Inilah Jajaran Smartphone Lipat Tahun 2019

Monday, March 11, 2019
Samsung Galaxy Flex (TheAndroidsoul.com)

Teknologi terus berkembang dari hari ke hari. Begitu juga dengan dunia ponsel, hampir setiap minggu ada ponsel baru dengan berbagai ragam inovasi. Di tahun 2019 ini ada yang menjadi tren yakni smartphone lipat. Walaupun belum diproduksi secara masal tetapi keberadaannya sudah semakin massif diproduksi oleh berbagai vendor besar. 

Sebut saja produsen smartphone seperti Samsung, Huawei, Xiaomi, ZTE, Motorola, dan produsen lainpun berlomba-lomba memperkenalkan smartphone lipat tersebut ke pasaran, bahwa mereka sudah mampu membuat smartphone lipat. 

Berikut jajarang smartphone lipat tahun 2019 : 

FlexPai

Flexpai 
Smartphone lipat pertama kali diperkenalkan adalah Flexpai dari Royole, perusahaan asal California, Amerika Serikat. Jika layarnya dibentangkan, perangkat ini tampak seperti tablet dengan ukuran layar 7,8 inci. Saat layarnya dilipat, ukurannya layarnya berubah menjadi 4 inci. 

Perangkat ini berjalan menggunakan sistem operasi Android 9 Pie yang dilapisi dengan antarmuka besutannya yang disebut dengan Water OS.Flexpai sekaligus menjadi perangkat pertama yang menggunakan System-on-Chip (SoC) Snapdragon 8150 besutan Qualcomm.

Baca juga : Flexpai, Smartphone Lipat Pertama di Dunia

Smartphone ini menggunakan RAM 6GB dan memori internal 128 GB. Tersedia juga model dengan RAM 8 GB dan memori internal 256 GB atau 512 GB. Royole mengklaim bahwa engsel yang digunakan sebagai tumpuan lipatan layar di Flexpai memiliki ketahanan hingga 200.000 kali. 

Smartphone lipat turut dilengkapi dengan colokan USB Type-C untuk pengisian daya, tetapi tidak dilengkapi dengan jack 3.5mm. Baterainya menggunakan kapasitas 3.800 mAh dengan teknologi pengisian daya cepat yang diberi nama Ro-Charge. Royole menyebut bahwa daya baterai Flexpai akan terisi dari posisi 0 hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu selama 30 menit. 

Smartphone ini sudah mulai dipesan di China dengan banderol mulai dari 1.290 USD atau setara dengan Rp 19,5 jutaan), 1.435 USD atau setara dengan Rp 21,6 juta), dan yang paling mahal dijual dibanderol dengan harga 1.865 USD Rp 28 jutaan. 


Samsung Galaxy Fold
Ada dua layar yang digunakan, yakni dua layar ponsel 4,6 inci yang jika dibentangkan akan menjadi tablet 7,3 inci. Layar kecil tersebut akan menjadi bagian depan ketika ponsel dilipat. Ponsel ini akan dibekali total enam kamera. Tiga kamera belakang, dua kamera di dalam, dan satu kamera ada di layar depan. 

Tampak di sisi atas layar bagian kanan sebuah notch atau poni yang memanjang sebagai tempat kamera ganda dan sensor depan. Selain notch, di sisi bawah layar kanan juga terdapat colokan USB-C, sementara speaker terletak di sisi bawah layar sebelah kiri. 

Sensor pemindai sidik jari berada di sisi kanan saat perangkat berada dalam mode smartphone. Samsung Galaxy Fold mengusung fitur three app multitasking di mana pengguna bisa mengoperasikan tiga aplikasi sekaligus dalam satu layar. Dalam sebuah demo, smartphone ini bisa memperlihatkan fitur ini untuk membuka aplikasi WhatsApp, browser, dan YouTube sekaligus. 

Fitur lain yang disematkan adalah app continuity yang memuluskan antarmuka dari mode smartphone ke mode tablet. Samsung Galaxy Fold memiliki kapasitas RAM 12 GB dan memori internal 512 GB, yang didukung dua baterai. 

Galaxy Fold tersedia dalam empat varian warna, yakni hitam, silver, hijau, dan biru. Harga Galaxy Fold dibanderol mulai 1.980 dollar AS atau sekitar Rp 27,8 jutaan, tergantung wilayah. Ponsel layar lipat pertama Samsung ini akan hadir dalam varian 5G serta 4G.  

Huawei Mate X (Express.co.uk)

Huawei Mate X 
Smartphone Huawei memiliki layar bagian depan 6,6 inch dan 6,3 inch di belakang. Begitu dibuka, layar akan menjadi 8 inch. Layarnya ketika dilipat sama sekali tidak ada gap. Saat digunakan mode tablet, ponsel ini memiliki kemampuan multitasking, salah satunya dapat digunakan untuk membuka dua aplikasi bersandingan. 

Selain itu smartphone lipat dari Huawei ini memiliki tiga sensor kamera. Walaupun tidak ada kamera depan, ternyata layar yang sebaliknya bisa digunakan sebagai sensor kamera. Smartphone lipat dari Huawei ini diperkirakan dibanderol dengan harga sekitar 36 jutaan. 

Xiaomi Mi Mix Flex (Gizbot.com)

Xiaomi Mi Mix Flex 
Smartphone lipat ini memiliki layar besar 6,2 inci layar sentuh kapasitif Super AMOLED, 16 juta warna untuk kecerahan terbaik bahkan di bawah sinar matahari langsung dengan resolusi full HD + 1440 x 2560 piksel. Layar akan memiliki perlindungan IP68 yang akan membuat smartphone ini aman dari tetesan air dan beberapa partikel debu. 

Layar akan memiliki perlindungan Corning Gorilla Glass 6 yang akan menyelamatkan smartphone dari goresan. Layar lipat dilengkapi dengan sambungan polimer fleksibel yang sangat kokoh, saat digunakan untuk melipat atau membuka ponsel lipat tersebut.

Baca Juga : Ini Dia Penampakan Smartphone Lipat Xiaomi

Xioami Mi Mix Flex akan berjalan pada Android 9.0 dan akan dikemas dengan chipset Qualcomm Snapdragon 855, prosesor Octa-Core 2.2 GHz dan GPU Adreno 630. Ini akan dipasangkan dengan RAM 6 GB, memori internal 64GB atau RAM 8GB, memori internal 128GB. Memori dapat diperluas hingga 256 GB dengan kartu memori eksternal. 

Smartphone lipat ini memiliki pemindai sidik jari di dalam-layar dengan sensor tercepat membuatnya lebih cepat tidak seperti sebelumnya. Selain itu dilengkapi dengan fitur ID penguncian wajah 3D yang akan menggunakan wajah Anda untuk mengunci atau membuka kunci ponsel ini. 

Xiaomi Mi Mix Flex memiliki kamera belakang tiga dengan kombinasi 20 MP +16 MP + 8 MP yang dilengkapi dengan fitur-fitur seperti Autofocus, Dual-LED flash, deteksi wajah, penandaan geografis, pemotretan bersambungan, AI beauty, mode potret, mode panorama, bokeh, dan perekaman video 4k. 

Kamera kedua hadir sebagai kamera pop-up dengan kamera 25 MP dengan mode kecantikan yang akan memastikan pengalaman selfie yang sempurna. Ini akan memiliki cahaya lembut untuk memiliki selfie yang sempurna bahkan dalam situasi cahaya rendah. 

Xiaomi Mi Mix Flex dilengkapi dengan WLAN, WiFi 802, Bluetooth 5.0, GPS (dual-band A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO, QZSS) NFC, dan konektor USB tipe C 1.0 konektor reversibel. 

Xiaomi Mi Mix Flex akan didorong oleh baterai Li-Ion 4200 mAh yang tidak dapat dilepas dengan pengisian baterai cepat (Quick Charge 4.0+) dan pengisian nirkabel. Smartphone lipat dari Xiaomi ini diperkirakan dibanderol dengan harga Rp.31 jutaan. 

Itulah beberapa smartphone lipat yang diperkenalkan tahun 2019. Kemungkinan masih akan bertambah lagi smartphone lipat dari berbagai vendor smartphone dunia.

0 comments:

Post a Comment test