ASUS ExpertCenter D500SA dan Tugas Seorang Proktor Sekolah

Tuesday, April 13, 2021

 

Simulasi UNBK

Sejak tahun 2017 lalu, saya sudah diminta menjadi Proktor untuk kegiatan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) tingkat SMP. Padahal saya bukanlah seorang guru TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) atau Informatika, tetapi hanya guru IPS (Ilmu Pengetahuan Sekolah).


Karena tugas, maka saya menerima amanat tersebut dan berusaha belajar dengan rekan-rekan proktor yang sudah lebih dahulu mengikuti UNBK. Untungnya saat itu kegiatan UNBK masih nebeng di sekolah lain sehingga masih dibantu oleh operator sekolah tersebut. Namun demikian tanggungjawab tetap sepenuhnya dipegang oleh seorang proktor.


Alasannya utama UNBK nebeng di sekolah lain adalah karena masih minimnya perangkat di sekolah kami, yakni komputer dan laptop serta jaringan yang belum memadai hingga akhirnya kepala sekolah memutuskan untuk mengikuti kegiatan UNBK di sekolah lain.


Saat bertugas sebagai proktor sekolah

Persiapan sebelum UNBK, harus dilakoni oleh seorang proktor, mulai dari penyediaan perangkat, mengecek jaringan LAN, seting laptop atau komputer, persiapan kegiatan simulasi, gladi bersih hingga pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer dilaksanakan. 


Persiapan yang kadang tidak terlihat oleh orang lain tetapi sangat penting yakni kami harus tidur di dekat komputer atau laptop yang akan digunakan UNBK karena banyak kejadian komputer dan laptop raib digondol maling sebelum pelaksanaan UNBK.  


Pertama kali mengikuti kegiatan UNBK tahun 2017 ada beberapa kendala yang dihadapi oleh kami diantaranya adalah kendala gangguan pada server pusat sehingga UNBK sempat molor beberapa menit dari jadwal yang sudah ditentukan.


Selain itu ada juga kendala lain yang dihadapi oleh Panitia UNBK, yakni siswa yang terlambat datang ke lokasi Ujian Nasional Berbasis Komputer karena giliran sesi kedua dan ketiga. Seperti kita ketahui bahwa sesi kedua mulai pukul 10.30, sedangkan sesi ketiga mulai pukul 14.00. Seringkali siswa yang telambat datang karena ketiduran atau ketiadaan kendaraan untuk datang ke sekolah tempat ujian.


Simulasi UNBK Tahun 2017


Walaupun ada kendala tapi bisa dibilang UNBK 2017 itu sukses, sehingga membuat sekolah kami tetap memilih UNBK untuk ujian akhirnya di tahun 2018. Namun demikian sekolah kami masih nebeng di SMK yang lokasinya tidak berjauhan dari sekolah sendiri. Pada UNBK yang kedua ini, relatif sedikit permasalahannya karena sudah pengalaman dari UNBK yang pertama.


Kendalanya pun hampir sama, yakni server pusat yang sempat down sehingga waktu pelaksanaan UNBK sedikit molor dari waktu yang sudah dijadwalkan. Dampaknya tentu pada peserta sesi yang kedua dan ketiga, serta waktu istirahat pengawas dan proktor UNBK.


Laptop ASUS untuk simulasi UNBK


Pada tahun 2019, sekolah kami memutuskan untuk mengadakan UNBK mandiri. Karena sekolah kami mendapatkan bantuan berupa 20 laptop ASUS, 1 Server, dan 2 Printer dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.


Kekurangan perangkat komputer atau laptop untuk kegiatan UNBK, masih pinjam dari guru dan siswa hingga terpenuhi untuk 3 server dengan tetap menerapkan 3 sesi.  Tapi kendala yang dihadapi adalah lemotnya server untuk kegiatan UNBK. Dari mulai booting awal hingga muncul tampilan utama membutuhkan waktu hingga kurang lebih 3-5 menit. Pengaruhnya tentu pada waktu mulai kegiatan simulasi UNBK atau UNBK yang sedikit terlambat.


Tahun 2020 sekolah kami sudah menjadwalkan kegiatan UNBK secara mandiri, tetapi karena masih pandemi Covid-19 sudah melanda negeri ini, maka Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia memutuskan untuk meniadakan kegiatan UNBK baik untuk tingkat SMP, maupun SMA/SMK.

Simulasi UNBK Tahun 2020


Rasanya campur aduk antara sedih dan senang karena tidak ada UNBK. Sedihnya karena semua perlengkapan UNBK sudah disiapkan menjadi sia-siap. Tetapi senangnya tidak ada UNBK adalah bila selama ini kelulusan berdasarkan nilai akhir dari UNBK maka kini kelulusan berdasarkan nilai rapot dan kepribadian siswa selama sekolah.  


Tahun 2021 harusnya sekolah kami mengadakan AN (Asesmen Nasional) secara mandiri sebagai pengganti UNBK walaupun pesertanya terbatas hanya sekitar 40 peserta untuk kelas 8 bukan lagi untuk kelas 9 SMP yang dipilih oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan secara acak. Tetapi karena alasan pandemi dan server pusat yang belum memadai akhirnya diundur kembali.


Sebagai seorang proktor tentu masalah yang dihadapi setiap kegiatan UNBK atau Asesmen Nasioanl adalah permasalah server yang sering lemot. Untuk itu sebenarnya sekolah membutuhkan PC desktop yang dapat diajak kerja lebih cepat lagi sehingga kegiatan UNBK atau sekarang berganti dengan AN (Asesmen Nasional) bisa berjalan dengan lancar.


Pilihannya adalah ASUS ExpertCenter D500SA, berikut alasannya :



Memenuhi Standar Server UNBK/AN  yakni :

- PC/Tower/Desktop (bukan laptop)

- Processor 4 core dan clock rate minimal 1.6 GHz (64 bit)

- RAM 8 GB, DDR 3

- Harddisk 250 GB

- Operating System (64 bit): Windows Server/Windows 8/Windows 7 /Linux Ubuntu 14.04

- LAN CARD (NIC) 2 unit support GigaByte


Sedangkan ASUS ExpertCenter D500SA memiliki spesifikasi sebagai berikut :

- PC/Tower/Desktop

- Prosesor The 10th generation Intel Core i5

- RAM hingga 64GB

- Hardisk/SSD hingga 3TB/2TB

- Sistem operasi Windows 10 Pro

- LAN Card


Sehingga ASUS ExpertCenter D500SA sudah dapat digunakan untuk server Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau Asesmen Nasional (AN). 




Desain Kompak dan Fleksibel

Biasanya ukuran PC untuk server berukuran besar dan menghabiskan ruang saat ditempatkan di ruang kerja, tetapi ExpertCenter D500SA ini memiliki desain yang lebih kompak dan fleksibel baik saat ditempatkan di ruangan, kantor atau tempat bisnis Anda sehingga meja kerja tetap rapi.

Desain ExpertCenter D500SA kompak dan fleksibel


PC Desktop ini memiliki sasis yang kecil yang modern, ringkas dan stylish saat ditempatkan baik secara vertikal maupun horizontal. Sehingga Anda dapat menempatkan  monitor di samping atau di atasnya.


Performa Tinggi

PC desktop ASUS ExpertCenter D500SA memiliki performa yang tinggi sehingga bisa diandalkan untuk kerja atau bisnis Anda. ASUS ExpertCenter D500SA ini menggunakan Prosesor 10th generation Intel Core i5 dengan Chipset Intel H410, serta Grafis Intel HD Integrated Graphics 630, dengan RAM 4 dan bisa diupgrade hingga 64 GB dengan DDR4 2666MHz. Memiliki penyimpanan data HDD/SSD hingga 3TB membuat PC desktop ini selain memiliki performa tinggi juga bisa menyimpan file ujian atau bisnis Anda lebih banyak.


Konektivitas Lengkap

Untuk urusan konektivitas, PC Desktop ASUS ExpertCenter D500SA ini sudah dilengkapi dengan port dari USB 2.0, USB 3.2, PS/2 (Keyboard), PS/2 (Mouse), HDMI 1.4, DisplayPort, VGA Port, RJ45 LAN, COM Port(Serial Port) (Optional), Parallel Port (Optional), D-sub dan Audio Jack.



Selain itu PC Desktop ASUS ExpertCenter D500SA dilengkapi dengan Smart card reader dan SD card reader (optional) sehingga sangat cocok untuk server atau untuk membantu bisnis Anda dalam kemudahan transaksi, transfer data, atau tugas terkait bisnis lainnya..

 

Mudah dalam penggunaan, pengelolaan dan upgrade

ASUS ExpertCenter D500SA, memiliki desain yang memudahkan penggunanya. Biasanya untuk membuka sasis PC harus menggunakan obeng khusus, tetapi PC Desktop ini memiliki desain sasis yang bisa dibuka tanpa alat.



Dengan demikian penggunanya dapat dengan mudah saat ingin membersihkan, atau mengupgrade daleman PC ini. Begitu juga saat akan mengganti HDD dan ODD (Optic Disc Drive) juga dapat dengan mudah ditarik hanya dengan menggunakan jari. Ini tentu akan menghemat waktu dan tenaga, serta membuat peningkatan komponen dan servis rutin menjadi lebih mudah.



Tata letak internal yang cerdas memberikan ruang maksimum. Casing baja internalnya memungkinkan ExpertCenter D500 menampung hingga empat perangkat penyimpanan, yakni slot PCIe memungkinkan penambahan kartu grafis, konektivitas WiFi, dan port I/O ekstra dengan mudah.


Kokoh dan Aman

Semua orang pasti menginginkan perangkat yang dimilikinya memiliki kemampuan tahan lama atau tidak cepat rusak. ExpertCenter D500 dirancang untuk penggunaan jangka panjang. Apalagi PC desktop ini sudah memiliki standar militer AS MIL-STD-810G dan pengujian internal ASUS yang ketat. PC ini tahan terhadap guncangan kecil yang tak terhindarkan dan kecelakaan kerja sehari-hari yang bisa membahayakan data berharga Anda.  



Desktop ExpertCenter menggunakan motherboard ASUS yang terkenal ketangguhannya karena menawarkan perlindungan sistem yang komprehensif untuk melindungi hadware, stabil dan kinerja yang konsisten



Sedangkan untuk keamanannya, ASUS sudah memahami bahwa keamanan PC desktopnya harus berfungsi secara efektif agar aktivitasnya tidak terganggu. PC Desktop ExpertCenter D500 menghadirkan fitur keamanan yang canggih untuk menjaga data dan bisnis Anda.

 

Menyederhanakan proses bisnis dengan ASUS Control Center

ASUS memahami kebutuhan konsumennya, apalagi pada masa pandemi seperti sekarang. Untuk mengatasi permasalah dengan perangkat ASUS termasuk dengan PC Desktop, ASUS memiliki yang namanya ASUS Control Center.

ASUS Control Center


ASUS Control Center adalah rangkaian manajemen teknologi informasi terpusat yang mampu melakukan manajemen jarak jauh, pemantauan perangkat keras dan perangkat lunak, dan penjadwalan tugas melalui antarmuka berbasis web yang ramah pengguna, memungkinkan administrator sistem untuk mengelola aset perusahaan dengan mudah melalui satu portal


Manajemen menjadi lebih mudah dengan desktop ExpertCenter. Solusi manajemen ASUS membantu merampingkan tugas rutin, memungkinkan staf TI untuk mengontrol dan mengelola aset perusahaan dari jarak jauh, menghemat waktu dan uang dari tempat usaha Anda.


Konsumsi daya yang efisien

ExpertCenter D500 menggunakan kapasitor kelas atas. Power Supplynya memiliki sertifikasi 80 PLUS Platinum yang menunjukkan energi terbuang minimum, yang menghasilkan lebih sedikit panas dan penghematan biaya untuk jangka waktu yang panjang.



Demikian Anda telah berkomitmen untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan, PC desktop ExpertCenter D500 telah mengadopsi persyaratan lingkungan yang ketat di semua tahap siklus hidup produk dan mengoptimalkan penggunaan energi untuk menurunkan biaya pengoperasian dalam jangka panjang.


Spesifikasi ExpertCenter D500SA 

Sistem Operasi : Windows 10 Pro / Windows 10 Pro for business / Endless OS

Prosesor         : The 10th generation Intel Core i5/Pentium/Celeron Processor

Chipset                 : Intel H410

Grafis         : Intel HD Integrated Graphics 630

Memori         : 4GB sampai 64 GB DDR4 at 2933 /2666MHz, 2 x LONG-DIMM

Expansion Slots : 1 x PCI, 1 x M.2 (for Wi-Fi card), 2 x M.2 Socket, 2 x PCI-e x 1, 1 x PCI-e x 16

SATA         : 3 x SATA 6Gb/s

Penyimpanan : 2.5" 1TB, 3.5" hingga 2TB, M.2 Up hingga 2TB

Optical Drive  :  Slim type DVD-RW (Optional), Slim type DVD-ROM(Optional)

Wireless Data Network : 802.11 a/b/g/n/ac , Bluetooth 5.0, atau 802.11 ax, Bluetooth 5.0

LAN         : Intel I219V

Audio         : Realtek ALC887, High Definition 7.1 Channel Audio

Port I/O Depan        :  1 x 20-in-1 Card Reader(Optional), 1 x Headphone, 4x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1 x Microphone& Headphone (Combo jack)

Port I/O Belakang     : 4 x USB 2.0, 1 x PS/2(Keyboard), 1 x PS/2(Mouse), 1 x HDMI 1.4, 1 x DisplayPort, 1 x RJ45 LAN, 1 x COM Port(Serial Port) (Optional), 1 x Parallel Port (Optional), 1 x D-sub, 3 x Audio Jack(s)

Power Supply : 180 W (80 PLUS), 300 W (80 PLUS)

Dimensi                 : 9.5 x 29.28 x 34 cm (WxDxH), 22.2 x 41 x 49.2 cm (WxDxH) dengan karton

Berat         : (12.13 lb)

Warna         : Hitam 

Utilitas                 : ASUS Business Manager/ASUS Control Center/MyASUS(Optional)


Kesimpulan

Dengan berbagai kelebihan tersebut maka ASUS ExpertCenter D500SA bisa dijadikan server untuk kegiatan  Ujian Nasional Berbasis Komputer atau Asesmen Nasional. Selain itu bagi Anda yang memiliki bisnis atau usaha PC desktop ini sangat cocok karena memiliki performa, dan keamanan yang tinggi serta desain yang kompak dan fleksibel untuk bisnis yang cerdas dan bergerak menuju sukses di masa depan. 



0 komentar:

Post a Comment test