ads

Perbedaan Sistem Operasi Android

Rabu, 01 Mei 2013

Maraknya penjualan smartphone atau tablet dengan sistem operasi Android, membuat sistem operasi besutan Google ini menjadi terkenal dan bahkan mampu mengalahkan pesaingnya seperti iOS, BlackBerry dan Windows. Tapi banyaknya pengguna Android tidak dibarengi dengan pengetahuan dasar mengenai Android. 

Banyak pula pengguna yang bingung dengan perangkat yang mereka miliki apakah menggunakan sistem operasi Android Donut, Cupcake, Gingerbread, Honeycomb, Ice Cream Sandwic, Jelly Bean, dan Key Lime Pie. Lalu apa perbedaan antara sistem operasi Android tersebut. Oleh sebab itu pada kesempatan ini saya akan mengulas tentang perbedaan sistem operasi Android.

Android versi 1.1 
Pada tanggal 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email. 

Android versi 1.5 (Cupcake) 
Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam telepon seluler, versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem. 

Android versi 1.6 (Donut) 
Donut (versi 1.6) dirilis pada bulan September 2009 dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus, kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan, memiliki jaringan CDMA / EVDO, WiFi 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine, kemampuan dial kontak, teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel), pengadaan resolusi VWGA. 

Android versi 2.0/2.1 (Eclair) 
Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan User Interface (UI) dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1. 

Untuk mempercepat perkembangan dan bersaing dengan perangkat lain, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps - aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik. 

Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs Internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook. 

Android versi 2.2 (Froyo = Frozen Yoghurt) 
Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market. 

Android versi 2.3 (Gingerbread) 
Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu atau kamera depan dan belakang. 

Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb) 
Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 kini sudah banyak hadir di pasaran Indonesia. Perangkat tersebut bernama Eee Pad Transformer produksi dari Asus dan masih banyak lagi lainnya. 

Android versi 4.0 (ICS: Ice Cream Sandwich) 
Diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan Near Fear Communication (NFC). Ponsel pertama yang menggunakan sistem operasi ini adalah Samsung Galaxy Nexus. 

Android versi 4.1 (Jelly Bean) 
Android Jelly Bean yaang diluncurkan pada acara Google I/O lalu membawa sejumlah keunggulan dan fitur baru. Penambahan baru diantaranya meningkatkan input keyboard, desain baru fitur pencarian, UI yang baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat. Tak ketinggalan Google Now juga menjadi bagian yang diperbarui. Google Now memberikan informasi yang tepat pada waktu yang tepat pula. Salah satu kemampuannya adalah dapat mengetahui informasi cuaca, lalu-lintas, ataupun hasil pertandingan olahraga. Sistem operasi Android Jelly Bean 4.1 muncul pertama kali dalam produk tablet Asus, yakni Google Nexus 7. 

Android versi 4.2 (Jelly Bean) 
Fitur photo sphere untuk panaroma, daydream sebagai screensaver, power control, lock screen widget, menjalankan banyak user (dalam tablet saja), serta widget terbaru hadir di perangkat smartphone atau tablet. Android 4.2 Pertama kali dikenalkan melalui LG, yakni Google Nexus 4. 

Android versi 5.0 (Key Lime Pie) 
Android versi terbaru hasil modifikasi dari Android 4.2 Jelly Bean. Android terbaru ini memiliki beberapa fitur terbaru diantaranya profil kinerja terpadu untuk memanipulasi baterai yang mencakup mematikan suara, transfer data, kecerahan layar, update latar belakang dan menavigasi menu dalam pengaturan, selain itu terdapat sinkronisasi data antara ponsel dan tablet menggunakan aplikasi video untuk mengelola download film tersebut melalui Play Store. Serta Android 5.0 mendukung video conference dengan perangkat lain yang bukan Android. Perangkat yang menggunakan sistem operasi Android 5.0 dikabarkan adalah Motorola X Phone.

8 komentar for Perbedaan Sistem Operasi Android :

  1. baru tau niihh gan,,terimakasih bnyak yaa gan untuk ilmunya..

    BalasHapus
  2. terimakash bnyak gan,,sangat membantu sekali informasinya..

    BalasHapus
  3. mantep bnget niihh gan informasinya..

    BalasHapus
  4. siipp deehh gan,,ane baru tau sekarang..

    BalasHapus
  5. arigato untuk info yg diberikan!

    BalasHapus

Mari budayakan komentar dengan menggunakan kata-kata yang baik dan sopan tanpa spam