Surface Phone Belum Mati

Minggu, 15 Juli 2018
Surface Phone (Gambar PhoneArena.com)

Sebuah laporan baru yang diterbitkan tanggal 13 Juli 2018 lalu menunjukkan bahwa Microsoft memiliki tiga proyek Surface terbaru. Ada yang diberi nama dengan kode Libra (Surface Go), Carmel (Surface Pro 6) dan Andromeda. 

Perangkat pertama yakni Surface Go 2-in-1, merupakan tablet seharga 399 USD atau setara dengan Rp.5,7 jutaan yang dibuat untuk bersaing dengan Apple iPad. Perangkat Surface Go ini diresmikan minggu lalu. 

Perangkat kedua yakni Andromeda yang merupakan perangkat ponsel lipat yang dikenal dengan nama Surface Phone. Perangkat ini sebenarnya banyak ditunggu oleh penggemar gadget karena bentuknya yang menarik berbeda dengan smartphone pada umumnya. 

Beberapa render menunjukkan bentuk dari perangkat ini, yang terlihat persis seperti sampel dari para pekerja atau insinyur di Microsoft, yang membuat banyak orang bersemangat untuk mengetahui lebih banyak tentang Andromeda. Perangkat ini rencananya akan diluncurkan sebelum akhir tahun tetapi kemungkinan akan molor hingga 2019.

Kabar baiknya adalah proyek itu tidak akan dimatikan. Tetapi berdasarkan laporan tersebut mengatakan bahwa Microsoft sedang merombak perangkat keras dan perangkat lunak tersebut agar bisa berjalan dengan baik untuk perangkat yang dapat dilipat. 

Meskipun Microsoft Andromeda akan dianggap sebagai "pengganggu" dari kompetitor seperti Android dan iPhone, tampaknya Microsoft belum cukup kuat untuk bisa mengalahkan dominasi keduanya. Ini seperti pada perangkat Surface Mini, yang dibatalkan oleh Microsoft sebelum produksi pada tahun 2014 lalu. 

Tanggal rilis pertama dari Andromeda yang sedang dikerjakan ulang diperkirakan pada akhir 2019 mendatang, berdasarkan laporan tersebut. Tetapi Surface Phone yang dirombak akan melalui peninjauan kembali baik secara internal atau melalui persetujuan awal lagi. 

Peluncuran Surface Phone, merupakan cara Microsoft mengambil ceruk di ranah ponsel yang saat ini masih dikuasai oleh pesaing mereka yakni Google dengan Androidnya, dan iPhone dengan iOSnya. Bisakah Microsoft mengambil alih pangsa pasar tersebut? Atau Microsoft akan semakin tenggelam dengan produk ponselnya?, dikutip dari Phonearena.com (13/07/2018).

0 komentar:

Posting Komentar test