Soal Dan Pembahasan Matematika Ujian Nasional SMP

Sunday, September 22, 2019
Soal dan Pembahasan Matematika UN SMP

Soal dan Pembahasan Matematika UN SMP - Ujian Nasional (UN) memang masih lama, tetapi selalu menarik untuk dievaluasi dan dianalisis termasuk soal-soal Ujian Nasional. Seperti kita ketahui bersama bahwa Ujian Nasional (UN) bertujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi lulusan pada mata pelajaran tertentu secara nasional dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Salah satu kegunaan hasil UN adalah pembinaan kepada satuan pendidikan untuk peningkatan mutu pendidikan. 


Setiap tahun Pusat Penilaian Pendidikan mempublikasikan hasil UN dalam bentuk aplikasi analisis hasil UN yang didistribusikan ke dinas pendidikan. Hasil Ujian Nasional sebenarnya dapat diakses melalui laman https://hasilun.puspendik.kemdikbud.go.id. 


Lingkup materi yang diujikan pada mata pelajaran Matematika SMP adalah Bilangan, Aljabar, Geometri dan Pengukuran, serta Statistika dan Peluang. Level kognitif yang diujikan meliputi pengetahuan dan pemahaman, aplikasi, dan penalaran. 

Pusat Penilaian Pendidikan membuat ringkasan eksekutif melengkapi publikasi hasil UN yang telah ada. Oleh karena itu Ringkasan ini tidak melaporkan semua kompetensi yang diujikan, namun mengangkat beberapa topik atau kompetensi yang dikuasai dan yang belum dikuasai siswa beserta rekomendasi pembelajaran. 

Dalam Ringkasan ini disajikan contoh soal beserta pembahasan soal untuk jenjang SMP. Termasuk Ringkasan Soal dan Pembahasan Ujian Nasional Mata Pelajaran Matematika untuk jenjang SMP. 

Berikut Soal dan Pembahasan Mata Pelajaran Matematika Ujian Nasional SMP/MTs :

Contoh Soal

Level Pengetahuan dan Pemahaman
Contoh soal pemahaman rutin pada materi operasi aljabar

Soal 1:
Bentuk sederhana dari 4x + 12y – 10z – 8x + 5y – 7z adalah ….
A. –12x + 12y – 3z
B. –4x + 17y – 17z
C. 4x + 7y – 17z
D. 12x + 12y + 17z

Pembahasan Jawaban:
4x + 12y – 10z – 8x + 5y – 7z
= (4x – 8x) + (12y + 5y) + (–10z – 7z)
= – 4x + 17y – 17z
Kunci Jawaban : B

Pembahasan:
Soal ini dapat dijawab benar oleh 55% siswa. Soal ini menguji pemahaman siswa terhadap operasi penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar. Soal ini merupakan soal yang rutin dijumpai oleh siswa.

Level Aplikasi

Contoh soal aplikasi rutin pada materi ukuran pemusatan data (rata-rata, median, modus)

Soal 2 :
Diberikan data usia sekelompok anak sebagai berikut:
14, 13, 15, 14, 17, 16, 12, 18, 13, 11, 14, 17, 13, 12, 17, 16

Median dari data tersebut adalah ....
A. 14
B. 13,5
C. 12,5
D. 12

Pembahasan Jawaban:
Data urut
11, 12, 12, 13, 13, 13, 14, 14, 14, 15, 16, 16, 17, 17, 17, 18

Kunci Jawaban : A

Pembahasan:
Soal ini dapat dijawab benar oleh 66% siswa. Soal ini menguji pemahaman siswa terhadap konsep median pada data tunggal. Soal ini hanya memerlukan kemampuan perhitungan dan pemahaman konsep median. Soal ini merupakan soal yang rutin dijumpai oleh siswa.

Contoh soal aplikasi rutin pada materi bangun ruang sisi datar (luas permukaan dan volume)

Soal 3 :
Sebuah limas mempunyai alas berbentuk persegi. Keliling alasnya 40 cm dan tinggi limas 12 cm. Volume limas tersebut adalah .…
A. 400 cm3
B. 480 cm3
C. 580 cm3
D. 600 cm3


Pembahasan Jawaban:
Kunci Jawaban : A

Pembahasan:

Soal ini hanya dapat dijawab benar oleh 22% siswa. Padahal soal ini hanya menguji kemampuan siswa dalam mengaplikasikan pemahaman tentang bangun ruang sisi datar terutama tentang volume limas persegi. Untuk menyelesaikan soal ini, siswa terlebih dahulu menentukan panjang sisi alas dari keliling alas yang telah diketahui pada soal. Kemudian, dengan panjang sisi alas dan tinggi limas yang diketahui, siswa dapat menentukan volume limas. Sebesar 61% siswa menjawab pilihan jawaban B. Hal tersebut kemungkinan karena siswa langsung mengalikan keliling alas yang diketahui dengan tinggi limas. Hal ini perlu menjadi perhatian, mengingat soal yang sebenarnya sederhana hanya dijawab benar oleh sebagian kecil siswa sedangkan sebagian besar menjawab salah.

Contoh soal aplikasi rutin pada materi perbandingan berbalik nilai

Soal 4 :

Seorang pemborong dapat menyelesaikan suatu pekerjaan dalam waktu 40 hari dengan 15 pekerja. Jika pekerjaan ingin diselesaikan dalam waktu 30 hari, maka banyak tambahan pekerja yang diperlukan adalah ....
A. 5 orang
B. 10 orang
C. 15 orang
D. 20 orang


Pembahasan Jawaban:
40 hari = 15 pekerja
30 hari = x pekerja
40 hari x
30 hari 15
x 40 x 15
30

20 pekerja

Jadi tambahan pekerja yang dibutuhkan adalah 5 orang

Kunci Jawaban : A

Pembahasan:

Soal ini dapat dijawab benar oleh 40% siswa karena merupakan soal yang cukup rutin dijumpai oleh mereka baik dalam pembelajaran maupun buku teks. Soal ini menguji kemampuan siswa dalam mengaplikasikan pengetahuan tentang perbandingan berbalik nilai untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Untuk menyelesaikan soal ini, siswa harus memahami informasi yang diberikan dalam soal untuk kemudian menyelesaikannya dengan konsep perbandingan berbalik nilai.

Level Penalaran

Contoh soal non rutin pada materi skala dan perbandingan

Soal 5:

Seorang pemborong akan membangun sebuah gedung pertemuan di lahan yang berukuran 90 m × 60 m. Sebelum membangun ia membuat denah bangunan pada kertas gambar yang berukuran 60 cm × 40 cm. Skala denah yang mungkin digunakan adalah ....

A. 1:50
B. 1:75
C. 1:100
D. 1:200

Pembahasan Jawaban:

Skala =
jarak pada peta

jarak sebenarnya
= 60 cm

900 cm
= 1:150

Tidak logis/dimungkinkan bila ukuran denah sama dengan ukuran kertas, oleh sebab itu skala harus dibuat lebih besar agar ukuran kertas dapat lebih kecil sehingga menjadi logis untuk dibuat denahnya dan jawaban yang tepat adalah 1:200

Kunci Jawaban : D

Pembahasan:

Banyak siswa yang mampu menjawab benar soal ini hanya mencapai 24%. Untuk menyelesaikan soal tersebut, siswa perlu menafsirkan informasi pada soal. Kemudian mengkonversi satuan ukuran gedung dari meter(m) ke centimeter(cm) sehingga diperoleh 9000cm x 6000cm. Selanjutnya, siswa membandingkan ukuran gedung dengan ukuran kertas yang tersedia menggunakan konsep skala yang telah dipelajari yakni dengan cara 9000 dibagi 60 = 150 atau 6000 dibagi 40. Jadi, diperoleh ukuran skala 1 : 150. Namun demikian, apabila ukuran skala tersebut digunakan untuk membuat denah, ukuran denah akan sama dengan ukuran kertas dan hal tersebut tidak logis. Oleh sebab itu, siswa perlu bernalar mengenai skala denah yang mungkin dengan ukuran kertas yang ada. Ukuran denah harus lebih kecil dari ukuran kertas, sehingga skala denah harus lebih besar dari skala 1 : 150. Jadi, skala denah yang mungkin digunakan adalah 1 : 200.


Bagi rekan-rekan yang membutuhkan soal dan pembahasan Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP silakan 

0 comments:

Post a Comment test