Soal IPS SMP Kelas 7 Tema 01 Keluarga Awal Kehidupan Kurikulum Merdeka

Saturday, April 16, 2022


Soal Penilaian Harian IPS Kelas 7 Semester Ganjil Tema 01  - Bagi bapak dan ibu guru yang mengajar di SMP tentu setiap akhir bab akan melakukan Ulangan Harian begitu juga dengan Kurikulum Merdeka. 


Untuk mengadakan penilaian harian tentu harus mempersiapkan soal-soal yang sesuai dengan materi yang diajarkan. Selain untuk digunakan oleh bapak dan ibu guru, soal-soal Penilaian Harian ini juga bisa digunakan untuk belajar atau tugas mandiri para peserta didik sehingga mereka bisa belajar di rumah khususnya mata pelajaran IPS SMP Kelas 7 Semester Ganjil. 


Bagi bapak dan ibu guru yang membutuhkan soal penilaian harian IPS Kelas 7 Semester 1 Tema 01 Keluarga Awal Kehidupan Kurikulum Merdeka yang dikutip dari Buku Siswa IPS Kelas 7 Kurikulum Merdeka Kemdikbud Ristek Karya M. Nursa'ban dkk. 


Berikut Soal Penilaian Harian IPS Kelas  7 Semester Ganjil Tema 01 Keluarga Awal Kehidupan Kurikulum Merdeka  : 


1. Sejarah perlu dipelajari karena bisa memberikan informasi tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi pada masa lampau. Manusia, waktu, dan ruang memiliki keterkaitan dalam sejarah karena ....

a. memengaruhi kehidupan di masa lalu

b. bagian dari unsur-unsur sejarah

c. waktu dan ruang menjadi kunci utama dalam sejarah

d. memengaruhi cara pandang terhadap sejarah


2. Keluarga Iqbal sedang mudik dari Tasikmalaya menuju Pacitan dan memilih jalur selatan dibanding jalur pantai utara karena pertimbangan waktu tempuh yang lebih singkat yaitu sekitar 5 jam dibanding melalui jalur pantai utara. Konsep lokasi yang sesuai pernyataan tersebut adalah lokasi ....

a. Absolut

b. Relatif 

c. Tetap

d. Jarak tempuh


3. Indonesia terleletak antara 60 LU-110 LS dan 950 BT-1410 BT. Selain itu, negara kita terletak di antara Samudra Pasifik dan Samudra Atlantik, dan juga memiliki relief dan topografi yang kompleks. Posisi Indonesia yang demikian berpengaruh terhadap iklim di pulau-pulau dan atau wilayah-wilayah di dalamnya, yaitu ...

a. Wilayah Bogor di Jawa dan Bukit Tinggi Sumatra beriklim basah dan sejuk penghasil sayur-sayuran

b. Wilayah Jakarta, Surabaya, dan Semarang beriklim kering dan panas penghasil tanaman makanan pokok 

c. Pulau-pulau di Wilayah NTT, NTB, dan Maluku beriklim panas dan basah penghasil daging ternak

d. Pulau-pulau di barat dan timur Sumatra beriklim basah dan dingin penghasil buah-buahan


4. Skala peta II sesuai ilustrasi berikut adalah ...

a. 1:6000

b. 1:60.000

c. 1:600.000

d. 1:6000.000


5. Tradisi lisan lebih sulit untuk dianalisis karena ....

a. perlu menangkap kenyataan di belakang ceritanya

b. disampaikan secara lengkap dan jelas

c. esensi cerita bersifat tetap

d. membutuhkan banyak narasumber


6. Rumi memanfaatkan waktu luang untuk membuat pesanan tas rajut. 

Pernyataan tersebut mencerminkan tindakan manusia sebagai makhluk ....

a. Individu

b. Religius

c. Ekonomi

d. Sosial


7. Harefa menolong kucing yang terjebak dalam saluran air karena diajarkan orang tuanya untuk tolong menolong dengan makhluk hidup lainnya merupakan pengaruh dari agen sosialisasi ....

a. Keluarga karena adanya pembiasaan penerapan nilai yang bersumber dari perasaan dan estetis

b. Keluarga karena adanya penanaman nilai material secara terus menerus

c. Keluarga, melalui penanaman dan pembiasaan nilai material

d. Keluarga, melalui penanaman nilai kebaikan


8. Perhatikan gambar di atas!


Nilai sosial yang utama dalam gambar tersebut yaitu nilai ....

a. Moral karena bersumber pada kehendak manusia

b. Moral karena bersumber dari perasaan

c. Kebenaran karena bersumber pada unsur akal

d. Kebenaran karena bersumber pada perasaan dan kehendak manusia


9. Perhatikan gambar berikut!



Informasi yang dapat diperoleh dari gambar di atas yaitu ....

a. Wilayah A dan B dapat disuplay wilayah C

b. Wilayah A dan C dapat dipenuhi wilayah B

c. Hubungan wilayah A dan B yang kuat

d. Hubungan wilayah A dan C yang kuat karena pengaruh wilayah B


10. Perhatikan jenis barang berikut:

(1) Pensil         (5) Jagung

(2) Pertalite      (6) Nasi

(3) Motor          (7) Pertamax

(4) Pulpen

Barang yang termasuk dalam kategori barang komplementer ditunjukan oleh nomor ....

a. (1) dan (4)

b. (2) dan (3)

c. (2) dan (7)

d. (5) dan (6)



ESAI

Jawablah soal-soal berikut secara jelas, benar, dan ringkas! 

1. Bagaimana pendapat kalian mengenai pentingnya mempelajari sejarah  keluarga? 

2. Hitunglah skala peta jika diketahui jarak Desa R dengan Desa M adalah 20 km, sedangkan jarak di peta 4cm! 

3. Perhatikan bacaan berikut:

Ini Rencana Pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen, Daftar 

Daerah yang Dilewati Serta Target Pengerjaannya


Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) dan Perjanjian Penjaminan Proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen resmi ditandatangani pada Jumat (13/11/2020). Jalan tol ini akan terhubung dengan jalan tol Semarang–Solo dan jalan tol Solo–Yogyakarta–YIA Kulon Progo dan membentuk segitiga emas yang dapat meningkatkan perekonomian dan konektivitas wilayah khususnya Yogyakarta, Solo, dan Semarang (Joglosemar).

Konsep Joglosemar sudah lama dirancang. Melalui pembangunan jalan tol ini, diharapkan Pariwisata tidak hanya berkembang di satu wilayah tetapi juga wilayah lain. Semua terkoneksi oleh jalan tol. Masyarakat juga mendapat banyak manfaat. Tol Yogyakarta-Bawen,  akan dilengkapi dengan terowongan yang lokasi potensialnya terdapat di antara Ambarawa dan Temanggung.  Terowongan dibangun karena tidak ingin merusak kawasan Banaran yang sejuk sebagai destinasi wisata dengan produk unggulan kopi.

Sumber: https://jogja.tribunnews.com/amp/2020/11/13/ini-rencana-pembangunan-tolyogyakarta-bawen-daftar-daerah-yang-dilewati-serta-target-pengerjaannya?page=3


Berdasarkan informasi di atas, jelaskan dampak pembangunan jalan tol Yogyakarta-Bawen terhadap interaksi antarwilayah tersebut!


4. Perhatikan bacaan berikut:

Ancaman Perilaku Konsumtif di Tengah Pandemi Corona


Merebaknya virus corona berdampak besar tidak hanya dalam bidang kesehatan, tetapi juga berdampak pada perekonomian, termasuk kegiatan ekonomi yang berhubungan dengan pembelian barang atau jasa. Aktivitas masyarakat menjadi lebih terbatas, bahkan aktivitas berbelanja juga banyak dilakukan dari rumah, melalui belanja  online.

Peluang ini tidak disia-siakan oleh perusahaan  e-commerce  atau biasa disebut juga  online shop. Online shop berlomba-lomba menawarkan berbagai kemudahan dan berbagai promosi menarik pada konsumen, seperti diskon, cashback, dan bonus pembelian. Berbagai promosi menarik yang ditawarkan dapat membuat kita selaku konsumen menjadi “gelap mata” sehingga menjadi konsumtif, belanja berlebihan, di luar batas kebutuhan. Godaan konsumtif makin besar karena di rumah kita memiliki banyak waktu untuk membukabuka situs belanja online, yang membuat kita makin terpapar dengan berbagai program yang ditawarkan.

Seringkali orang-orang yang berperilaku konsumtif sampai harus  terjebak utang demi menutupi gaya hidupnya, harus berurusan dengan  pihak penagih hutang, terjebak dalam gaya hidup materialistis dan hedonisme sehingga menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang. Sebagai konsumen, tentunya kita harus lebih bijaksana agar tidak terjebak dalam perilaku konsumtif. Jangan sampai ketika suatu saat virus Corona mereda, muncullah virus baru yang bernama virus konsumtif. Jadi, mari bekerja, belajar, beribadah, dan berbelanja bijaksana dari rumah.

Meike Kurniawati S.Psi, MM

Dosen Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara

Sumber: https://money.kompas.com/read/2020/04/02/191400326/ancaman-perilakukonsumtif-di-tengah-pandemi-corona?page=all#page2


Mengapa perilaku konsumtif bisa terjadi di tengah Pandemi COVID-19? 

Agen sosialisasi apa yang dapat memengaruhi perilaku konsumtif  tersebut?


5. Perhatikan bacaan berikut:

Pelajar Bandung Deklarasi Anti-Nyontek di UN

Deklarasi anti-nyontek diperdengarkan oleh pelajar SMA se-Kota Bandung di depan Gedung Sate pada Jumat (13/4) sore. Meskipun deklarasi tersebut sempat terhambat dengan turunnya hujan deras, tetapi hal itu tidak menghentikan niat mereka untuk menjunjung kejujuran dalam ujian nasional.

Sekitar 20 pelajar SMA se-Kota Bandung ikut mendukung deklarasi yang mereka sebut Mantap Gan. “Mantap Gan” adalah singkatan dari mandiri, terpercaya, gerakan anti nyontek pelajar nasional. “Di aksi ini kami tidak memaksa seluruh siswa di Indonesia untuk tidak mencontek. Namun kami hanya mengingatkan, mencontek adalah cikal bakal dari korupsi”, ujar koordinator Mantap Gan, Fadly Akbar

Sementara itu Fadly menjelaskan bahwa meskipun banyak sekali tawaran SMS jawaban ujian nasional, tetapi hal tersebut tidak menggoyahkannya. “Semua tergantung dari sikap dan komitmen kita. Karena kalau kita kerja secara jujur pasti tidak ada rintangan yang kita takuti,” tegasnya.

Sumber: https://www.republika.co.id/amp/m2evsv

Bagaimana pendapat kalian tentang aksi deklarasi anti-nyontek? Apa yang akan kalian lakukan jika ada teman yang berbuat curang dan ingin mengajak kalian berbuat curang ketika ujian sekolah?



0 komentar:

Post a Comment test