Cara Mudah Menyusun RPP SMP Kurikulum 2013 Dilengkapi Dengan PPK, dan HOTS

Rabu, 08 Agustus 2018
Contoh RPP SMP Kurikulum 2013

Bagi bapak dan ibu guru, membuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) sudah menjadi kebiasaan setiap awal pelajaran baru atau semester. Setiap saat memang nama dan komposisi RPP berubah-ubah mengikuti perkembangan kurikulum yang berlaku di Indonesia. 

Kurikulum yang digunakan adalah kurikulum 2013 yang sudah hampir semua sekolah dari jenjang pendidikan SD hingga SMA atau yang sederajat digunakan di seluruh Indonesia. Target semua sekolah sudah menggunakan kurikulum 2013 dengan PPK (Penguatan Pendidikan Karakter) dan HOTS (High Order Thinking Skill) atau Berpikir Tingkat Tinggi pada tahun pelajaran 2019/2020. 

Banyak guru terutama yang masih baru, belum memahami proses pembuatan RPP itu berasal dari mana sehingga mereka terlihat masih kebingungan. Nah agar bisa memahami pembuatan RPP Kurikulum 2013 saya akan menguraikannya satu persatu agar mudah dipahami. 

Berikut cara mudah menyusun RPP SMP Kurikulum 2013 yang dilengkapi dengan PPK dan HOTS :

Identitas sekolah dan mata pelajaran :


Isi dengan nama sekolah, mata pelajaran, kelas, semester, materi, dan alokasi waktunya A.

A. Kompetensi Inti 
Kompetensi Inti untuk Nomer 1 dan Nomor 2 diambil dari Permendikbud Nomor 21 Tahun 2016

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi 
Kompetensi Dasar diambil dari Permendikbud Nomor 24 Tahun 2016 
Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Lampiran Nomor 02 
Mata Pelajaran IPA Lampiran Nomor 06 
Mata Pelajaran IPS Lampiran Nomor 11 
Mata Pelajaran Matematika Lampiran Nomor 15 
Mata Pelajaran PPKN (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan) Lampiran Nomor 19 
Mata Pelajaran PJOK (Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan) Lampiran Nomor 22 
Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Lampiran Nomor 31 
Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Lampiran Nomor 32 
Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Lampiran Nomor 33 
Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Lampiran Nomor 34 
Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Lampiran Nomor 35 
Mata Pelajaran Pendidikan Agama Konghucu dan Budi Pekerti Lampiran Nomor 36 
Mata Pelajaran Bahasa Inggris Lampiran Nomor 37 
Mata Pelajaran Seni Budaya Lampiran Nomor 38 
Mata Pelajaran Prakarya Lampiran Nomor 39 

Sedangkan Indikator Pencapaian Kompetensi dibuat sendiri berdasarkan kata kerja operasional berdasarkan Taksonomi Bloom dan materi yang akan dibahas dalam RPP. 

Dengan ketentuan rumuskan 2 atau lebih indikator pencapaian untuk setiap KD (Kompetensi Dasar), yang merupakan jabaran dari KD. Indikator merupakan perilaku yang dapat diukur, atau diobservasi. KD dari KI-3 mencakup pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural sesuai dengan kandungan KD dengan kemampuan kognitif mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, dan atau mencipta.


Contoh : Menjelaskan pengertian ruang dan interaksi antarruang. (Menjelaskan diambil dari ranah kognitif pengetahuan) sedangkan (ruang dan interaksi antarruang diambil dari materi IPS Kelas 7 semester 1. 

C. Tujuan Pembelajaran 
  1. Rumuskan 1 (satu) atau lebih tujuan pembelajaran untuk setiap indikator pencapaian kompetensi.
  2. Dalam hal indikator pencapaian kompetensi sangat spesifik dan tidak dapat diuraikan lagi, rumusan tujuan pembelajaran sama dengan indikator pencapaian kompetensi tersebut. 
  3. Apabila sebuah indikator pencapaian kompetensi masih dapat dirinci lagi, indikator pencapaian kompetensi tersebut dijabarkan ke dalam lebih dari 1 (satu) tujuan pembelajaran. 
  4. Tujuan pembelajaran mengandung unsur : Audience (A), Behavior (B), Condition (C), dan Degree (D). A : peserta didik, B : indikator pencapaian kompetensi atau jabaran yang akan dicapai, C : kegiatan, D : nilai karakter atau ukuran lain.
  5. Tujuan pembelajaran dapat dirumuskan untuk masing-masing pertemuan. 
  6. Tujuan pembelajaran mencakup sikap (karakter), pengetahuan, dan keterampilan. 
Contoh : Pertemuan Pertama Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik dapat : 

1. Menjelaskan pengertian ruang dan antarruang dengan percaya diri di hadapan peserta didik lainnya. 
2. ...dan seterusnya. 

Nilai-nilai utama Penguatan Pendidikan Karakter : religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab, dan lain-lain 

D. Materi Pembelajaran 
Tulis tema/sub-tema/jenis teks dan/atau butir-butir materi yang dicakup untuk materi pembelajaran reguler, pengayaan, dan remedial. Butir-butir materi yang dimaksud harus relevan dengan indikator pencapaian kompetensi yang mencakup pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural sesuai tuntutan/kandungan KD.  
  1. Materi Reguler 
  2. Materi Pengayaan 
  3. Materi Remedial  
Contoh 

1. Materi pembelajaran reguler 
Tulis tema/sub-tema/jenis teks dan/atau butir-butir materi sebagaimana dicakup oleh KD).
Contoh : 
  1. Pengertian ruang
  2. Pengertian interaksi antarruang 
  3. Menyebutkan contoh interaksi keruangan antar wilayah di Indonesia
  4. Menyebutkan contoh interaksi keruangan yang terjadi di wilayahnya 
  5. Menjelaskan kondisi saling bergantung yang diperlukan untuk terjadinya interaksi antarruang. 

2. Materi pembelajaran pengayaan 

Tulis sejumlah butir materi (kompetensi) pengayaan/perluasan/pendalaman dari yang dicakup oleh materi pembelajaran reguler). Contoh: akibat interaksi keruangan yang terjadi di wilayah Indonesia

3. Materi pembelajaran remedial 
Tulis sejumlah butir materi reguler yang diperkirakan sulit dikuasai oleh sebagian/seluruh peserta didik).

Contoh : 
  1. Menyebutkan contoh interaksi keruangan antar wilayah di Indonesia, 
  2. Menyebutkan contoh interaksi keruangan yang terjadi di wilayahnya, 
  3. Menjelaskan kondisi saling bergantung yang diperlukan untuk terjadinya interaksi antarruang. 

E. Metode Pembelajaran 
Tulis satu atau lebih metode pembelajaran yang akan diterapkan pada pembelajaran aktif yang efektif dan efisien memfasilitasi peserta didik mencapai indikator-indikator KD beserta kecakapan abad 21 yang sering disebut 4C (Creative, Critical thinking, Communicative, and Collaborative) atau Kreatif, Berpikir Kritis, Komunikatif dan Kolaboratif.  

Pendekatan dan Model Pembelajaran 
Pendekatan : Saintifik 
Model Pembelajaran : Discovery learning, Problem Based Learning (PBL), PjBL )Project Based Learning). 

F. Media dan Bahan 
1. Media 
Tulis spesifikasi semua media pembelajaran (video/film, rekaman audio, model, chart, gambar, realia, dsb.). Contoh : 
  1. Video/film: Judul. Tahun. Produser. (Tersedia di situs internet lengkap dengan tanggal pengunduhan) 
  2. Rekaman audio : Judul. Tahun. Produser. (Tersedia di situs internet lengkap dengan tanggal pengunduhan) 
  3. Model : Nama model yang dimaksud 
  4. Gambar: Judul gambar yang dimaksud 
  5. Realia: Nama benda yang dimaksud 

2. Bahan 

Tulis spesifikasi (misalnya nama, jumlah, ukuran) semua bahan yang diperlukan. 

G. Sumber Belajar 
Tulis spesifikasi semua sumber belajar (buku Peserta didik, buku referensi, majalah, koran, situs internet, lingkungan sekitar, narasumber, dsb.). Contoh : 
  1. Buku Peserta didik: Nama pengarang. Tahun penerbitan. Judul buku. Kota penerbitan: Penerbit (halaman) 
  2. Buku referensi: Nama pengarang. Tahun penerbitan. Judul buku. Kota penerbitan: Penerbit (halaman). 
  3. Majalah: Penulis artikel. Tahun terbit. Judul artikel. Nama majalah, Volume, Nomor, Tahun, (halaman). 
  4. Koran: Judul artikel, Nama koran, Edisi (tanggal terbit), Halaman, Kolom 
  5. Situs internet: Penulis. Tahun. Judul artikel. (Tersedia di situs internet lengkap dengan tanggal pengunduhan) 
  6. Lingkungan sekitar: Nama dan lokasi lingkungan sekitar yang dimaksud 
  7. Narasumber: Nama narasumber yang dimaksud beserta bidang keahlian dan/atau profesinya 
  8. Lainnya (sesuai dengan aturan yang berlaku) 

H. Langkah-langkah Pembelajaran 

Berisi kegiatan Pendahuluan, Kegiatan Inti dan Kegiatan Penutup. Langkah-langkah pendahuluan diselipkan kegiatan literasi. Literasi ada literasi bahasa, literasi numerasi, literasi sains, literasi digital (teknologi, informasi dan komunikasi), literasi finansial, literasi budaya dan kewargaan. Sedangkan kegiatan inti menyesuaikan sintaks dan prinsip-prinsip belajar dan metode yang diterapkan. Selain itu dilengkapi dengan waktu pelaksanaannya. Langkah-langkah pembelajaran biasanya berisi : Mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan. 

I. Penilaian 
Teknik penilaian Pembelajaran Reguler : 
  1. Sikap Spiritual : Observasi, penilaian diri, dan penilaian antar teman 
  2. Sikap Sosial : Observasi, penilaian diri, dan penilaian antar teman 
  3. Pengetahuan : Lisan, Penugasan, Tertulis, Portofolio 
  4. Ketrampilan : Praktik, Produk, proyek, portofolio 

Pembelajaran Remedial : bimbingan perorangan, belajar kelompok, pemanfaatan tutor sebaya.

Pembelajaran Pengayaan : peserta didik yang sudah mencapai ketuntasan belajar diberi kegiatan pembelajaran pengayaan untuk perluasan dan/atau pendalaman materi (kompetensi) antara lain dalam bentuk mengerjakan soal-soal dengan tingkat kesulitan lebih tinggi, meringkas buku-buku referensi dan mewawancarai narasumber. 

Pada bagian akhir jangan lupa diberi identitas tempat sekolah, tanggal bulan dan tahun pembuatan RPP, nama guru dan nama kepala sekolah.




Selamat mencoba.

1 komentar on Cara Mudah Menyusun RPP SMP Kurikulum 2013 Dilengkapi Dengan PPK, dan HOTS

Mari budayakan komentar dengan menggunakan kata-kata yang baik dan sopan tanpa spam