ads

5 Cara Android Mengatasi Apple

Kamis, 18 Juli 2013

Meskipun Apple sudah berupaya untuk menjaga jarak agar bisa terus bersaing dengan Android, tapi sistem operasi besutan Google yakni Android terus berada di posisi teratas bahkan terus bergerak dengan cepat meraih pangsa pasar yang dulunya eksklusif dimiliki oleh raksasa Cupertino (Apple) tersebut. Dengan berbekal iOS 7 terbaru dan kabar akan hadirnya iPhone murahnya, Apple sedang mencoba untuk bertahan dari gempuran Android. 


Namun menurut Otoritas Android, masih ada beberapa alasan kuat yang akan terus dia perbuat agar Android tetap menjadi pemenang. Berikut cara Android Mengatasi Apple


  1. Google. Sebagai perusahaan pembuat sistem operasi ini. Google menempatkan banyak data dan layanan ke dalamnya, seperti aplikasi Google Maps dan Google Now, serta proyek terbaru Google yakni Google Glass. Sehingga pundi-pundi uang terus masuk ke Google sebagai perusahaan induk. Sementara Apple masih berkutat dengan proyek-proyek itu saja dan tidak memiliki jumlah data seperti Google Play. 
  2. Open source. Nilai tertinggi yang ada pada Android karena menjadikan sistem operasi ini open source, pengembang pihak ketiga yang bebas untuk menggunakan OS untuk membangun produk yang disesuaikan bagi pengguna. Tapi ketika Anda datang ke Apple, salah satu sistem operasi yang paling tertutup di dunia, kata 'kustomisasi' bahkan tidak ada. Sifat terbuka Android telah membantunya untuk masuk ke banyak berbagai perangkat seperti konsol game, mesin cuci, lemari es dan bahkan oven gelombang mikro yang didukung oleh Android. 
  3. Komunitas Pengembang. Sebuah komunitas pengembang yang kuat berkembang seiring dengan popularitas Android. Contoh terbesar untuk ini adalah ketersediaan custom ROM untuk Android seperti CynogenMode dan Paranoid Android. Pengembang mendedikasikan waktunya untuk memberikan pengalaman tertentu kepada penggunanya. Oleh karena itu pengembangan aplikasi di Android lebih cepat dibandingkan dengan Apple atau kompetitor lainnya. 
  4. Inovasi di antara kompetisi. Meskipun Google mendistribusikan OS Android, tapi setiap produsen dapat menambahkan beberapa rasa atau kelebihan di smartphone yang mereka keluarkan. Kompetisi ini memelihara inovasi, sementara Apple masih terjebak dengan kebijakan "satu ukuran cocok untuk semua". Sebagai gambaran misalnya HTC One, Samsung Galaxy S4 dan Sony Xperia Z. HTC melakukan inovasi lebih di suara yang menggelegar dengan Boom Soundnya dan userinterface (antarmuka), BlinkFeed dan Sence 5, Sedangkan Samsung mengandalkan dengan software pelacakan, fungsi multitasking dan interface kameranya. Sementara Sony Xperia Z mengandalkan kelebihannya dalam bidang perangkatnya yang tahan debu dan air. 
  5. Hardware Yang Berbeda. Apple masih terjebak dalam hardware generasi terakhir sedangkan Android sudah mengeluarkan teknologi terbaru dengan cepat. Lihat saja Samsung Galaxy S4 atau HTC One misalnya, menawarkan hardware jauh lebih baik daripada iPhone 5. Selain itu, dengan harga Apple yang relatif mahal membuat pangsa pasar di negara berkembang dikuasai oleh Android yang memiliki harga yang relatif lebih rendah. 

0 komentar:

Poskan Komentar test