Smartphone Nokia Ini Laris Manis Di Negara Pembuat Ponsel Dunia

Kamis, 08 Maret 2018
Penjualan Nokia 7 Plus (Gambar GSMArena.com)

Namanya manusia biasanya akan merasa bosan dengan apa yang dimilikinya, begitu juga dengan smartphone yang digunakannya. Begitu juga yang dialami oleh orang-orang yang notabenenya adalah negara pembuat smartphone dunia yakni negara Tirai Bambu atau China. 

Sebagian orang di China seakan mulai bosan dan jenuh dengan smartphone merek negaranya. Sehingga ingin merasakan pengalaman sendiri menggunakan smartphone merek dari negara lain, atau mungkin sekedar bernostalgia dengan merek lama yang kini bangkit kembali yakni Nokia. 

Smartphone yang sedang digandrungi di China saat ini adalah Nokia 7 Plus dalam batch pertamanya ponsel ini terjual habis dalam waktu hanya 5 menit. Begitu toko virtual dibuka pagi pukul 10.07 dan hanya dalam tempo 5 menit smartphone tersebut ludes terjual. 

Nokia 7 Plus merupakan smartphone Nokia pertama yang menggunakan layar 18: 9 dan menggunakan prosesor Snapdragon 660. Smartphone ini menggunakan layar LCD IPS berukuran 6 inci dengan resolusi 2160 x 1080 piksel. 
Nokia 7 Plus (Gambar GSMarena.com)

Smartphone ini hadir dalam pilihan warna hitam atau Putih dengan bingkai beraksen tembaga, dengan kamera, logo dan tombol Nokia pada bagian belakangnya. Nokia 7 Plus menggunakan kamera ganda yakni kamera utama 12MP dengan piksel besar 1.4um dan lensa f / 1.75 dan kamera telephoto 12MP 2x kedua dengan piksel 1.0um dan lensa f / 2.6. 

Sementara kamera depannya memiliki sensor 5MP baru dengan piksel besar yang sama dengan kamera utama 1.4um dan lensa sudut lebar, aperture f / 2.0, FOV 84 derajat dan ketiganya menggunakan kamera Zeiss.

Seperti kita ketahui smartphone Nokia 7 Plus dibanderol dengan harga 2.300 Yen atau setara dengan Rp. 4,8 jutaan untuk versi RAM 4GB dan memori internal 64GB dan 2.500 Yen atau setara dengan Rp.5,3 jutaan untuk versi RAM 6GB dan memori internal 64GB. 

Kabarnya akan ada batch lain yang tersedia dalam waktu sekitar satu minggu tepatnya pada tanggal 15 Maret pukul 10:07. Kemungkinannya smartphone besutan Nokia tersebut akan diburu kembali oleh para pembeli. 

Sayangnya HMD maupun toko online tersebut tidak mengatakan berapa banyak ponsel yang dijual dalam batch tersebut. Saat ini smartphone ini baru dipasarkan di China sedangkan untuk di luar China harus menunggu sampai bulan April. 

Nokia 7 plus kabarnya akan dibanderol dengan harga 400 Euro atau setara dengan Rp.6,7 juta di Eropa dan benua yang lain untuk versi RAM 6GB, seperti dikutip dari GSMArena.com (07/03/2018).

0 komentar:

Posting Komentar test