Langit Biru Harapan Untuk Masa Depan Yang Lebih Baik

Senin, 06 November 2017
Langit Biru di Karangsong Indramayu

Saya tinggal di Kabupaten Indramayu selain dikenal sebagai kota mangga, banyak orang mengenal Indramayu sebagai penghasil minyak dan gas bumi terbesar di Jawa Barat. Hal tersebut memang tidak bisa dipungkiri mengingat salah satu lokasi pengolahan minyak mentah terbesar di Jawa Barat dan Indonesia lokasinya berada di Balongan Indramayu. 

Pengolahan minyak mentah di Pertamina RU VI Balongan ini bukan hanya mengolah minyak mentah dari beberapa sumber pengeboran minyak bumi yang ada di wilayah Indramayu saja tetapi bahan bakunya ada yang berasal dari Duri dan Minas Propinsi Riau.

Produk unggulan dari Pertamina VI Balongan ini sudah tidak asing lagi dan sering digunakan sehari-hari oleh saya dan juga masyarakat Indonesia seperti Premium, Pertamax, Pertamax Plus, Solar, Pertamina DEX, Kerosene (Minyak Tanah), LPG, dan Propylene. 

Pantai Balongan Indah dengan latar belakang pengolahan minyak dan gas Pertamina Balongan

Pertamina RU VI Balongan mempunyai kontribusi yang besar dalam menghasilkan pendapatan baik bagi PT Pertamina maupun bagi negara Indonesia. Selain itu RU VI Balongan juga mempunyai nilai strategis dalam menjaga kestabilan pasokan BBM ke DKI Jakarta, Banten, sebagian Jawa Barat dan sekitarnya yang merupakan sentra bisnis dan juga pusat pemerintahan Indonesia. 

Sebagai warga negara yang mencintai produk dalam negeri, saya selalu menggunakan produk-produk dari Pertamina untuk bahan bakar sepeda motor saya. Bahan bakar minyak yang sering saya gunakan adalah Pertamax yang dibeli di SPBU dekat rumah. Dengan menggunakan sepeda motor dengan BBM Pertamax ini saya pergi ke tempat kerja sebagai pendidik dan juga untuk transportasi untuk sekeluarga. 

SPBU dekat rumah

Alasan menggunakan bahan bakar Pertamax pertama karena Pertamax merupakan produk dari Pertamina yang merupakan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang sebagian keuntungannya digunakan kembali untuk negara dan kesejahteraan rakyat Indonesia. 

Kedua dengan menggunakan Pertamax konsumsi bahan bakarnya lebih irit dibandingkan menggunakan bahan bakar premium. Walaupun harganya lebih tinggi tetapi ternyata lebih irit konsumsi bahan bakarnya, sehingga pengeluaran untuk biaya pembelian bahan bakar lebih sedikit jika menggunakan bahan bakar Pertamax. 
Isi ulang Pertamax untuk sepeda motorku 

Ketiga Pertamax memiliki kadar RON 92 membuat reaksi pembakaran dalam mesin lebih sempurna dibandingkan bila menggunakan BBM dengan RON yang lebih rendah seperti Premium. Suara mesin lebih halus dan emisi yang dihasilkan berupa gas buang yang berbahaya hanya dalam jumlah yang sedikit sehingga mengurangi polusi udara. 

Dengan sedikitnya gas buang yang berbahaya tentu akan membuat kualitas hidup manusia Indonesia lebih baik karena kualitas udara lebih terjaga, lebih sehat dan langit pun tetap biru. Sehingga anak cucu kita masih bisa menikmati kehidupan yang bersih dan terjaga keindahan alamnya. 

Bila kesehatan masyarakatnya terjaga, kualitas udaranya tetap bersih maka diharapkan masa depan generasi yang akan datang akan lebih cerah, lebih optimis dan penuh dengan harapan-harapan baru agar Indonesia lebih baik dan lebih maju. 
Hutan Mangrove Karangsong Indramayu

Pertamina tidak hanya mempromosikan dan mendengungkan slogan “Langit Biru” kepada masyarakat luas tetapi komitmen mendukung program-program yang lebih mengena kepada masyarakat dan bisa dinikmati oleh orang banyak. 

Salah satu komitmen pertamina menciptakan “Langit Biru” di Indramayu adalah dengan penanaman tanaman mangrove di Karangsong. Ratusan hektar di pesisir pantai Karangsong kini ditanami tanaman mangrove yang fungsinya tidak hanya menahan abrasi air laut, tetapi juga sebagai habitat berbagai makhluk hidup dan tentu sebagai obyek wisata. 
Tambak Garam di daerah Indramayu

Program ini ternyata bisa menghidupi puluhan orang tetapi sudah ratusan orang yang bisa merasakan manfaat dari program ini. Dari pengelola obyek wisata hutan mangrove Karangsong ini ada banyak orang yang mengais dan mendapatkan rejeki dari pedagang, tukang parkir, sewa perahu dan lain sebagainya. Tidak hanya sebagai nelayan, pemilik tambak dan petani garam. 

Selain menanam ratusan hektar tanaman mangrove, Pertamina Balongan melalui CSR (Corporate Social Responsibility) juga memberikan berbagai pelatihan kepada masyarakat sekitar Karangsong dan Pabean Udik seperti pembuatan perahu mini, pembuatan makanan dan minuman dari tanaman mangrove dan lain sebagainya.
Hasil olahan tanaman mangove binaan Pertamina Balongan

Program ini menjadi bahkan menjadi andalan Pertamina RU VI Balongan sebagai pilot project CSR yang berhasil. Bahkan beberapa waktu yang lalu rombongan duta besar dari beberapa negara sahabat berkunjung ke Hutan Mangrove Karangsong dan juga melihat tempat pelatihan dan pemasaran hasil karya dari pengrajin dan pengolahan hasil tanaman mangrove yang dipamerkan di Rumah Berdikari Karangsong. 

Mereka sangat tertarik dan mengapresiasi dengan apa yang dilakukan oleh Pertamina RU VI Balongan melalui program penanaman tanaman mangrove di pesisir Pantai Karangsong, dan juga membantu pembinaan masyarakat sekitar kilang Balongan sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang bisa bermanfaat bagi orang banyak.    

Duta besar dari berbagai negara mengunjungi Rumah Berdikari binaan Pertamina Balongan
Selain itu masih di sekitar Karangsong juga, terdapat TBM (Taman Bacaan Masyarakat) Lentera Hati Karangsong. TBM Lentera hati sering melakukan kegiatan pendidikan untuk anak-anak yang tidak mampu di sekitar Karangsong terutama bimbingan belajar pada sore dan hari minggu. Beberapa relawannya berasal dari perguruan tinggi yang ada di Indramayu.

Pengelolaan TBM Lentera Hati selain dari para donatur yang ada di Indramayu atau pun luar Indramayu, juga beberapa kali mendapatkan bantuan dari Pertamina RU VI Balongan baik berupa buku bacaan, peralatan atau dana operasional TBM untuk beberapa kegiatannya.   

Taman Bacaan Lentera Hati Karangsong

Mudah-mudahan program Langit Biru dari Pertamina ini akan terus berkibar dan menjadikan Indonesia lebih bersih dan bebas polusi sehingga generasi yang akan datang akan lebih baik dan lebih maju lagi dan bisa bersaing dengan negara lain.

0 komentar:

Posting Komentar test