ads

Inilah Waktu-waktu Terbaik Untuk Mengisi Ulang Smartphone

Kamis, 13 April 2017
Smartphone sedang diisi ulang (Gambar Gadgetcares.com)

Mengisi ulang smartphone biasanya dilakukan pada saat baterai akan habis atau pada malam hari saat kita sedang tidur. Mengisi ulang pada saat malam hari ternyata merupakan salah satu waktu yang kurang baik untuk mengisi ulang smartphone karena baterai bisa menggelembung atau bahkan bisa meledak. 


Untuk menghindari hal tersebut sebaiknya kita sebagai pengguna smartphone mengetahui waktu-waktu terbaik untuk mengisi ulang smartphone. Salah satu manfaat yang didapat dari mengetahui waktu mengisi ulang tersebut adalah agar baterai tetap awet dan menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan. 


Berikut ini waktu-waktu terbaik untuk mengisi ulang smartphone : 

  1. Saat pagi hari. Dari pada mengisi ulang pada saat akan tidur, akan lebih baik Anda mengisi ulang smartphone pada pagi hari setelah bangun tidur sebelum Anda beraktivitas. Mengisi ulang daya smartphone pada malam hari dan meninggalkannya saat tidur hanya akan membuatnya overcharging sehingga bisa memperpendek umur baterai smartphone Anda. Selain itu mengisi ulang smartphone pada pagi hari membuat Anda bisa mudah mengawasi smartphone Anda dan mencabut smartphone tersebut sebelum Anda berangkat berakitivitas.
  2. Saat baterai smartphone tinggal 10%. Pada saat indikator baterai smartphone Anda sudah mencapai 10% maka segeralah mencari charger untuk mengisi ulang baterai smartphone tersebut. Waktu baterai tinggal 10% merupakan waktu terbaik untuk menampung daya berkekuatan tinggi untuk membuat proses isi ulang baterai lebih cepat. Sebaiknya Anda menghindari mengisi ulang baterai smartphone saat baterai benar-benar habis, karena akan membuat proses isi ulang lebih lama. Atau saat baterai masih agak penuh karena akan sia-sia mengisi ulang smartphone tersebut.
  3. Sesuai kebutuhkan. Jika Anda mengisi ulang smartphone terlalu sering ini bisa mengakibatkan siklus baterai smartphone cepat habis. Sebaiknya isi ulang sesuai kebutuhan, yakni saat baterai mau habis dan sisa 10%. Saat indikator baterai dari 10% dan diisi ulang hingga 100%, ini akan dihitung satu siklus isi ulang. Begitu juga jika diisi ulang saat baterai masih tersisa 50% lalu penuh jadi 100%, tetap dihitung satu siklus isi ulang. Jelas ini tidak efisien, karena rata-rata baterai smartphone memiliki siklus pengisian 800-1.000 kali. 
Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat bagi Anda agar smartphone Anda tetap awet dan dapat digunakan seharian.

0 komentar:

Posting Komentar test