor pendidikan. Masih banyaknya masyarakat yang hanya lulusan SD atau SMP sehingga untuk sosialisasi pembuatan blog untuk para pemiliki produk atau jasa masih menjadi kendala. 

Oleh karena itu target yang ingin dicapai berganti dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi pun diubah dengan memberikan pelatihan blog kepada para guru, pelajar dan mahasiswa, serta UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang ada di desa dan kota tempat tinggal saya (Indramayu) bekerjasama dengan berbagai pihak termasuk dengan pemerintah Kabupaten Indramayu.

Foto bersama setelah pelatihan blog di Pendopo Indramayu (Foto Deni Sanjaya)

Pelatihan blog untuk guru diharapkan para guru akan menularkan ilmunya kepada peserta didiknya. Dengan demikian nantinya diharapkan akan tumbuh bibit-bibit blogger baru yang akan memperkenalkan potensi diri, dan daerahnya masing-masing melalui internet. 

Sementara itu pelatihan blog untuk UMKM dititik beratkan kepada cara memperkenalkan produk dan jasa yang mereka miliki sehingga bisa cepat ditemukan oleh mesin pencari. Untuk itu kami memberikan pelatihan cara penulisan di blog agar cepat terindeks oleh mesin pencari dan juga enak dibaca. Dengan cara ini akan berdampak besar pada usaha mereka sehingga pendapatan mereka akan meningkat dengan pesat.

Pelatihan blog untuk mahasiswa

Selain pelatihan blog untuk guru, dan UMKM, kami juga berbagi pengalaman dan cerita sebagai seorang blogger kepada para mahasiswa baik yang ada di daerah sendiri atau di daerah orang lain. Agar para mahasiswa terinspirasi dan termotivasi untuk menjadi blogpreneur (wirausahawan dari blog).

Indramayu memiliki potensi wisata yang menarik karena terdapat beberapa obyek wisata yang sedang gandrungi oleh anak muda seperti Hutan Mangrove Karangsong. Selain itu mempunyai beberapa seni budaya, adat istiadat dan tradisi yang unik. Salah satu promosi yang paling efektif untuk memperkenalkan pariwisata tersebut adalah melalui blog atau media sosial. 

Selain blog tentu ada beberapa cara untuk memperkenalkan potensi yang dimiliki oleh daerah Anda masing-masing seperti membuat video blogging atau video dengan menggunakan drone untuk memperkenalkan tempat-tempat wisata yang ada di daerah Anda masing-masing kemudian dibagikan ke media sosial seperti Youtube, Facebook, Instagram dan lain-lain. 

Begitu juga dengan usaha yang bergerak di dunia pariwisata seperti tour & travel, hotel, restoran dan rumah makan, tempat kuliner, tempat wisata, museum, sanggar kesenian, pusat kerajinan, pusat oleh-oleh dan perbelanjaan harus bisa memanfaatkan peluang tersebut melalui blog atau website yang dikelola secara baik.

Kontes SEO Indramayu Kota Wisata

Saya dan rekan-rekan blogger yang tergabung dalam Komunitas Blogger Indramayu terus berusaha memperkenalkan potensi wisata Indramayu dengan cara mengadakan lomba blog “Indramayu Kota Wisata” beberapa waktu yang lalu. Dengan cara ini diharapkan banyak orang yang penasaran dan ingin berkunjung ke Indramayu minimal pencari dengan kata kunci tersebut semakin meningkat. 

Potensi anak muda Indramayu yang kreatif sebenarnya sangat melimpah sayangnya belum banyak yang dieskpos oleh media, beruntung kami memiliki situs untuk memperkenalkan melalui BloggerMangga.com yang terus menginformasikan kepada masyarakat bahwa banyak anak muda yang kreatif dan inovatif dari Indramayu. Mereka banyak yang bisa dijadikan inspirasi dan motivasi bagi rekan-rekannya baik di wilayah Indramayu atau bahkan di luar Indramayu. 

Anak-anak muda ini memiliki kreativitas dan inovasi yang luar biasa seperti dalam pembuatan aplikasi, desain grafis, literasi, komunitas yang positif, musik, teknologi dan lain sebagainya yang membutuhkan wadah untuk berekspresi, dan tempat untuk publikasi agar mereka lebih berkembang lagi.
Start-up antar makanan dari Indramayu

Kami bersama rekan-rekan sedang merencanakan sebuah wadah yang bisa menampung anak-anak muda yang kreatif dan inovatif dalam suatu wadah bernama Rumah Kreatif yang nantinya akan diisi dengan berbagai kegiatan seperti pelatihan blog, desain grafis, video, menulis kreatif, membatik, dan bahkan sekarang sedang membangun start-up yang bisa memberi manfaat kepada banyak orang berawal dari desa.  

Indramayu memiliki luas wilayah lebih dari 200 ribu hektar dan garis pantai yang panjangnya lebih dari 110 Km. Penduduknya lebih banyak tinggal di pedesaan dibandingkan dengan perkotaan. Letak geografisnya tidak hanya dataran rendah semua melainkan ada beberapa daerah perbukitan, hutan dan kepulauan. 


Pantai Tirtamaya Indramayu
Begitu juga dengan daerah lain di Indonesia khususnya di Indramayu juga memiliki demografi yang berbeda-beda. Kehadiran teknologi informasi dan komunikasi memang terkendala oleh kondisi geografis termasuk di Indramayu. Karena ada beberapa pulau yang terpisah dari Indramayu seperti Pulau Biawak, Pulau Gosong, dan beberapa daerah pedesaan, perbukitan dan hutan yang tidak terjangkau dengan jaringan telepon tetap rumah. 

Tapi beruntung dengan kehadiran teknologi komunikasi nirkabel melalui beberapa penyedia jasa telepon selular ini menjadi solusi terbaik untuk menjembatani kesenjangan teknologi yang selama ini hanya terpusat di daerah perkotaan. 

Perubahan sudah mulai nampak dengan semakin banyaknya masyarakat pedesaan yang memiliki perangkat pintar untuk komunikasi, mendapatkan mencari informasi melalui internet. Mereka sudah mulai memanfaatkan perangkat tersebut untuk komunikasi dengan keluarga dan rekan-rekannya baik yang berada di Indonesia atau pun di luar negeri. 

Banyak masyarakat yang memanfaatkan internet untuk menjual produk dan jasanya di dunia maya. Seperti petani mangga yang menjual produknya lewat media sosial facebook, dan blog. Pengrajin batik menjualnya produknya melalui media sosial facebook dan blog. 
Website desa Majasari, desa terbaik tingkat nasional tahun 2016

Bahkan hingga penjual krupuk udang khas Indramayu pun kini mulai menjual produknya secara online. Pemerintah kabupaten Indramayu dan beberapa pemerintah desa mulai memanfaatkan website desa untuk memperkenalkan daerahnya masing-masing. Bahkan Indramayu kini memiliki desa terbaik tingkat nasional yang sudah memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yakni desa Majasari Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu. 

Selain karena penataan desa dan lingkungan yang baik, Kepala desanya konsen terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dengan memanfaatkan website desa untuk menginformasikan perkembangan desanya, komunikasi antara warga dan kepala desanya dengan menggunakan teleconferene saat dirinya sedang berada di luar kota. 

Apalagi saat ini pelaporan berbagai kegiatan dan keuangan harus menggunakan sistem online. Seperti pelaporan dana desa, pengiriman data warga miskin, informasi pemilihan bupati, gubernur dan Presiden dari desa ke kabupaten, provinsi, atau pusat semuanya dilakukan secara online. Begitu juga dengan pelaporan dari berbagai instansi pemerintah dan swasta yang memanfaatkan internet untuk efisiensi dan kecepatan pengiriman data. 

Mudah-mudahan dengan kemudahan akses informasi teknologi dan komunikasi ini bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif untuk kemajuan daerah kita masing-masing. Agar potensi daerah yang kita miliki bisa dimanfaatkan dengan baik dan bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat.

4 komentar for Membangun Teknologi Informasi dan Komunikasi Dari Desa :

  1. Waduh masternya ikutaaan jg nih... :)

    BalasHapus
  2. dalam lomba blog mah gak ada master yang menang nanti hanya soal selera hehe

    BalasHapus
  3. Wah keren idenya, ditempatku belum ada kayak gitu, kesenjangan digitalnya masih terasa sekali

    BalasHapus
    Balasan
    1. oleh karena itu kita harus bergerak untuk kemajuan daerah sendiri

      Hapus

Mari budayakan komentar dengan menggunakan kata-kata yang baik dan sopan tanpa spam